32. Wait

871 154 208
                                        

"Menikahlah denganku!" Ucap Minhee.

"Apa?!" Yunseong langsung terkejut begitu mendengar perkataan dari bibir Minhee.
"Apa kau sedang bercanda?" Imbuhnya.

"Dari yang kau lihat, apakah aku menunjukkan raut wajah bercanda?"

Yunseong bungkam seketika. "M-maksudku, kenapa kau mengajakku m-menikah? Begini— Menikah, bukanlah perkara mudah. Kau pasti tahu, kan?" Yunseong berbicara dengan hati-hati.

"Aku tahu, tapi saat ini aku adalah seorang penyerang dengan tangan kosong. Untuk melawan mereka, aku harus memiliki senjata yang kuat. Jika aku menyerang sekarang otomatis aku akan kalah. Aku tidak memiliki apapun, yang aku punya sekarang adalah perusahaan milik Park Yuna. Begitu aku mendapatkannya, aku bisa melawan mereka" Jelasnya.

"Kalau kau memang membutuhkannya, aku bisa memberikan apapun padamu. Aku memiliki banyak perusahaan. Kau cukup mengatakannya, maka aku akan memindahkan kepemilikannya menjadi nama mu"

"Tidak! Bukan itu yang mereka incar"

"A-apa?"

Minhee menunjukkan senyum liciknya.



































































FLASHBACK

"Kau ingin aku mengatakannya pada mereka?" Tanya pengacara Kim.

"Ya! Kau harus mengatakannya"

"Setelah itu?"

"Biarkan saja. Aku yakin, wanita seperti Hani akan tergiur. Dia pasti akan berusaha untuk mendapatkannya" Minhee menunjukkan seringaian tajam.

"Baiklah, akan aku lakukan"

Selepas pembicaraan mereka. Minkyu langsung mendatangi kediaman Kang. Di sana ada Jung Hani duduk dengan melipat kedua kakinya anggun.

"Apa?!" Pekiknya terkejut.

"Ya, suami anda memang memiliki saham yang nilainya jauh lebih tinggi daripada perusahaan saat ini yang sedang anda pegang" Terang pengacara Kim.

Jung Hani menautkan jemarinya acak. Dia seperti menahan sesuatu. Ada perasaan senang namun juga cemas di dalamnya.

"Kenapa kau baru mengatakannya sekarang?"

"Ini karena mendiang Kang yang melarang saya untuk melakukannya. Rencananya perusahaan Park Yuna's Diary Corp akan diberikan kepada Kang Minhee" Jelasnya.

"Mwo?! Kang Minhee? Untuk apa? Dia tidak bisa melakukannya"

"Iya, tapi itulah keputusannya"

"Lalu apakah aku bisa bertemu dengan Park Yuna?"

"Mungkin agak sedikit sulit. Jika anda membawa Minhee untuk pergi ke sana dan mengatakan bahwa dia adalah anak Kang Minho, ada kemungkinan—"

"Tidak, Minhee tidak bisa ikut. Dia sekarang ada di luar negeri. Lagipula Minhee sudah tidak tertarik dengan hal ini semua" Potong Hani dengan halus.

"Ya, saya tahu. Kalau anda ingin menemuinya, anda harus datang ke sana sendiri. Tetapi itupun perlu menunggu persetujuan dari Park Yuna. Karena dia adalah orang yang sangat pemilih"

"Ah, itu perkara mudah. Aku pasti bisa menemuinya"

"Terima kasih atas informasinya Pengacara Kim"

Blind - HwangminiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang