PSBB-14

731 31 0
                                        

Happy reading

*******

Mereka royal banget, saling melindungi dan saling melengkapi, contohnya sekarang mereka sedang di jemur tapi yang cowo dengan gantel nya menghalangi sinar matahari yang terik  untuk yang cewe

Karna tak ada yang mengawasi mereka diem diem pergi ke kantin, mereka lebih baik di kantin banyak makanan dan tidak panas juga

Tapiii baru saja mereka duduk dan mereka sudah di hadapkan dengan masalah baru

*******

"anjing cape banget badan gue" umpat rifkhi kesal

"iya njing, asu banget tuh guru"

"minta di tampol tuh tua bangka"

"minta di depak keknya tuh guru sialan"

dan berbagai umpatan kasar lainnya yang di lontarkan anak cowo, sedangkan yang cewe hanya terdiam mendengarkan saja, mereka benar benar lelah tidak cukup tenaga untuk ikut mengumpat

tak lama datanglah Sean dkk, mereka menghampiri Clara dan yang lainnya, terlihat kantong plastik yang cukup besar yang mereka bawa

"nih ambil tu atu, kagak usah rebutan lo semua kebagian santui" ujar Dion

padahal sudah di pringati tapi apalah daya mereka yang sudah sangat lelah dan kehausan, alhasil mereka saling rebutan tentu saja hanya para cowo

"nih" tiga huruf dengan suara lembut mengayun untuk Clara, yahh siapa lagi kalo bukan Sean

karna tak mau berdebat dengan Sean, clara pun menerima nya dengan terpaksa

"makanya udh tau di hukum, jalanin bukannya malah kabur, dapet lebih kan hukumannya" omel kevin pada Clara dan yang lainnya

seketika Clara ingat hukuman apa yang di dapat oleh mereka tadi

FLASHBACK

baru saja mereka semua duduk di bangku kantin tapi pak somat yang merupakan guru killer terlebih ia adalah guru BK juga ada di kantin dengan penggaris panjangnya, menatap mereka dengan tajam

"njing ngapa kagak liat dulu dah, tuh ada si somat anj" umpat jeri kesal, sedangkan yang lain hanya diam dan tentu saja saling mengumpat di dalam hati masing masing

saat sudah siap untuk kabur, mereka di hadang terlebih dahulu oleh pak somat

"mau kemana kalian? hah?!"tanyanya dengan tajam sambil memukulkan penggaris tersebut ke salah satu meja di dekat mereka, tentu saja itu membuat mereka kaget

"ALLAHU"

"AYAM AYAM"

"MONYET NELOR MONYET NELOR"

"ASTAGHFIRULLAH"

"SETAN KECEBUR"

"anjing monyet nelor" suara tawa pun menggelegar di penjuru kantin karna latah beberapa dari mereka

"setan kecebur gak tuh bangsat" lagi dan lagi tawa tak tertahankan

"HAHAHAHAHAHA"

sedangkan pak somat semakin menatap mereka tajam, dan kembali memukul meja dengan penggarisnya

"kalian menghina saya?! sekarang kalian pergi ke halaman belakang dan cabut rumputnya dengan tangan kalian tanpa alat apa pun hingga bersih, SEKARANG!" pak somat yang sudah sangat kesal dengan kelakuan mereka tak tanggung tanggung memberikan mereka hukuman

mau tak mau mereka tetep menjalaninya, dan pak somat tak pergi sama sekali, ia malah memperhatikan pekerjaan mereka semua, jika ada yang tidak mengerjakan  akan mendapat ciuman dari penggarisnya pak somat

Clara yang memang malas, jadi dia hanya berpura pura mencabuti rumput tersebut tapi dengan usilnya jaki malah berteriak lantang

"RAA LO NGAPAIN CUMA DUDUK DOANG, CABUTINLAH ANJIR TUH RUMPUT" dan diakhiri dengan kekeha kecil

"sialan lo jak"umpat Clara dengan kesal

pak somat yang mendengar teriakan jaki pun mendatangi Clara, saat sampai ia mendapat ciuman spesial dari penggaris pak somat  ke kepala Clara dengan mulus

"sshh aduh, sakit pak, main pukul pukul ae si bapak" ujar clara dengan mengelus kepalanya

"yang benar makanya, jangan hanya duduk saja di situ, cepat kerjakan jika kamu mau cepat selesai"ujar pak somat dengan sewot

clara hanya bergumam tak jelas dan dengan ogah ogahan menjalankan hukumannya

dengan iseng ia menghampiri jaki, saat sudah di dekatnya clara langsung menjambak rambut jaki dengan cukup kuat, lalu bersembunyi

dan terjadilah aksi kejar kejaran saat jaki menemukan Clara dari persembunyiannya, membuat yang lain kesal karna ulah mereka menjadi rumput yang sudah di cabut menjadi berantakan

pasti tau bukan apa yang mereka dua dapat dari pak somat? yappp mereka mendapatkan sebuah ciuman yang indah dari penggaris pak somat

Clara pergi ke samping Rahmah sedangkan jaki ke tempat teman teman cowo yang lain, untuk kembali mengerjakan hukuman mereka kembali agar tak kembali dapat teguran kembali dari pak somat

setelah sekitar 2 jam, akhirnya pekerjaan mereka selesei dan pak somat pun juga pergi dari sana, coba pikir secape apa mereka?? nyabut rumput yang panjang pake tangan, TANGAN coy

FLASHBACK OFF

..............

di ruangan yang tamaram ini terdengar suara rintihan kesakitan, dan juga bau amis yang semerbak.

"s-sakkit, t-tolong aampuni ak-u"terdengar suara rintihan dan permohonan dengan begitu lirih dan menyayat hati tapi yang di minta tolong bahkan tak mendengar nya sama sekali

ctak

suara cambuk terdengar begitu keras dan juga rintihan kesakitan

TBC

ciao a tutti, piacere di conoscervi♥♥
(Hai semuanya senang bisa kenal kaliann)

mohon maaf kalo aku ada salah ketik atau nyinggung kalian yaa

Buat comen nya aku Nerima semua komen kalian, dan untung untung kalian comenya tentang kritik smaa saran ya buat aku:)

Yaudah sekian ya, kebanyakan ngoceh nih:v

Jangan lupa tinggalkan JEJAK gaissssssss!!!!!!!

Salam hangat dari aku yang imutz iniii:)

Senin, Cikarang Utara
14.12

SEAN Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang