CHANGSUB 24 TAHUN

147 22 21
                                        

Lee Changsub berusia 24 tahun saat itu. Saat itu bertemu untuk pertama kalinya dengan Alia. Seorang wanita Asia Tenggara yang membuatnya mengerti kenapa Cinta itu indah dan juga menyedihkan.

***

Eunkwang membungkus daging yang dipanggangnya dengan sawi putih dan melahapnya dengan sekali suapan. Ia makan tanpa banyak bicara. BTOB tinggal dalam satu dorm saat itu.

"Kau masih belum kenyang, Oppa?" Lily, kekasih Eunkwang mengusap lembut pinggiran bibir Eunkwang yang penuh saus.

"Entah kenapa makanan ini sangat enak ketika aku sembuh dari sakit" Eunkwang menatap Lily dengan tatapan penuh cinta.

"Benar-benar keterlaluan. Kalian bahkan bermesraan di hadapan kami" kata Changsub menatap malas ke arah Eunkwang dan Lily. Mereka hanya terkekeh ringan.

Sungjae duduk malas memainkan ponselnya si sudut sofa.

"Bagaimana pertemuan kedua kalian? Menyenangkan?" Tanya Lily pada Sungjae.

"Dia masih sama, jelek" katanya enggan.

"Ya, kau tak boleh berkata seperti itu, nanti kau jatuh cinta padanya" kata Eunkwang "Noonamu yang cantik ini juga jatuh cinta pada pria jelek sepertiku" Eunkwang menyuap lagi dagingnya.

"Sulit sekali jatuh cinta pada pandangan pertama" kata Sungjae bangkit dan mengambil sebotol air minum dari lemari es.

"Cinta pada padangan pertama itu omong kosong" Changsub menanggapi

"Sembarangan sekali. Aku jatuh cinta pada Noona pada pertemuan pertama kami" Minhyuk keluar dari ruangannya dan membawa semangkuk nasi untuk menemani Eunkwang makan.

"Kau harus punya pacar, Changsubie" kata Lily.

"Dia bahkan tak pernah jatuh cinta selama hidupnya. Sama saja dengan Peniel" kata Minhyuk.

"Tapi aku pernah berpacaran di sekolah menengah" Peniel dan Ilhoon keluar dari ruangan mereka.

Changsub hanya diam.

Ya, dia tak pernah tau rasanya jatuh cinta. Ia menghabiskan banyak waktu mudanya untuk bermimpi jadi pria sukses.

Bagaimana rasanya bisa menyukai lawan jenis. Bahkan ia menganggap Chorong biasa saja. Teman wanita Changsub banyak karena dia sangat menyenangkan. Tapi punya pacar? Ia belum pernah.

Hyunsik duduk di dekat Changsub.

"Kau tau jatuh cinta itu mengerikan. Apalagi jatuh cinta pada pandangan pertama. Pertemuan itu hanya 7 detik saja. Tapi kau akan tersiksa seumur hidupmu" kata Hyunsik. Changsub menatapnya enggan.

"Sudah kubilang jatuh cinta pada pandangan pertama itu omong kosong" kata Changsub.

***

Changsub menatap dirinya sendiri di cermin. Rambutnya merah wine dengan potongan seperti jamur, tubuhnya kurus, dia punya tato di tubuhnya dan pipi yang tembam.

"Siapa yang mau jatuh cinta pada wajah seperti ini? Aku tak seberuntung Eunkwang hyung" katanya pada diri sendiri.

***

"Mau kemana kau?" Tanya changsub pada Hyunsik yang bersiap keluar rumah

"Minum bir, kyungsoo mengundangku minum malam ini. Mau ikut?" Kata Hyunsik

"Tidak, aku tak suka alkohol" katanya berlalu.

Changsub tak begitu menyukai alkohol. Jika terpaksa minumpun paling hanya sedikit. Sesekali ia ikut menyesap soju tapi tak sampai mabuk.

"Lagipula besok aku harus ke dokter" katanya berlalu.

***

(When you read this part on march, beruntung, karena kita tetep lanjut part berikutnya mulai april 😉)

WHITE CAMELIACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang