Arya meniti tangga pendek pintu masuk gedung itu dengan hati-hati. Seorang petinggi perusahaan menundukkan kepalanya.
"Aku hanya ingin bertemu dengannya" kata Arya
"Tentu saja, mereka di ruang latihan. Mari saya antarkan tuan muda kesana"
BTOB sedang berlatih menari hari itu. Seseorang masuk dan meminta operator mematikan musik. Arya masuk ke dalam ruangan dan menundukkan kepalanya. Semua terheran dan menundukkan kepalanya kecuali Changsub.
"Maaf aku mengganggu, aku datang kemari untuk menemui seseorang" Kata Arya. Eunkwang mendekatinya.
"Aku Seo Eunkwang, Leader BTOB" ia menjabat tangan Arya "siapa yang kau cari"
Semua saling melempar pandangan kecuali Changsub yang sedari tadi menatap tajam ke arah Arya.
"Pertama-tama terimalah ini sebagai tanda perkenalan. Aku dengan ayam goreng dan bir ini enak" Arya menyerahkan sebuah bungkusan yang dengan sigap diterima Eunkwang.
Changsub mendekatinya
"Ikut aku" katanya pada Arya.
***
Mereka duduk berhadapan di cafe yang terletak tak jauh dari gedung kantor.
"Aku tak tau kalau kau bisa bahasa korea" kata Changsub
"Ah, aku sering kemari" Arya menatap Changsub dengan lembut. Usia Changsub beberapa tahun lebih muda darinya. Changsub balik menatapnya. Arya memiliki ketegasan wajah yang seolah berkata bahwa ia sulit dikalahkan dari sisi manapun. "Ayahku punya sedikit saham di cube. Aku minta tolong padanya agar bisa menemuimu"
"Darimana kau tau aku ada di cube?" Tanya Changsub
"Itu tidak penting dan bukan hal sulit untukku" kata Arya menyeruput kopi yang ia pesan.
"Apa yang mau kau bicarakan?" Tanya Changsub langsung ke intinya.
"Camelia" Arya berhenti. Changsub membuang muka "kau menyukainya?"
"Aku jatuh cinta padanya" kata Changsub tanpa jeda waktu yang panjang.
Aliya orang pertama yang membuatnya seperti orang gila. Mereka melalui hari dengan manis tanpa prasangka apapun, dan tiba-tiba ia sadar bahwa ia sedang memacari seorang putri raja dan lawan bicaranya adalah pangeran yang sudah dipilihkan orang tua Aliya untuknya. Tapi Changsub jatuh cinta pada wanita itu. Wanitanya.
"Kau tau pernikahanku dan Aliya hampir pasti?" Tanya Arya. Changsub tak tahan lagi, ia bangkit dan hendak pergi
"Kau datang kesini untuk memintaku meninggalkannya? Karena kau berkuasa atas apapun? Bahkan saham ayahmu ada di tempatku menandatangani kontrak kerja?. Aku permisi" cecar Changsub
"Maka selamatkan dia tuan Lee Changsub" Arya tetap tenang dan menatap tajam ke arah Changsub.
Changsub terdiam. Pangeran itu meminta Changsub menjadi seorang ksatria berkuda hitam dan pergi menyelamatkan tuan putri.
"Kau Gila?"
"Aku akan memberimu sebuah kesempatan untuk menyelamatkannya" Arya bangkit dan menepuk bahu Changsub "aku tak bisa sekeji itu Changsub. Aku melihat ibuku menangis sepanjang hidupnya karena ia tak bahagia menikah dengan ayahku. Kau pikir aku mau itu terjadi pada Camelia? Tidak. Dia cinta pertamaku yang tak pernah jatuh cinta padaku. Maka selamatkan dia. Keluarkan Aliya dari pusaran gelap yang menantinya di depan sana"
Changsub duduk lagi.
"Bagaimana caraku menyelamatkannya?" Tanya Changsub
Arya menuliskan sesuatu di sebuah kertas.
Changsub memandangnya dan menatap Arya. Arya berlalu meninggalkan Changsub yang termenung tanpa sepatah katapun.
***
KAMU SEDANG MEMBACA
WHITE CAMELIA
FanfictionSINOPSIS "CINTA PADA PANDANGAN PERTAMA ITU OMONG KOSONG!" Seru Changsub suatu ketika. Ia sedang duduk menyesap minuman kerasnya ketika seseorang yang hanya dilihatnya selama 7 detik menganggu setiap tidur malamnya. Mereka menyebutnya Camelia. Nama c...
