Chapter 129 : Kencan? Atau Liburan?

1.2K 87 76
                                        

Di alam mimpi ananti ~

"Pilih kau mau menembakku atau temanmu yang akan kutembak?"

Ah sudah berapa kali aku memimpikan ini

"Jangan! Jangan turuti perkataan dia an-chan!"

Lagi dan lagi aku terus memimpikan mimpi buruk ini

Aku sudah muak

"Kalian para clan Hiou adalah seorang pembunuh kan? Kenapa kau tidak tembak aku? Apa kau takut nona kecil?"

Andai dulu aku tidak takut membunuh orang.....

"Jangan dengarkan an-chan! Kau tidak boleh membunuh orang!"

Dor

Mungkin dia masih akan hidup sampai sekarang

Semua karenaku....

Karena aku takut membunuh orang dia mati.....

Aku telah merebut masa depannya....

"Huh! Siapa sangka nona dari Clan hiou ternyata seorang penakut!"

"HAHAHAHAHAHA"

DOR

"Eh?"

Bruk

"BOOOOOS!!!!"

Itu pertama kalinya aku membunuh orang

Dan aku tidak merasakan apapun...

Aku hanya merasa hampa dan kosong

Untuk pertama kalinya tubuhku bermandikan darah orang lain

Tapi aku tidak merasakan apapun bahkan setelah membunuh 50 orang yang menculik kami

Aku tetap tidak merasakan apapun

Setelah aku menyelidiki siapa yang merencanakan penculikan itu ternyata ada sebuah mafia di balik layar yang menugaskan mereka

Malam disaat bulan purnama dengan pakaian yang serba putih aku mendatangi markas mereka

Aku membunuh mereka semua

Gaun putih yang kukenakan berubah menjadi warna merah karena ternodai oleh darah yang kubunuh

Tapi aku tau itu tidak akan merubah apapun

Dia tak akan bisa hidup lagi.....

Malam itulah aku membunuh 2.000 orang sendirian dengan pedang dan pistolku

Saat itulah aku diberi gelar Akuma no joo sang ratu iblis

Aku tidak peduli akan gelar itu

Karena aku membunuh mereka demi diriku sendiri

Ah suasananya berubah lagi

Sekarang aku berada di sebuah ruangan gelap yang hanya diterangi cahaya bulan

Srek srek

Aku menolehkan kepalaku ke depan

Ada sesuatu atau seseorang yang duduk wajahnya tertunduk menatap lututnya

Tes tes

Ada darah yang menetes dari kepalanya

Orang itu mengangkat kepalanya dan terlihat sebuah lubang di tengah-tengah dahinya

Detektif ConanTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang