🔞 AREA
♦ BXB
♦ MPREG
♦ 21+ Mature Content
⚠️ BANYAK ADEGAN KEKERASAN & SEX!
.
.
.
Mew Suppasit Jongcheveevat. Anak angkat dari Drake. Drake sangat terobsesi dengan anak angkatnya sendiri.
Bagaimana nasib Mew selanjutnya? Akankah dia bahagia?
Sesampainya di mension, Gulf jalan cepat menuju kamarnya. Dan setelah Gulf membuka knop pintu kamar, sebuah suara langsung menyapanya dengan sexy.
"Kau sudah pulang, sayang. Kenapa terlihat terburu-buru seperti itu, hm? Kau merindukanku?" Berpose sexy di atas kursi dengan kemeja kebesarannya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"KAU JALANG SIALAN! KENAPA KAU BISA ADA DISINI?? DAN SIAPA YANG MEMPERBOLEHKAN MU UNTUK MASUK KE KAMAR KU SEMBARANGAN, HAH?!!"
"Kenapa kau terus menyebutku jalang, sayang. Aku memberikan tubuhku hanya pada dirimu saja" Bangkit dari kursinya & berjalan pelan ke arah Gulf. "Dan, memangnya kenapa kalau aku di kamar mu? Toh kita akan satu kamar setelah acara pernikahan kita minggu depan" Tangannya sambil menyentuh halus dada bidang Gulf. "Bagaimana kalau kita bersenang-senang?" Memajukan sedikit payudaranya, menempel pada dada Gulf. Melihat itu, langsung saja Gulf mendorong kuat ploy kebelakang, hingga tersungkur & terbaring diatas ranjang. "AW,,, kau sudah tidak sabar sekarang?" Tetap pada posisinya berbaring diatas kasur dengan berpose sexy.
"Jangan menyentuhku! Kau membuatku jijik. Dan aku tidak pernah sudi untuk bertunangan , apalagi menikahi wanita jalang sepertimu" Menatap tajam Ploy.
"Tapi kau bisa apa kalau orang tuamu tetap memaksamu? Lihat, bahkan merekalah yang memintaku menyusulmu & memindahkan acara pernikahan kita ke sini" Menyeringai.
"APAAA??!" Mengepal tangannya kuat.
Gulf pun segera berjalan keluar menuju mobilnya dan menghubungi seseorang.
"Ada apa, Gulf?"
"Pho! Apa maksudmu mengirim Ploy kesini? Dan bagaimana dengan penawaran special yang aku tawarkan, Pho?"
"Mae mu yang meminta Ploy untuk menyusulmu kesana, Gulf. Dan tentang penawaran spesial mu itu, lupakan saja"
"APA MAKSUD PHO?" Menekankan kata-katanya.
"Pho sudah bicarakan penawaran special mu itu dengan Mae, Gulf. Kami sudah putuskan untuk tidak akan melibatkan mu ke dalam masalah Pho di masa lalu. Drake hanya musuh masa lalu Pho. Dia tidak akan mengganggu Pho kalau Pho juga tidak mengganggunya. Jadi biarkan saja dia & jangan sentuh Mew, Gulf. Dia sangat terobsesi pada Mew. Pho tau kau pasti sudah mengetahuinya dan memakai Mew untuk memancingnya. Tapi itu hanya akan membuat kau & Mew dalam masalah besar karena Drake adalah orang yang bisa melakukan apa saja untuk mendapatkan atau mempertahankan apa yang menjadi miliknya. Pho & Mae hanya tidak ingin anak semata wayang kami kenapa-kenapa"
"Tapi Pho, ak--"
"Sudahlah Gulf. Kau menikah saja dengan Ploy. Dia wanita yang cantik dan berpendidikan. Mae mu juga ingin segera menggendong cucu"
"TIDAK, PHO! SAMPAI KAPANPUN AKU TIDAK AKAN MENIKAHI PLOY. DIA ITU JALANG PHO!" Teriak Gulf, tangannya mengepal stir mobil kuat.
"JAGA BICARAMU, GULF. APA KAU PUNYA BUKTI KALAU PLOY ITU JALANG? JANGAN NANTINYA JATOH SEBAGAI FITNAH. APA KATA KELUARGA PLOY NANTI KALAU TAU ANAKNYA DIFITNAH JALANG OLEHMU!!" Teriak nya pada Gulf dari seberang telfon. "Pho tidak mau tau, besok, kau harus temani Ploy memilih gaun kalian. Pho & Mae akan menyusul kalian ke Kanada besok"