Komentarnya, kakak-kakak ^-^)/
Beberapa monster mengejar mereka. Rasa takut menyelimuti mereka semua termasuk Geonu yang kebingungan menyusun rencana apa yang akan mereka lakukan. Sebenarnya dia sudah tau apa yang harus dilakukan, tapi jika anak-anak terlalu dekat maka akan sangat berbahaya bahkan rencana ini mungkin bisa juga merenggut nyawanya sendiri.
Para anak-anak semakin kebingungan saat mereka sudah berada di ujung pantau tepatnya di tempat bebatuan. Tapi Geonu akui mereka semua memang hebat karena dalam keadaan mencekam seperti ini tidak ada yang menangis, bahkan Taki sudah berhenti menangis.
Geonu berbalik dan menemukan adanya 5 monster menyerupai kelelawar sedang mengepung mereka dan 2 lagi sedang terbang. Seketika Geonu teringat sesuatu saat melihat laut luas dan pelindung yang dulu sempat ia buat di zona perbatasan.
"Anak-anak, apa kalian percaya padaku?" Tanya Geonu.
"Tentu saja!!" Jawab mereka serempak dan sangat yakin.
Pemuda yang merupakan pasangan Heeseung itu tersenyum kemudian berjongkok. Salah satu tangannya menempuk bebatuan sebanyak sepuluh kali dengan cepat dan kembali berdiri.
"Sekarang kalian melompatlah ke laut." Ucap Geonu.
"HAH?! / APA?!" Mereka semua jelas terkejut mendengar perkataan Geonu.
Para monster itu kian mendekat dan Geonu merentangkan tangannya untuk menjaga para anak-anak. Kepalanya menoleh kebelakang dan berteriak dengan lantang,
"KALAU AKU BILANG LOMPAT, LOMPATLAH SEKARANG!!!!!!" Tanpa basa-basi mereka semua melompat ke laut. Jarak dari bebatuan mereka berpijak ke laut adalah 5 meter. Mereka semua berpegangan tangan sambil memejamkan mata.
Saat tubuh mereka akan menyentuh laut, sesuatu muncul dari dalam laut dan menjadi tempat mendarat mereka semua. Rasanya memang agak licin tapi cukup besar, saat menunduk wajah mereka memucat karena mengetahui jika yang menangkap tubuh mereka adalah seekor hiu megalodon. Dari atas Geonu melihat dan melambaikan tangannya,
"CHICHII-!!!! TOLONG JAGA ANAK-ANAKKU JANGAN SAMPAI MENDEKAT KE PANTAI!!!!!"
Seolah mengerti apa yang Geonu ucapkan, Chichi mengangguk lalu berenang (tapi tidak menyelam kedalam air) sedikit menjauhi area pantai. Anak-anak dapat dengan jelas melihat para orang tua yang melawan para monster dengan tangan kosong.
"Apa.... ini semua nyata?" Tanya Nicholas sambil matanya memperhatikan para orang tua dan meringis kecil saat melihat seekor monster yang berhasil dipukul Sunghoon sampai kepalanya berputar.
"Ya.... semua ini nyata" jawab Kyungmin.
"Gawat." Ujar Taki tiba-tiba saat melihat beberapa monster terbang ke arah mereka. Tapi yang aneh kenapa Hiu ini malah tampak tenang?
Ketika monster itu hampir mencapai mereka, sebuah tentakel raksasa muncul dari dalam air menghancurkan tubuh para monster itu dalam sekali serangan bersamaan dengan kubah emas yang muncul. Mereka dengan takut-takut melihat ke dalam laut dan menemukan sepasang mata besar berwarna ungu dari dalam laut, rupanya itu adalah Kraken.
"Kubah.... emas?" Bingung Jake saat melihat sebuah kubah emas yang melindungi mereka.
"Kenapa semua ini terasa tidak asing...?" Gumam Niki.
**********
Berhasil.
Akhirnya Geonu berhasil kabur dari kejaran monster-monster itu dan kini sudah berada di dalam kuil yang atapnya sudah runtuh. Dirinya duduk bersila sambil berusaha menenangkan nafasnya yang kian teputus-putus.
"Sepertinya aku harus melakukannya. Semoga ini akan berguna meski hanya sebentar.... bertahanlah tubuhku, tidurnya dipending dulu...." gumam Geonu.
Geonu mengigit jempolnya hingga mengeluarkan darah dan membuat simbol kuno yang cukup rumit dan duduk ditengah-tengah simbol itu, matanya terpejam dan berkonsentrasi penuh untuk mengucapkan mantra yang dulu sempat diajarkan Seungyoun padanya,
"Matahari dan Bulan. Langit dan Bumi. Air dan Minyak. Cahaya dan kegelapan. Keberuntungan dan kesialan. Segala hal mempunyai kebalikan, ada yang lemah ada pula yang kuat. Dengan darah ini, kubalikan takdir meskipun hanya sesaat! Sihir kuno : Peminjam kekuatan."
