🔞 AREA
♦ BXB
♦ MPREG
♦ 21+ Mature Content
⚠️ BANYAK ADEGAN KEKERASAN & SEX!
.
.
.
Mew Suppasit Jongcheveevat. Anak angkat dari Drake. Drake sangat terobsesi dengan anak angkatnya sendiri.
Bagaimana nasib Mew selanjutnya? Akankah dia bahagia?
Mew menjemput Moon di sore hari. Hal ini dilakukannya secara rutin saat Moon mulai masuk sekolah.
Seringkali Win mengajukan diri menggantikan Mew untuk mengantar-jemput Moon di sekolah. Biar bagaimana pun, Win sudah menganggap Moon seperti Anaknya juga.
Selama 7 tahun ini, hidup yang di jalani Mew sangat lah baik. Dia sangat bahagia bersama dengan orang yang disayanginya. Moon pun tumbuh menjadi anak yang baik, penurut, dan berpikiran dewasa dari usianya serta cerdas yang diturunkan oleh papanya. Tak heran, Moon yang baru berumur 7 tahun sudah langsung masuk ke kelas 2 SD.
Moon termasuk murid yang cerdas dan mendapat beasiswa, jadi Mew tidak khawatir akan biaya pendidikannya.
.
Kkkrrriiinggggggg
.
Waktu menunjukkan pukul 17:00, waktunya Moon pulang sekolah. Terlihat Mew sudah menunggu dengan antusias seperti biasanya didepan gerbang sekolah anaknya.
"Papa!!!" Moon berlari cepat & langsung memeluk erat tubuh Mew.
"Mooonn!! Pelan-pelan sayang. Jangan lari seperti itu. Kalau kamu jatuh bagaimana?" Memeluk balik & mengelus surai anaknya.
"Kan ada Papa yang tangkap kalau Moon jatuh hehehe" Cengar cengir menatap wajah manis Papanya.
"Kamu ini. Lain kali Papa tidak mau tangkap kalau kamu jatuh" Mencubit hidung anaknya.
"Papa jahat" Memonyongkan bibirnya. "Pa, Kita jadi kan ke Mall?" Mengeluarkan puppy eyes.
"Jadi dong! Papa kan sudah janji sama kamu. Tapi kamu ganti baju dulu ya. Kalau pakai seragam, ntar tidak dikasih masuk sama penjaga Mall" Menggantikan baju Moon.
Setelah selesai, Mew menggendong & mendudukkannya di boncengan sepeda usang lalu mengayuh sepeda menuju Mall.
Di Mall, Mew selalu menggandeng tangan Moon kemanapun dia pergi. Sesekali menggendong Moon untuk menjauhkannya dari tangan usil ibu-ibu yang suka sekali memegang wajah nya.
Wajar saja, Moon sangat tampan persis seperti Ayahnya dan sangat menggemaskan persis seperti Papanya. Siapa yang tidak akan terpesona dengan Anaknya?
Mew mengajak Moon untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari di supermarket Mall dan setelahnya, Mew mengajak Moon ke tempat bermain dimana ada banyak Anak-anak lain yang juga sedang bermain seperti prosotan, mandi bola, kuda-kudaan, dan sebagainya.
"Moon, sana main. Papa jagain kamu dari sini" Mengelus surai anaknya.
Moon menggeleng kecil. "Tidak, Pa. Moon mau disini aja sama Papa" Memeluk leher papanya.
"Kenapa? Apa kamu tidak suka tempat ramai?"
Moon terdiam lalu melepas pelukan nya dan duduk di lantai. "Pa, Moon mau es krim" Menatap Mew dengan Puppy eyes.
"Tidak, Moon. Kamu baru aja sembuh dari batukmu kemarin"
"Papa jahat" Menyilangkan tangan di depan dada yang terlihat imut di mata Mew.
Tak lama, terlintas ide licik Mew. "Ya,, yaa,, Papa belikan. Tapi pose imut dulu" Mengeluarkan ponselnya & membuka kamera.
"iish, Papa suka banget sih fotoin aku" Cemberut.
"Habisnya kamu imut banget sih" Memeluk erat Moon. "Ayo pose imut dulu baru Papa beliin eskrim"
"Yaa,, yaaa,, pose kayak gini?"
.
Cekkrekkkk
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.