Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
➖➖
Jisoo❤️
Udh dibuka kn? 00.01
Akhirnyaaa 00.03
Tadi pulang sama Jaehyun ya? 00.03
Jis? 00.04
Udah tidur ya? 00.04
Ya 00.05
Blm 00.05
Kenapa bareng Jaehyun? Kenapa ga sama Junkyu? 00.05
Bkn ursn lo 00.06
Duh jutek bgt ya 00.06
Sokap lo 00.06
Kan kita emang akrab dulu 00.06
Gue rasa kita g prnh temenan? 00.06
Tapi trialan hehe 00.06
Selesainya secara baik2 g? 00.07
Ngga sih 00.07
Yaudah anggap aj g prnh kenal 00.07
Kok gitu 00.07
Jisoo waktu itu gue kebawa emosi 00.07
Terserah dah 00.10
Besok pagi gue jemput ya? 00.10
Gaperlu repot-repot, gue bareng Jaehyun 00.10
Jangan sama Jaehyun 00.10
Wkwk lo nyruh gue jngn terllu ikt cmpr urusan org, tpi lo sndiri msih demen ikt cmpr urusan org 00.10
Mau gue bareng Jaehyun kek Rafi Ahmad kek, Hotman Paris kek, bukan urusan lo. 00.10
➖➖
Taehyung mengerang prustasi. Gatau lagi gimana cara bikin Jisoo maafin dia. Orangnya diajak ketemu aja udah ogah ogahan, gimana mau ngomong santai.
Taehyung rindu setengah mati.
Kangen Jisoo, kangen tingkahnya, kangen wangi rambutnya, kangen wangi parfumnya, kangen pelukannya, kangen setiap kata nenangin yang keluar dari mulutnya, pokoknya kangen Jisoo.
Kalau mereka masih trial-an sampai sekarang, mungkin mereka sedang menghabiskan waktu sepanjang hari sebelum masa trial mereka habis.
Taehyung langsung teringat pada sesuatu.
"Tae, hari terakhir trial nanti kita nontonin senja disini lagi ya"
2 hari lagi hari itu tiba. Bisa Taehyung bayangin ketika hari itu tiba. Harusnya mereka udah buat kesepakatan kelanjutan hubungan mereka.
Taehyung rasa dia benar-benar udah jatuh hati sama Jisoo.
Kabar Jennie putus sama Briel tadi pagi aja kayaknya udah dibodoamatin sama dia. Padahal dia yang paling kepengen mereka putus.
Taehyung terduduk pasrah. Lagu dari handphonenya mengiringi kesedihannya. Playlist yang dibuatin sama Jisoo ga pernah bikin dia bosan. Lagu-lagunya cocok ditelinga Taehyung.
Dengerin lagu ini dia jadi keinget pertama kali Jisoo nawarin buat jadi trialnya.
Udah berhari-hari mereka lewatin setelah berhenti trial-an. Sama aja, Jisoo sampai sekarang gamau interaksi sama dia. Contohnya sekarang, disenyumin malah buang muka.
"Jis" tahan Taehyung. Ia mendekat kepada Jisoo.
Jisoo menghela nafas. "Kenapa lagi?"
"Segitunya gamau ngomong sama gue"
Jisoo merotasikan matanya. Ya iyalah, orang mau move on juga. Kalau muncul terus kayak gini, ya mana bisa?
"Kalau ga penting gue pergi"
Taehyung langsung menahannya. "Penting"
"Apa?"
"Gue mau ngomong sama lo, tapi ga disini"
"Trus dimana?"
"Lo besok sibuk ngga?"
"Sibuk"
Taehyung membuang nafas kasar. "Sibuk apa gamau ketemuan sama gue?"
Jisoo mengangkat kedua bahunya.
Taehyung menghela nafas lagi. "Besok jam lima sore gue jemput, oke?"
Ia mengerutkan wajahnya. "Kemana dan ngapain?"
"Udah ikut aja besok" Taehyung tersenyum. Ia menepuk pelan pipi Jisoo dan pergi dari sana.
Jisoo menghela nafas kasar. Apaansi megang-megang gitu. "Nyusahin perasaan orang aja lo"
➖➖
Jisoo turun dari motor Jaehyun.
"Besok malam ada acara ga?" tanyanya sebelum Jisoo masuk kedalam rumah. "Gue kepesan 2 tiket bioskop nih, hehe"
"Eum" Ia menjeda ucapannya. "Gue gatau juga"
"Ayolahh" bujuknya.
"Jam berapa?"
"Jam tujuh"
Jisoo kembali berfikir. Kekejar ngga ya? Eum mungkin masih sempat. "Yaudah deh, boleh"
Jaehyun mengembangkan senyumannya.
"Gue jemput besok"
Jisoo menggeleng cepat. "Gausah. Gue besok jam 5an jalan sama temen gue, nah ntar sekalian aja baliknya dia nganterin gue. Perginya dianter temen gue ntar baliknya sama lo"
Jaehyun tersenyum mengangguk. "Ah, gitu.. okedeh. Gue balik ya?"