Tak terasa sebulan sudah berlalu, mereka menjadi pasangan suami istri yang saling mencintai. Naomy sangat beruntung menikah dengan Neandro. Memiliki mertua yang baik, serta ipar yang baik dan sangat ramah. Tak ada perselisihan seperti kebanyakan rumah tangga orang- orang diluar sana.
Kebayakan orang berkata "setelah menikah jangan tinggal lagi dengan orang tua atau ipar. Itu membawa bencana."
Tapi itu tidak berlaku untuk hidup Naomy, bahkan mereka sangat hangat sehingga Naomy tak ingin pisah dari mereka. Terutama ipar perempuannya, dia sangat memanjakan Naomy seperti adiknya sendiri. Jadi, kalian tidak usah iri dengan kehidupan Naomy.
Terlihat kedua menantu keluarga Alanda sedang membuat masakan di dapur. Naomy beserta iparnya terlihat sibuk disana, memang iparnya itu sangat suka bereksperimen mencoba hal- hal baru.
"Coba kau cicipi, apa sudah enak?"
Naomy mengambil kue yang sudah matang. Mengigit sebagian lalu mengunyahnya. "Emm...enak sekali. Ini sangat lezat, boleh aku mencicipinya lagi?"
"Tentu saja, kau bisa memakannya sepuasmu."
"Terimakasih iparku."
Naomy kembali memakan kue buatan iparnya itu. Entah kenapa nafsu makannya bertambah akhir- akhir ini, ditambah lagi iparnya selalu memasak makanan yang enak untuknya. Jadi, jangan heran, jika berat badan Naomy bertambah setelah menikah.
"Jika bisa, maukah kau membuatkanku ini setiap harinya?"
"Tentu saja. Aku siap membuatnya kapanpun yang kau mau."
"Yeyy..., terimakasih." Naomy memeluk iparnya itu.
"Naomy, aku rasa kau tidak menyadari sesuatu yang terjadi pada dirimu."
"Benarkah? Apa yang terjadi denganku?"
"Jangan- jangan kau sedang mengandung sekarang," ucapnya yakin.
"Benarkah? Tapi aku tidak mengalami gejala-gejala seperti itu."
"Tidak semua wanita tahu kalau dirinya hamil. Aku pernah sepertimu, nafsu makanku bertambah dua kali lipat saat mengandung. Aku yakin kau sedang mengandung saat ini. Ini kabar baik Naomy." ucapnya sangat yakin.
"Benarkah? Tapi aku ragu."
"Sebaiknya kau harus mengeceknya nanti."
Naomy mengangguk, apa mungkin dirinya hamil? Entahlah dia tidak tahu.
❤️❤️❤️
Disisi lain terlihat seorang pria terlihat sangat lemas memuntahkan semua isi perutnya.
"Huek!"
"Dokter, anda tidak papa?" ucap suster yang mengikutinya.
"Tidak, aku tidak papa," sahut pria itu. Tak biasanya dia begini, bayangkan tadi ada pasien yang kecelakaan, Neandro biasanya tidak jijik dengan darah. Tetapi entah kenapa sekarang melihat itu membuatnya sangat mual.
"Sebaiknya kita batalkan saja operasinya, dokter terlihat tidak sehat."
"Tapi..."
"Biar aku yang menanganinya Neandro, kau terlihat sangat pucat."
"Baiklah," sahut pria itu melemah.
"Kau istirahat saja ya, aku akan mengantarmu ke ruanganmu," ucap salah satu temannya yang membantunya berjalan ke ruangannya.
❤️❤️❤️
Dua orang wanita berpakaian modis memasuki rumah sakit itu. Siapa juga yang tak mengenal mereka, mereka adalah menantu pemilik rumah sakit itu. Semua suster maupun dokter sangat ramah menyapa mereka.
Kini kedua wanita itu sudah sampai di depan ruangan pemeriksaan kandungan. Memang, Naomy tidak memberi tahu kepada suaminya jika dia ada disini.
"Aku yakin kau hamil Naomy."
"Bagaimana jika tidak?"
"Lebih baik kita membuktikannya sekarang."
Mereka memasuki ruang pemeriksaan kandungan. Seorang dokter wanita menyambut ramah kedatangan mereka.
"Ada yang bisa kami bantu nyonya?"
"Aku rasa iparku hamil, tapi dia tidak percaya kepadaku," ucap Naurie kepada dokter itu.
"Ohh, begitu. Kami akan memeriksanya, silahkan berbaring nyonya," ucap dokter itu kepada Naomy.
Naomy mengangguk membaringkan tubuhnya di bankar itu. Seorang dokter mengusap perut Naomy menggunakan gel, entah apa namanya itu dia tidak tahu. Kemudian mengarahkan sebuah benda ke perut Naomy. Beberapa menit kemudian terlihat hasilnya.
"Ini hasilnya nyonya."
Naomy terbelak kaget melihat hasil USG dihadapannya. Jadi dirinya benar hamil? Ada malaikat kecil di perutnya sekarang.
"Selamat nyonya kau akan menjadi ibu. Ini adalah hal yang dinantikan oleh setiap wanita," ucap dokter itu senang.
"Aku senang sekali Naomy, akhirnya kau hamil. Aku janji akan membuatkan apapun yang kau inginkan."
Memang iparnya itu tidak bisa mempunyai anak lagi, karena melakukan pengangkatan rahim beberapa tahun lalu. Jadi dia sangat senang jika Naomy hamil.
"Aku hamil?" ucap Naomy masih tak percaya dengan hal itu.
••••
Naomy dan iparnya keluar dari ruangan pemeriksaan kandungan, dan betapa terkejutnya melihat suaminya ada disini.
"Neandro..." ucap pria itu mendekat kearah istrinya.
"Naomy... Benarkah kau hamil?"
"Kenapa kau bisa tahu?"
Neandro langsung memeluk istrinya erat. "Terimakasih, terimakasih, terimakasih istriku aku akan segera menjadi ayah," ucapnya sangat bahagia.
"Aku mencintaimu Naomy."
"Aku juga mencintaimu Neandro."
Naomy tersenyum, dia sangat senang diberi kepercayaan oleh Tuhan malaikat kecil bisa tumbuh dirahimnya. Dia berjanji akan menjaga anak ini dengan baik.
Bersambung...
Yuhuuuu, aku comeback yeyy...
Thankyou banget buat yg masih stay baca cerita ini...
Sorry bgt upnya lama wkwk, kalian tau lah gimana sibuknya akoh, xixixi..
Doain aku biar bisa nyelesein cerita ini secepatnya. Jujur, aku punya banyak banget ide buat cerita baru lagee, but ga ada waktu buat nulis.
Dahlah...
Segitu aja deh, aku mo balik ke kwangya,
Byeee
Luv u all ❤️
KAMU SEDANG MEMBACA
Neandro
Romance[Completed] Sebuah kejadian tidak terduga di New York, membuat seorang wanita mencintai pria yang salah. "Lepaskan istriku!" kata pria itu, memukul semua preman yang menyentuh Naomy. Wanita itu terdiam mendengar hal itu, seorang pria tidak dikenaln...
