Malam ini, seluruh keluarga Naomy diundang ke acara pesta aniversary perayaan hari pernikahan tante Naira, yang tak lain adalah tetangga mereka.
Wanita itu terlihat cantik malam ini, mengunakan balutan dress hitam, dipadukan heels berwarna senada yang pas di kaki jenjangnya. Tak lupa juga, dia memoleskan makeup tipis natural ala korean look yang terlihat cantik di wajahnya.
Naomy mendengus napasnya pasrah.
Jika bukan karena mamanya yang memaksa, dia tidak akan datang ke acara ini. Naomy berniat menjauhi pria itu. Namun, entah kenapa itu tidak bisa, ada saja sesuatu hal yang akhirnya bertemu dengan pria itu lagi.
Mereka sudah sampai di depan hotel. Dimana hotel megah nan mewah itu menjadi perayaan acara anniversary tersebut. Terlihat, seorang pria tampan dengan setelan jas hitam mewah, menyambut ramah kedatangan mereka. Siapa lagi kalau bukan Neandro.
"Selamat datang, om, tante, Andy. Terimakasih sudah datang ke acara ini." sapa pria itu ramah.
"Wah, kau sangat tampan sayang." puji mama Naomy.
Pria itu mengembangkan senyumnya, terlihat senang mendengar hal itu.
"Ekhm, kau lupa menyapa kakakku Naomy." kata Andy adik wanita itu.
Terlihat Neandro hanya melirik kearah Naomy tanpa menyapanya. Sedangkan, wanita itu hanya terdiam, tidak mengatakan apapun. Entah kenapa sekarang suasananya sangat canggung.
"Ayo kita masuk, acaranya akan di mulai sebentar lagi." ajak Neandro kepada mereka.
Naomy membiarkan kedua orangtuanya itu duluan masuk, sedangkan dia mengikutinya dari belakang.
"Neandro," panggil Naomy pelan. Namun, suaranya masih bisa di dengar.
Pria itu berbalik. "Maaf, aku tidak bisa menemani kalian. Silahkan nikmati acaranya."
Mereka semua mengangguk mengerti.
Tanpa melirik, pria itu melintas begitu saja dihadapan Naomy. Mereka terlihat seperti dua insan yang tidak pernah mengenal satu sama lain.
"Aku akan duduk disana." kata Naomy menemukan tempat duduk yang jauh dari jangkauan orang- orang.
"Ya sudah, kami akan menemui sahabat kami dulu." ucap mamanya antusias.
Naomy beranjak, duduk sendiri sembari memainkan ponselnya. Entah kenapa, tangannya tidak sengaja melihat riwayat pesannya bersama pria itu.
'Ckck, seleramu sangat rendahan. Kenapa kau ingin makan lalapan setiap harinya?'
'Baiklah, aku akan mengantarmu sekarang.'
'Terimaksih sahabatku.'
'Kau hanya menganggapku sahabat?'
'Iya, apa aku
harus memanggilmu
tetangga lagi?'
'Sudahlah, aku akan menjemputmu.'
Riwayat pesan itu sudah hampir dua minggu berada di ponselnya. Entah kenapa Naomy tidak ingin menghapusnya.
Disisi lain, terlihat seorang wanita cantik berpakaian modis, mengarah kearah Naomy sembari membawa nampan yang berisikan minuman.
"Ini untukmu Naomy."
"Kenapa kau repot- repot Naurie? Aku bisa mengambilnya sendiri." ucap Naomy menaruh ponselnya, mulai berbicara dengan wanita dihadapannya.
Memang, Naomy memanggil istrinya Neandra alias bosnya itu dengan namanya panggilannya. Wanita itulah yang menyuruh Naomy memanggilnya seperti itu, karena umur mereka hampir sama, dan selisih hanya berapa bulan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Neandro
Romance[Completed] Sebuah kejadian tidak terduga di New York, membuat seorang wanita mencintai pria yang salah. "Lepaskan istriku!" kata pria itu, memukul semua preman yang menyentuh Naomy. Wanita itu terdiam mendengar hal itu, seorang pria tidak dikenaln...