Selesai mengucapkan mantra, dada Geonu seperti dihunus pedang yang sangat tajam, dirinya tau jika yang menusuk dadanya ini adalah roh yang ia panggil untuk melakukan sihir peminjam kekuatan dengan jaminan jika dirinya menang maka jiwanya akan selamat, sebaliknya jika ia kalah maka jiwanya akan diambil oleh roh ini.
Darah perlahan menetes dari hidung Geonu dan rasa sakit kembali menjalar di tubuhnya, meskipun begitu tangannya terulur kedepan dan melanjutkan apa yang harus ia lakukan. Bayangan hitam muncul dari simbol yang ia buat dan saat mencapai atas bayangan itu langsung berpencar mengarah pada Jungwon, Sunoo, Jay, Sunghoon, Heeseung, Jake, Daniel, dan Niki lalu menyelimuti tubuh mereka semua.
Dengan menggunakan telepati pada mereka semua, Geonu berujar, "Aku hanya bisa bertahan selama 15 menit. Selama itulah kekuatan kalian akan kembali."
Bayangan hitam itu berubah menjadi kabut dan perlahan menghilang memperlihatkan hal yang sangat mencengangkan bagi anak-anak, monster, dan juga Kitsune.
Jungwon kembali berwujud iblis total dengan kilatan petir hitam disekujur tubuhnya.
Sunoo dengan surai hitam panjang, netra berwarna ungu dan pedang api yang berada di genggamannya.
Jay yang memegang belati emas yang ia ingat diberikan oleh Seungyoun padanya saat perang melawan kitsune dulu.
Sunghoon yang mendapat busur serta anak panah beracunnya.
Heeseung yang juga kembali pada wujud iblisnya sambil memegang tombak yang diselimuti api hitam.
Yang jauh lebih mengejutkan ada pada kumpulan anak-anak dimana Taki, Kyungmin, Nicholas, dan Euijoo yang menatap tak percaya pada apa yang mereka lihat saat kabut hitam mulai menghilang dari para kakak-kakak tertua mereka,
Jake yang wajahnya lebih terlihat dewasa dengan pakaian khas kuil berwarna biru dan tubuhnya jelas melayang.
Daniel juga memiliki wajah yang lebih dewasa dengan wujud iblis dan trisula di tangannya.
Terakhir dan yang lebih mengejutkan adalah Niki yang menjadi 2 dengan pakaian kuil berwarna merah dan sama seperti Jake, tubuh mereka berdua melayang.
"K--kak Jake? Kak Niel? Kak... Niki?" Panggil Kyungmin pada mereka untuk memastikan dan benar saja keempatnya menoleh.
"Eh? EHHHHHHHH?!!!!!!!!! KI----KITA RUPANYA HI--HIDUP KEMBALI?!" teriak Jake tiba-tiba.
"AAAAAAAAAA RIKIIIII AKU MERINDUKANMUUUU" teriak Niki yang berwajah ceria pada kembarannya.
"GILA?! AKHIRNYA AKU BISA MENGINGAT MASA LALUKUUUUU" Daniel pun ikut berteriak.
"KITA MENJADI ANAK NONA GISELLE/GEONU/IBU?!!" Teriak keempatnya serempak lalu memeluk satu sama lain dengan teriakan bahagia.
"CHICHI MAAF SEMPAT MELUPAKANMUUUU" ujar Jake sambil menepuk-nepuk kepala Chichi yang dibalas dengan anggukan olehnya.
"Permisi... Kakak-kakak sekalian, tapi bisa kalian segera ke pantai? Ayah, Papa, dan paman sedang dalam bahaya..." suara datar Nicholas seolah kembali menyadarkan mereka dengan apa yang saat ini terjadi.
"Aku akan melindungi Nona Gis-- maksudku Geon--- kakskdkskk MAKSUDKU PAPA! Mantra yang dia gunakan kali ini bisa dibilang sangat berbahaya dan para monster itu jelas akan mengincarnya. Niki dan Riki kalian tetaplah disini untuk menjaga anak-anak karena Kraken tidak memiliki gerakan yang cukup lincah. Daniel, bantu ayah dan kakakmu membasmi kitsune itu."
Mereka semua mengangguk lalu terbang untuk menjalankan tugas mereka masing-masing.
*********
TBC
******
KAMU SEDANG MEMBACA
Demon
Fantasy[ Cek Desk-! PLEASE ] Han Sunoo merupakan sosok terpilih sebagai pemegang pedang api yang akan membinasakan Kitsune sang penghancur dunia. Namun, ia tak sendiri karena bersamaan dengan tercabutnya pedang api maka sang iblis, Jungwon juga akan berusa...
