Suasana pagi hari tampak sunyi dan sepi. Terlihat Naomy ikut sarapan bersama dengan Arga, wanita itu terus mengecek ponselnya. Kenapa tidak ada perusahaan yang menerimanya bekerja? Padahal dia sudah memenuhi semua kriterianya. Entah kenapa sekarang sangat sulit mencari pekerjaan.
"Ini sangat aneh," guman wanita itu.
"Kau ada masalah?" tanya Arga.
"Kenapa tidak ada perusahaan yang menerima lamaranku? Dan aku juga mencoba mencari part time, tapi mereka tidak melirikku sama sekali," jelas Naomy kesal.
"Naomy, kalau begitu kau di rumah saja ya. Biar aku yang bekerja, aku yang akan memberimu uang."
"Tapi..."
Arga langsung mengeluarkan amplop coklat tebal yang berisikan uang.
"Ini untukmu, apa ini cukup?" tanyanya kepada Naomy.
"Arga ini..."
"Jangan menolaknya Naomy." Pria itu menaruh amplopnya di tangan Naomy. "Baiklah, aku berangkat sekarang."
"Arga, apa aku boleh keluar? Aku ingin jalan- jalan."
Pria itu menggeleng, "Tidak Naomy, jangan pernah keluar dari tempat ini. Mereka mungkin akan mudah menemukannya."
"Tapi aku akan menutup wajahku, aku bosan di rumah sendirian."
"Arga, aku mohon," pinta Naomy dengan wajah memelas.
Arga tersenyum mengelus lembut rambut wanita dihadapannya. "Baiklah, kau boleh keluar," sahut pria itu mengizinkannya.
Arga mengeluarkan kartu debitnya. "Gunakan saja ini, belilah apa yang kau mau."
Refleks Naomy langsung memeluk pria itu. "Terimakasih, kau memang sahabat terbaiku."
Pria itu hanya mengembangkan senyumnya.
"Ajudan, tolong jaga sahabatku ini. Jangan biarkan terjadi apapun dengannya," perintah Arga.
"Baik tuan," sahut ajudannya.
Naomy tersenyum senang, merasa sangat beruntung bertemu dengan pria baik seperti Arga.
❤️❤️❤️
Sejam sudah Naomy berada di tempat perbelanjaan. Dia mencari semua barang- barang yang dibutuhkannya kini. Merasa sudah semuanya, Naomy segera keluar dari mall itu. Naomy melirik ke arah seberang jalan, terlihat restoran mewah yang hari ini ada diskon 50% untuk setiap pembelian makanan. Naomy merasa tertarik ingin mencoba makanannya.
"Aku ingin membeli sesuatu disana, kau tunggu saja di mobil."
"Baik nona," sahut ajudannya Arga sangat ramah.
Naomy memasuki restoran itu sendirian. Memesan makanan yang ada di daftar menu itu. Namun, tak disangka- sangka seseorang pelayan menumpahkan noda kopi di bajunya.
"Maaf nona, aku tidak sengaja..."
"Tidak, tidak papa, aku ke toilet sebentar."
Naomy segera memasuki toilet wanita, dia membersihkan noda pada pakaiannya, merasa pakaiannya sudah bersih, Naomy segera keluar dari toilet itu. Namun, terlihat di ujung sana tampak seseorang pria yang kenalnya ada disana.
"Bukankah itu Arga?" tanya Naomy berjalan perlahan mendekat kearahnya. Naomy berniat menyapanya.
"Saking baiknya, dia menjebloskanku ke penjara."
Naomy terbelak kaget mendengarnya, dia langsung bersembunyi menguping dari kejauhan.
"Tenang saja, aku akan membalasnya. Aku akan memberikan Neandro kejutan yang sangat besar nantinya. Pria itu patut di beri pelajaran!" Arga terlihat marah mengepalkan kedua tangannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Neandro
Roman d'amour[Completed] Sebuah kejadian tidak terduga di New York, membuat seorang wanita mencintai pria yang salah. "Lepaskan istriku!" kata pria itu, memukul semua preman yang menyentuh Naomy. Wanita itu terdiam mendengar hal itu, seorang pria tidak dikenaln...
