Joy menaik-turunkan bahunya. "Di block kali? Nah gue dibales kok, 'kenapa' katanya"
Taehyung melotot. "Eh pinjam bentar" Dia narik hpnya, tapi Joy narik balik.
"Lo lagi berantem ya sama ka Jisoo?" curiga Joy.
"Iya. Udah cepet gue mau ngechat dia"
"Dih enak aja lo. Nanti ka Jis ikut-ikutan ngambek ma gue. Udah tunggu aja, paling besok di unblock"
"Joy..."
"Lapor mama nih lo maksa gue"
Taehyung mendengus kesal.
➖➖
Lelaki itu berdiri didepan pintu kelas Jisoo dari 5 menit yang lalu. Taehyung mondar-mandir menunggu kedatangan gadis itu.
Diujung sana, Jisoo tengah ragu untuk memasuki kelas. Masa harus ketemu Taehyung? Males banget. Tapi masa dia ga masuk kelas gara-gara Taehyung? Yakali anjir. Pelajaran pertama guru killer lagi.
"Terobos jangan? Terobos ajalah anying" Dengan berat hati, dia melangkah ke kelas.
Taehyung yang melihat Jisoo mulai jalan kearahnya pun tersenyum lebar. Jisoo hari ini tampak pucat ngga bergairah. Matanya juga bengkak, kayak habis nangis.
Senyumannya luntur ketika mengingat hal yang telah membuat gadis itu menjadi seperti ini.
Jisoo hanya melewatinya dengan tatapan datar. Itupun hanya sekilas natapin dia, setelahnya langsung buang muka.
Taehyung menahan tangannya. Jisoo dengan malas menatap pria itu.
"Gue mau ngomong"
"Udah mau masuk, kapan-kapan aja" katanya sembari memberi senyum palsu.
"Oke. Waktu istirahat aja gimana?"
"Gue lagi sibuk. Lain kali aja, makasih" tolaknya.
"Buka blokir wa, ig sama line gue"
Ia melepaskan tangan Taehyung dari lengannya, kemudian berjalan kearah kursi mengabaikan Taehyung yang masih berharap kontaknya akan di un-block olehnya.
Taehyung baru aja mau gerak kearah Jisoo, tapi bel bunyi duluan. Ah ngeselin banget.
Jaehyun yang daritadi ngamatin mereka berdua pengen ketawa banget rasanya.