10%

2.2K 220 32
                                        

Vote 🌠

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Vote 🌠

Comment 💬

Follow 👥

Typo Bertebaran!

________________________________________________________

Sejak acara makan malam selesai, Sehun langsung kembali ke kamarnya dan tak mengatakan apapun kepada Kai saat di meja makan tadi. Ia hanya masih dibuat bingung dengan apa arti setiap kata yang diucapkan oleh kakaknya tadi.

Apa Sehun harus berbicara kepada orang tuanya menyangkut perusahaan yang dimaksud oleh kakaknya tadi?

Tapi Sehun tidak cukup mengerti tentang apa sebenarnya permasalahan yang dimaksud oleh kakaknya tersebut.

Karena tak kunjung mengerti, Sehun memilih untuk mencoba tidur. Sebenarnya ia ingin di temani Kai lagi malam ini. Tapi, ia teringat akan ucapan Kai yang mengatakan ia harus menjadi anak mandiri. Salah satu caranya juga dengan tidur sendiri. Walaupun sebenarnya Sehun sudah terbiasa untuk tidur sendiri.

💮💮💮

Kai yang sedang berada di kamarnya seketika langsung teringat dengan Sehun. Ia berinisiatif untuk menghampiri Sehun untuk memastikan apakah anak itu sudah tidur apa belum. Walaupun sebenarnya feeling-nya sudah mengatakan bahwa Sehun pasti belum tidur, tapi dia ingin langsung mengecek keadaannya.

Saat membuka knop pintu kamar Sehun, Kai menghela nafas pelan karena ternyata dugaannya salah. Sehun sudah tertidur dengan pulas. Wajah damai Sehun saat tertidur membuat Kai spontan langsung melangkah mendekati Sehun. Tangannya refleks terangkat mengusap lembut puncak kepala Sehun.

"Good night sweet dream big baby boy," ucap Kai, lalu mengecup singkat kepala Sehun.

Setelah mengucapkan itu, Kai kembali keluar kamar Sehun dan beranjak akan ke kamarnya. Namun, saat Kai hendak menuju kamarnya, ia melihat Chanyeol sedang duduk sendiri di ruang keluarga di lantai bawah. Dapat Kai lihat sekarang Chanyeol sepertinya sedang melamun.

'Kenapa caplang laknat itu menyendiri disitu?' batin Kai bertanya.

Ya, sekarang Kai menyebut Chanyeol dengan sebutan 'caplang laknat' karena lelaki itu memiliki telinga yang lebar dan memiliki sifat yang ... Ah, lupakan.

Karena tak mau menjadi penguntit, ia langsung melangkah menuruni tangga untuk menghampiri Chanyeol. Walaupun sebenarnya masih terbesit rasa kesal kepada Chanyeol karena insiden sore tadi, namun itu tidak menjadikan Kai lupa siapa Chanyeol di rumah ini. Walau gimanapun Chanyeol adalah Tuan Mudanya juga.

Sebelum benar-benar menghampiri Chanyeol, Kai menuju dapur terlebih dahulu untuk mengambil air. Setelah siap dengan segelas air putih di tangannya, Kai kembali menuju ruang keluarga untuk menghampiri Chanyeol.

My Big Baby Boy | HunkaiCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang