part 40 (persiapan dan preewed)

744 73 51
                                        

Selamat malam senin semua

Budayakan follow penulisnya sebelum membaca ya..

Beberapa part lagi bakal  tamat ya..
Insyaallah happy ending ko.

****

Skip 2 bulan

Lini

Saat ini aku sedang berada di rumah calon mertuaku tepatnya, karena aku mendapat telfon darinya akan ada makan malam bersama  di rumahnya.
Berpakaian yang sopan harus aku lakukan, untuk menjaga image ku di depan keluarganya.
"Nak Lin, kamu mandi dulu sana di kamar Nuca, sekalian ganti baju kamu". Ucap calon mertuaku. Dan setelah itu juga menyuruh kei.

"Iya ma",jawabku dan kei.

"Biar mama yang siapin ini semua, kalian pasti capek udah bantuin mama dari tadi",ucap nya, aku pun bergegas mengambil bajuku yang aku bawa di jok belakan mobilku.

Menatap kamar dengan cat warna hitam putih, dengan fotoku dan dia terpajang di hampir semua dinding, membuatku mengukirkan senyumku.
Aku bergegas berlalu ke kamar mandi, dengan membawa peralatan mandiku yang tersedia juga di jok belakang mobil ku.

Selesai mandi akupun berdandan senatural mungkin, aku terkejut saat ada yang masuk ke dalam kamar ini, "assalamualaikum",ucapnya.
"Waalaikum salam",jawabku. Dan berdiri menghampirinya, mengambil jas yang dia sampirkan di tangan kirinya dan kemudian mengambil tas yang dia bawa. Dia ter senyum dan mengecup keningku.

"Istri yang baik",lirihnya.aku pun tersenyum.
"Capek ya",tanyaku.
"Sekali",jawabnya.
"Yaudah, aku siapin air hangat dulu ya!", ucapku dan dia mengangguk.

Aku pun menyiapkan baju dan celana untuknya, dia pun berlalu kekamar mandi, setelah itu duduk bersandar menunggunya sambil memainkan ponselku, melihat vidio-vidio yang aku buat dengan dia saat masih fase pendekatan,aku tak henti-hentinya tersenyum saat melihat ke agresifan ku terhadapnya.
"Ko senyum-senyum",ucapnya yang bari keluar dari kamar mandi.

"Ini vidio kita, lucu banget sumpah",ucapku dan dia berjalan kearahku. Dia tersenyum mengejek ku.
"Dulu ganjen banget ya",ucapny mengejekku.
"Aku cuma ganjen sama kamu doang, kan kamu sendiri tahu, jangan pura-pura lupa deh",ucapku membela.

"Iya tahu, canda sayang",ucapnya menoel hidungku dan menarikku kedalam dekapannya.

"Sudah sholat kan",
"Sudah barusan, itu mukenahku aku taruh disitu", jawabku.

"Pinter",ucapnya dan aki tersenyum.

Ada yang mengetuk pintu kamar, "masuk", ucap kekasihku.

"Mas ka, kak Lin, ayo kita makan malam", ajak drea.
"Iya dree",jawabku dan dia kemudian dia berdiri menggandeng tanganku.

Berjalan menghampiri keluarganya yang sudah berada di meja makan semua termasuk kei dan axel.

Kita pun segera duduk, dan memulai makan, tak ada obrolan. Selesai makan pun kami baru mengobrol.

"Enak kan",ucap sang mama.
"Enak ma", jawab drea, mas axel, papa dan kekasihku.
"Pa mantu-mantu kita jago-jago masak ,mama sampai kalah, ini mereka berdua yang masak", ujar sang mama.

"Hemmm ga rugi lah mah, punya mantu dokter, cantik dan jago masak lagi", sambung papa

Kei pun tersenyum ke arahku.
"Kei di ajarin Lini ma pa", ucap kei.

"Lebih enak masakan mama dong ya kan", ucap ku menatap tunangnku.
"Enak dua-duanya", jawab tunanganku dan akupun tersenyum.

Setelah selesai makan, kita pun berkumpul diruang keluarga. Bercanda gurau bersama.

"PERI CINTAKU"Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang