Kediaman Jongcheveevat, Pulau Poveglia , Perbatasan Moskow,,,
Setelah menaiki kapal yang memakan waktu 12 jam dari New Zealand, Drake sampai di mansion tengah hutan pulau pribadinya.
Segera, Drake turun dari mobilnya sambil menggendong Mew ala bridal & disambut hormat oleh seluruh bodyguard serta maid yang berjaga.
Saat memasuki mansion, ia dikawal penuh oleh 1000 bodyguard.
Drake sengaja menempatkan 1000 bodyguard agar dia tidak kecolongan lagi sewaktu Gulf dapat masuk ke mension & menembaknya di Kanada 5 bulan lalu. Penjagaannya kali ini dibuat sangat ketat, bahkan tikus pun tidak dapat keluar masuk dengan mudah.
Langsung saja Drake menuju ke kamar utama yang sudah disiapkan untuknya & Mew. Menaruh Mew di ranjang kamar utama tersebut dan melepaskan seluruh pakaian Mew hingga telanjang. Lalu Drake memakaikan kemeja kebesaran tanpa bawahan sama sekali. Setelah itu, Drake pergi meninggalkan Mew menuju ruang kerjanya, mengerjakan laporan sambil menunggu Mew sadar.
:
Rumah Gulf, New Zealand,,,
"Oihhhh, kepalaku sakit sekali" Membuka mata sambil Memegang kepalanya dengan kedua tangan. "Kenapa aku bisa disini? Mew? Mewwwwww!!" Menoleh kanan kiri.
"Jadi Mew dibawa pergi itu bukan mimpi?" Melihat ke atap kamarnya lalu mengusap wajahnya kasar.
.
Ceekleekkkk
.
"Permisi. Saya bawakan sarapan untuk Tuan" Memberikan nampan pada Gulf yang berisi makanan kesukaan Gulf.
"Kenapa aku bisa disini, Luke?" Menerima nampan tersebut.
"Tadi saya menemukan Tuan tergeletak pingsan didepan pintu rumah Tuan" Berdiri di samping ranjang Gulf.
"Mean & Bright sudah mendapat hasil dari pencariannya?" Memakan sarapannya.
"Belum, Tuan. Sepertinya Drake sudah menyiapkan semuanya. Saat kita mencarinya, seolah-olah aksesnya ditutup. Kita tidak bisa masuk terlalu dalam. Tetapi Mean & Bright masih tetap berusaha, Tuan"
"Hm" Memegang kepalanya yang kembali sakit. "Siapkan pesawat ku sekarang, aku akan kembali ke Kanada & bicara pada Ayahku"
"Maaf, Tuan. Ayah anda sudah kembali ke Sidney kemarin karena ada urusan mendadak"
"Begitu. Siapkan helikopter ku sekarang. Aku akan ke Sidney menyusulnya"
"Baik, Tuan. Saya permisi" Menunduk hormat & berlalu setelah menerima anggukkan dari Gulf.
*Mau tidak mau, aku harus minta bantuan Pho. Aku harus secepatnya menolong Mew dari maniak itu* Bangkit berdiri dan beranjak siap-siap.
:
Di waktu yang sama, Kediaman Jongcheveevat, Pulau Poveglia , Perbatasan Moskow,,,
Mew bangun dari tidur. Mengerjap-ngerjapkan matanya dan berdiam menatap atap & sekeliling kamar yang asing baginya.
"Aku dimana?" Menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Saat Mew ingin beranjak berdiri menuju jendela, dia baru tersadar kalau pakaiannya diganti & sekarang dia hanya memakai kemeja kebesaran tanpa memakai bawahan.
"Apaaa - apaan ini?!!! Siapa yang memakaikan ku seperti ini? Dimana celanaku?" Menuju lemari kamar. Saat dibuka, isi lemari tersebut kosong, membuat Mew amat sangat kesal.
"Untuk apa lemari besar begini kalau tidak untuk diisi pakaian, huh?" Membanting pintu lemari.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Bitter Root || GULFMEW {END}
Fanfiction🔞 AREA ♦ BXB ♦ MPREG ♦ 21+ Mature Content ⚠️ BANYAK ADEGAN KEKERASAN & SEX! . . . Mew Suppasit Jongcheveevat. Anak angkat dari Drake. Drake sangat terobsesi dengan anak angkatnya sendiri. Bagaimana nasib Mew selanjutnya? Akankah dia bahagia?
