part 6 (Merayu pak CEO)

973 69 8
                                        


"Ketika semua kekuranganku mampu kau sempurnakan dengan sabar dan ikhlasmu",🥰🥰🥰🥰

*****

Aku sendang berjalan menuju ruangan kekasihku,dan aku bertemu dia lagi sekertaris kekasihku,dia nampak masih sinis dengan ku,aku malas menyapanya,kubuka ruangan kekasihku tapi dia tak ada diruanganya,akupun duduk di kursi kerja kekasihku karena memang aku tak memberitahunya kalau hari ini mau mampir ke kantornya,aku mulai gabut dan mulai menelfonnya tapi nihil telfonnya ga aktif,aku pun hendak keluar tapi ternyata kekasihku sudah datang dia kaget melihatku ada di ruanganya,"Sayang,astaga kamu kalo kesini kenapa ga bilang dulu sih",ucapnya yang lasung membawaku kedalam pelukannya.
"Biar suprise aja sih",kataku sambil sedikit mengodanya.
"Bentar",ucapnya menaruh map yang dia letakkan ke meja.
Dia pun duduk dikursinya,dan menarikku kepangkuannya,aku pun mengalungkan tanganku ke lehernya,sesekali mengelus rahang tegasnya dan mencium pipinya sekilas,"ada apa ini tumben ",ucapnya yang mengetahui gelagatku.
"Hemmm ga ada apa**,emang ga boleh aku manja sama kamu,kalo aku manja sama yang lain,siapa yang repot",ucapku dan dihadiahi pelototan olehnya.
"Maaf aku salah ngomong ya",sambungku dengan sedikit mengerucutkan bibirku.
"Gemes banget sumpah pengen gigit",ucap kekasihku yang mencubit hidungku.
"Kamu mau apa cepet ngomong",sambungnya lagi,aku pun mulai memikirkan rencanaku tadi sama keisya.
"Hemmm,sayang boleh ga aku liburan sama sahabat** ku,please kali ini aja boleh ya🙏🙏🙏",ucapku dan memulai aksiku untuk menggodanya,menaik turukan tanganku kearah wajahnya.
Dia nampak berfikir,aku menatapnya memohon,"sayang ayo lah boleh ya",sambungku tapi hanya diam dan menatapku.
Tanganku pun tak tinggal diam,mulai mengusap area bibirnya dan berbisik ditelinganya memohon,dia menarikku dan mulai membungkam bibirku dengan bibirnya,aku diam tanpa membalas ciumannya tapi,ciuman itu semakin dalam dan aku mulai terbuai akan sentuhannya,"astaga kalian ngapain",ucap axel yang tanpa mengetuk pintu masuk ke ruangan nuca sambil menggeleng**kan kepalanya,aku pun melepaskan ciuman kami dan berdiri di belakang nuca,"mas yang ngapain,masuk keruanganku tanpa mengetuk pintu dulu",ucap kekasihku.
"Kalo mau mesra** jangan disini,takutnya nanti yang jomblo itu mau,yaallah untung hambamu sabar",ucap axel,aku pun mendongakkan wajahku tersenyum ke arahnya.
"Makanya punya pacar",ejek nuca.
"Xel,maaf",ucap lini.
"Hemm bu dokter sam pak cEo terciduk mesum dikantor,berita heboh ga tuh,untung gue yang masuk bukan yang lain",ucap axel lagi,aku dan kekasihku pun tertawa melihat axel yang pergi meninggalkan ruangan kekasihku.
"Kamu sih yang mulai menggodaku",ucapnya dan menarikku kembali ke pangkuannya.
"Aku ikut",sambungnya.
Akupun di buat kaget dengan ucapannya,"sayang kita itu pergi berlima,yakali kamu ikut kan ga enak sama yang lain",ucapku mengerucutkan bibirku dan menatapnya.
"Emang mau liburan kemana sih?"
"Lombok",jawabku.
"Hemmm,jangan pakek baju sexy pokoknya",ujarnya melotot kearahku.
"Ga janji deh sayang",ucapku sedikit gembira.
"Kalau gitu ga usah pergi"ucapnya lagi,aku yang tadinya senang kembali sedih.
"Sayang ayolah,please",ucapku memasang pupy eyes kepadanya.
" kamu berangkat kapan",ucapnya.
"Besok",jawabku.
"Okey,tapi nanti malam kamu harus temenin aku",ucapnya.
"Kok gitu,akukan mau packing",ucapku.
"No debat sayang,kamu sekarang pulang packing nanti jam 8 aku jemput",ucapnya.
Aku pun mengerucutkan bibirku,kalau sudah kemauan dia aku tak bisa membantah,kalau ga aku ga jadi pergi,"yaudah aku pulang dulu",ucapku.
"Kamu bawa mobil",tanyanya akupun menggeleng.
"Aku ga bisa anter deh sayang masih ada kerjaan,kamu bawa mobil aku aja ya,nanti aku ikut pulang Sam saja",ucapnya dan aku angguki saja.
"Nanti aku ga bisa jemput kamu,kamu yang ke aparteman aku aja ya",sambungnya lagi.
"Oke,bye sayang",ucapku mencium pipinya dan pergi meninggalkan ruangan kerja kekasihku.

Akupun menjalankan mobil dengan mengerutu,entahlah aku tak bisa menolak kalau dia menyuruhku,untung dia memperbolehkanku ku pergi,tak apa lah malam ini aku menemaninya,sesampainya diaparteman,teryata para sahabatku sedang berkumpul di kamarku dan keysha.

"Kenapa mukamu kau tekuk kek gitu",tanya lyly.
"Pasti ga dibolehin pergi sama pak CEO itu"ucap keisya.
"Yaaa,ga asik dong cuma berangkat ber 4 aja",ucap ziva.
"Untung aja sam tadi aku ancam kalau aku ga boleh pergi,aku mau putus aja sama dia,dia langsung izinin",ucap titi.
"Emang kalo sam ga ngizinin kamu bakal mutusin dia",ucap ziva dan titi hanya menggeleng.
"Nuca ngebolehin ko guys tapi malam ini aku disuruh nemenin dia,kan ga asik ya kan,kalian aja nginep disini",ucap lini memelas.
"Ga apa** lah lin turutin aja,sebelum dia berubah pikiran",ucap lyly dan aku hanya mengangguk pasrah.

"PERI CINTAKU"Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang