Chapter 128 : Perburuan Permata

690 69 29
                                        

Chapter 475 : Segel

Chapter 476 : Tipu daya











Di suatu hutan entah dimana ~

"7 anak? Kenapa? Apa guru musik memberimu Pr?" tanya agasa

"Bukan, 0858 yang kuceritakan baru-baru ini. Kalau diketik melalui Hp secara berirama jadinya adalah frase awal lagu itukan?" ucap conan

"I-iya sih" ucap agasa

"Akhirnya aku ingat wajah Vermouth yang mengetik email pada bosnya waktu itu terlihat kesepian dan merindukan sesuatu, bukan karena ekspresi wajahnya tapi karena pengaruh bunyi tombol alamat email!" ucap conan

"Ja-jangan-jangan alamat email bos mereka adalah 7 anak?!" ucap agasa terkejut

"Ya, lagipula lagu yang terkenal lebih gampang diingat" ucap conan

"Tapi 0858 memang terdengar seperti Gaagaaak tapi tidak pas untuk Kenapa kau memekiiik" ucap agasa

"#969#6261 mungkin ini adalah alamat email milik bos organisasi hitam!" ucap conan menunjukkan ponselnya

'Nee jii-chan kenapa email temannya jii-chan harus lagu 7 anak? Padahal ada lagu yang lain'

'Karena itu mudah untuk diingat little rose lagipula mungkin lagu itu mengingatkannya pada sesuatu'

'Lagu yang merindukan sesuatu? Berarti sama dengan lagu yang dinyanyikan oba-chan dong?'

'Tidak, itu tidak sama little rose aku tidak tahu apa yang dirindukan orang serakah sepertinya'

'Tapi yang pasti itu bukanlah sesuatu yang baik'

"O-oi jangan-jangan kau mengirim email ke sana ya?!" tanya agasa

"Bodoh mana mungkin aku memberitahu identitasku" ucap conan

"Tapi nanti aku akan ceritakan semua pada paman takagi dan minta dia menyelidiki orang yang menggunakan alamat email ini, baru aku akan mengirim email–––"

"Dia bisa terbunuh" potong ai

Ananti langsung tersadar dari lamunannya dan melihat ai yang sedang berdiri di pintu tenda

"Paman takagi akan dibunuh oleh orang-orang itu pada saat dia berusaha menyelidiki si pemilik email" ucap ai

"Lalu serangan mereka mungkin akan mengarah pada kudo yang telah memberitahukan alamat email itu" lanjut ai

"Tapi tidak hanya pada takagi kalau kita ceritakan hal ini pada polisi dan meminta mereka mengatur strategi" ucap agasa

"Ya, untuk menggerakkan polisi mereka sudah harus tahu alamat email tersebut, pada waktu itu juga mungkin akan muncul orang yang sulit dipercaya" ucap ai

"Sulit dipercaya? Jangan-jangan kau sudah tahu alamat email bos mereka dan siapa dia sebenarnya?" tanya conan berturut-turut

'Kenapa kau tidak bergabung dengan kami saja watson?'

'Aku tidak tertarik dengan obsesi rendahanmu itu renya'

"Lagi......" batin ananti meremas kepalanya

'Seperti biasanya perkataanmu sangat menusuk hati'

'Renya tidak ada yang abadi di dunia ini begitu juga manusia, mereka akan mati pada waktunya'

Detektif ConanTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang