38. Fight

461 87 33
                                        

Saat ini Kang Minhee didatangi oleh banyak wartawan, ia terus diserbu berbagai pertanyaan dari mereka. Cahaya flash dari kamera kerap menyorotnya berulang kali. Si empu hanya bisa menundukkan kepalanya menghindari awak media dengan mengenakan kacamata hitam.

"Bisakah anda menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi?"

"Apakah foto-foto tersebut benar adanya?"

"Bagaimana tanggapan anda?"

"Dimana ibu anda saat ini?"

"Apa anda pernah bertemu ibu anda setelah perceraian terjadi?"

Pertanyaan terus bertubi-tubi dilontarkan padanya. Minhee akhirnya berdiri tegap menghadap ke arah para wartawan.

"Pertama, saya tidak mengetahui apapun tentang foto yang telah beredar di media. Itu adalah hal yang dilakukan oleh ibu saya ketika saya masih kecil, dan kami sudah lama tidak bertemu semenjak perceraian kedua orangtua saya. Untuk memastikannya apakah itu benar atau tidaknya lebih baik anda semua langsung bertanya kepada pihak yang bersangkutan" Ucapnya.

"Lalu apa tanggapan anda mengenai hal ini?"

"Saya tidak bisa banyak bicara. Hanya saja saya meminta dengan tulus pada kedua belah pihak untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi agar tidak ada kesalahpahaman. Terima kasih" Minhee bergegas masuk ke dalam mobil dan pergi dari sana.

Di dalam kendaraan ia hanya bisa tersenyum tajam karena rencananya berhasil. Sudah dipastikan bahwa negara Korea Selatan sedang gempar dan terguncang atas berita yang dikeluarkan olehnya.

Sedangkan Bong Sang Pil pria yang terlibat dalam skandal tersebut kini tengah kebingungan dan dipenuhi rasa cemas. Sang istri yang mengetahui berita itu langsung kecewa padanya dan memilih pergi pulang ke rumah orangtuanya. Apalagi istrinya adalah putri politikus paling berpengaruh di Korea. Jika sampai istrinya meminta perceraian maka karirnya akan hancur karena mertuanya tidak akan mau membantunya. Kini dia semakin frustasi tak tahu harus berbuat apa. Dia menyuruh anak buahnya untuk menghubungi perusahaan media yang mengeluarkannya.

"Bagaimana? Apa mereka bisa melakukannya?"

"Sayangnya perusahaan media Dintcount tidak mau menarik berita tersebut" Jawab asistennya.

"Sial! Berapa harga perusahaan mereka? Kita beli sahamnya!"





:
:
:
:





Di sisi lain perusahaan Dintcount yang tadi dibicarakan sekarang telah didatangi oleh Kang Minhee beserta Yunseong. Mereka duduk di ruangan sang CEO.

"Ini sebuah kehormatan bisa bertemu dengan anda berdua" Ucapnya.

"Iya, terima kasih karena sudah membantu kami" Balas Minhee.

"Sudah sejak lama saya mengagumi anda Hwang Yunseong dan ayah anda Kang Minho. Jadi saya sangat senang bisa membantu"

Keduanya tersenyum mendengar itu.

"Bong Sang Pil. Jejak riwayatnya sangat buruk. Dia juga melakukan korupsi sejak tahun 2012, namun tidak ada satupun media yang berani menangkap. Mertuanya adalah politikus berpengaruh membuatku kesulitan. Aish! Pria bajingan itu juga masih sering bermain dengan para jalang di club" Ceritanya diiringi kekesalan.

Kemudian masuklah seseorang ke dalam ruangan.

"Pak! Bong Sang Pil sepertinya sedang berusaha untuk membeli perusahaan kita!"

"Apa?!"

"Iya, dia sudah menginvestastikan dananya sebanyak 56% di saham kita" Dia menunjukkan grafiknya pada sang bos.

Blind - HwangminiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang