05. Cara ampuh untuk PDKT

381 42 0
                                        

==========
Don’t Plagiarism!!!!
Karya ini milik pribadi siamatiranrasa, mari saling menghargai!
==========

==========Don’t Plagiarism!!!!Karya ini milik pribadi siamatiranrasa, mari saling menghargai!==========

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Hola, People!

Setelah semingguan ini sibuk menghandle butik, Indri akhirnya bisa sedikit lega. Arissya sudah kembali dari liburan keluarganya dan Indri diberi cuti sehari oleh bos sekaligus sahabatnya itu. meski awalnya Indri merutuk Arissya yang hanya memberinya cuti sehari, dia akhirnya bisa menerima saat Arissya dengan wajah memelasnya meminta Indri untuk tak cuti lama-lama, katanya proyek launching untuk season terbaru akan segera dilakukan yang berarti Arissya tidak akan mampu menanganinya sendirian.

Disinilah Indri, memilih berbelanja bulanan untuk mengisi cuti satu harinya. Setelah beres-beres apartemen yang kata Arissya tak mencerminkan rumah seorang gadis, padahal prinsip Indri adalah toh pada akhirnya akan dibereskan juga jadi sekalian nanti saja dibanding harus beres-beres berkali-kali. Indri adalah pemegang prinsip kalau bisa santai kenapa harus repot. Indri berkeliling supermarket dengan mendorong troli, setelah merasa cukup dengan belanjaannya Indri bergegas ke kasir untuk membayar dan segera beranjak keluar dari supermarket tersebut.

Indri baru saja keluar dari supermarket saat kakinya tanpa sengaja menendang buah apel yang menggelinding. Matanya berkeliling dan melihat seorang ibu-ibu yang terlihat kesusahan mengumpulkan buah-buahan yang sudah menggelinding ke lantai karena plastik milik ibu itu yang robek. Indri bergegas mengambil buah yang sudah tercecer kemana-mana itu lalu menyerahkannya ke si ibu pemilik buah.

“Tante, maaf ini buahnya. Kayaknya plastiknya udah robek deh” sahut Indri sambil membantu memegangi beberapa buah milik si Ibu.

Ibu itu tersenyum hangat “Aduh, maaf yah nak tante jadi ngerepotin”

Indri menggeleng pelan dan membalas senyum hangat milik wanita paruh baya di hadapannya “Gak kok tante, oh yah kalau gak keberatan saya masih punya totebag belanja yang gak ke pake. Ini buat tante aja” ucap Indri sambil mengulurkan totebag kosong yang memang tidak dipakainya karena belanjaannya yang memang hanya dua kantung totebag belanjaan.

“Makasih nak. Tante juga sih yang salah, belanja banyak malah Cuma bawa dua totebag” balas si ibu sambil meraih totebag yang diberikan Indri dan memasukkan buah miliknya ke dalam totebag tersebut.

“Nah gak bakal jatuh lagi deh” sahut Indri riang.

“Makasih yah nak, nama kamu siapa kalau tante boleh tahu” Tanya ibu itu sambil terlihat kesusahan membawa belanjaannya.

Melihat itu Indri merutuk anak dan suami si ibu yang malah membiarkan si ibu belanja sendirian dengan belanjaan sebanyak itu.

“Nama saya Indri tante. Tante belanja sendirian? Sini biar aku bantu pegangin tante” jawab Indri sambil memegangi satu kantung belanjaan si Ibu.

Yes, I Will. (Lengkap)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang