Part ini mengandung satu moment penting yang dimiliki oleh SamYu.
Selamat membaca bagi para pencinta "SamYu"
😍
..................................................................
Melihat sang kekasih berduaan bersama orang lain, orang yang menurutnya memiliki perasaan lebih terhadap kekasihnya itu, apalagi berduaan di tengah malam begini membuat Sam dirundung cemburu.
Terpaan angin yang mengacak rambut, dingin yang merasuk diri, tidak begitu ia pedulikan. Ia hanya ingin segera menemui Yu untuk menanyakan alasan kenapa Yu lebih memilih duduk berdua bersama Chris di tebing daripada bersamanya di hotel. Setidaknya Yu bisa menghubunginya sekedar menanyakan bagaimana kondisinya.
Setelah mengatur pernapasannya agar menjadi lebih tenang, ia pun melangkah santai sambil tersenyum. Lebih tepatnya, pura-pura tersenyum untuk menyembunyikan rasa sakit hatinya.
"Ternyata kau ada di sini," ucap Sam bersemangat sembari duduk di sebelah kanan sang kekasih lantas tersenyum lebar memandang sebuah kapal pesiar di tengah laut. Sepertinya ada yang mengadakan party di kapal itu. Namun, hal itu bukan menjadi topik dalam pikiran Sam. Pandangannya boleh ke kapal itu, tapi pikirannya masih pada arti dari kebersamaan Yu dan Chris di malam itu.
"Sam?!"
Rasa marah, kesal, dan kecewa lantaran Sam sudah menyembunyikan perjodohan darinya hilang seketika saat Yu menatap wajah Sam. Wajah tampan itu mampu membuat mata indahnya kembali mengeluarkan tetesan bening, tapi segera dihapusnya.
Kali ini pandangan Sam pada bintang di langit. Ia masih tersenyum lebar. "Pemandangan di sini memang sangat menakjubkan. Pantas saja kalian betah!" Mungkin Sam sedang menyindir.
Yu melirik sekilas pada Chris bermaksud menanyakan bagaimana Sam bisa tahu keberadaannya, tapi Chris hanya bisa menggeleng tidak tahu.
Memang, selain Chris, tidak ada yang tahu kalau Yu ada di tebing. Hal inilah yang membuat Chris mengakui perjuangan Sam untuk Yu. Chris berdiri dari tempatnya lalu mengibas pasir tebing yang melekat pada celana. "Karena kekasihmu sudah ada di sini, berarti aku sudah bisa kembali ke hotel," ucapnya sambil mengacak rambut Yu lalu membatin, "Semoga kau bisa menemukan solusi yang baik untuk menyelesaikan masalahmu!" Ia pun pergi.
.
.
.Sudah hampir 15 menit Sam di sana, tapi ia belum mau berbicara. Pandangannya kembali terarah pada kapal pesiar, tapi tak ada senyum seperti ketika ia melihat kapal itu pertama kali.
"Apa kau sudah minum obatmu?"
Finally, Yu memecah keheningan. Yu harus melakukannya karena Sam tidak akan berbicara sebelum ia berbicara lebih dulu.
Sam menggeleng.
Yu langsung berdiri dari tempatnya. Ada raut khawatir saat itu. "Ayo, pulang!"
Sam terkekeh. "Dua jam lebih ...." Sam menggeleng meremehkan dirinya sendiri. "Dua jam lebih aku mencari kekasihku hampir di seluruh pelosok kota Rio, tapi yang aku dapati adalah dia sedang duduk santai ... berduaan bersama orang lain di sini!" Sam mengangkat wajah menatap Yu. "Apa yang sudah kalian berdua lakukan di tempat ini?" Tatapan Sam penuh marah.

KAMU SEDANG MEMBACA
2 Hearts (TAMAT)
FanfictionSam dan Yu berada dalam masalah ketika mereka melanggar perjanjian kontrak kerja yang melarang artis dalam satu agensi menjalin hubungan percintaan. Apa yang akan dilakukan oleh Sam dan Yu? Apa mereka tetap mempertahankan cinta dan mengorbankan kari...