Hari itu umat manusia diperingatkan.
Betapa mengerikannya nya 'mereka' dan penghinaan untuk hidup di dalam kurungan.
Akan kah (Y/N) berhasil membalaskan dendam nya?
Apa yang terjadi pada hari-hari nya setelah kejadian itu?
✿✿✿
❀Jangan lupa follow ak...
(Y/N) yang baru saja sedang membicarakan Levi dengan Mikasa tiba-tib pria itu berada di belakangnya. (Y/N) yang panik langsung menarik lengan Mikasa dan memulai beres-beres nya.
Setelah cukup lama dan menguars tenaga, akhirnya selesai juga. Sat sedang menenggak minuman segar tiba-tiba Levi mengahampiri (Y/N) dan menyuruh nya mengepel ulang karena masih ada sedikit noda.
"Ok sedang apa kau? Lantai nya masih terdapat noda dan kau malah enak-enak bersantai."
"Itu hanya noda kecil dan susah untuk dihilangkan. Aku sudah lelah karena mengepel dari ujung."
"Jangan banyak alasan. Cepat pel ulang."
"TIDAK MAUUUU!" (Y/N) kabur untuk mengindari Levi agar tak mengepel ulang.
(Y/N) berlari kencang agar tak di kejar Levi. Saat menoleh kebelakang, sial nya Levi malah berhasil mengejar (Y/N) dengan lari yang super cepat.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Akhirnya (Y/N) tertangkap oleh Levi dan mau tak mau ia harus mengepel ulang. Sangat melelahkan.
Saat malam hari ia merasa badan nya pegal-pega karena harus beberapakali mengepel ulang lantai. Tapi ia juga rindu karena ia baru bertemu Erwin saat pagi saja.
Karena mulai besok regu Levi akan tinggal beberapa hari di Pondok yang berada di tengah hutan (Y/N) memutuskan untuk pergi ke kamar Erwin. (Y/N) langsung masuk ke kamar Erwin dan mendapati Erwin tengah duduk termenung.
"Erwin." Sapa (Y/N) dengan lembut.
Sapaan nya membuat Erwin tersadar dari lamunannya. "Y-ya?"
"Jangan melamun saja ini sudah malam." (Y/N) mengahampiri Erwin dan duduk di sebelahnya.
"Entahlah, aku tak bisa tidur. Ku kira kau sudah tidur karena lelah beres-beres, jadinya aku tak mendatangi kamar mu malam ini." Erwin memeluk (Y/N) dengan manja nya.
"Tolong biarkan aku tidur bersamamu malam ini!"
Sontak perkataan (Y/N) membuat Erwin tersedak. "T-tidur bersamaku?" Wajah Erwin memerah seperti tomat.
"Y-ya. T-tapi aku tak ada maksud lain. Mulai besok aku dan regu Levi akan tinggal sementara di Pondok tengah hutan. Aku pasti akan sangat merindukan mu. Kumohon biarkan malam ini aku tidur bersamamu." (Y/N) merengek pada Erwin agar di perbolehkan tidur bersamanya malam ini.
"Tentu saja boleh. Aku tak bisa melihat gadis ku memohon seperti ini. Yasudah sebaiknya kita tidur sekarang, besok pagi-pagi kau sudah harus berangkat." Erwin menggendong (Y/N) ala bridal style. Kemudian perlahan Erwin meletakkan gadis nya di kasur yang empuk.