Part 31. The End

550 53 47
                                    

MOHON DIBACA :

Terima kasih untuk para pembaca yang masih setia hingga 2 Hearts sudah berada pada part terakhir. Terima kasih karena tidak melupakan Sam dan Yu bersama dengan kisah cinta mereka dalam 2 Hearts ini. Terima kasih untuk vote dan comment kalian yang tidak putus untuk memberikan semangat tertentu bagiku sebagai author.

2 Hearts adalah FF yang menghubungkanku dengan kalian. Canda dan tawa kita ukir bersama sehingga membentuk hubungan pertemanan walaupun hanya pertemanan virtual. Itu sangat membantuku menjadi pribadi yang berani bangkit menjadi seorang penulis yang percaya diri.

Terima kasih banyak untuk kalian yang sedang membaca kalimat ini. Terima kasih.

Dan ...

Selamat membaca bagi para pencinta "SamYu"

😍

..................................................................

Perpisahan adalah salah satu moment yang paling berat bagi mereka yang sedang dalam menjalin hubungan percintaan. Apalagi, perpisahan itu bukan untuk sementara waktu, melainkan untuk selamanya. Rasanya perih, patah, dan hancur.

Yu .... Pria itu baru saja menaiki pesawat lantas duduk pada kursinya. Kacamata hitam yang ada pada wajahnya tidak ingin dilepasnya walau hanya sebentar saja. Ia hanya tidak ingin orang-orang di sekitarnya melihat matanya yang sembab akibat menangis.

Pandangannya terarah ke luar jendela. "Cuacanya sangat cerah," ucapnya pelan sembari memejamkan matanya, berusaha melupakan kejadian beberapa saat lalu di depan rumah Chio. Ia pun membatin, "Semoga aku dan dia tidak pernah berjumpa lagi!"

.
.
.

[Flashback on]

.
.
.

"Apa kau tidak akan kembali lagi ke sini?" tanya Chio yang masih berpelukan dengan Yu.

"Aku akan pergi dalam waktu yang lama," jawab Yu.

Chio melepas pelukannya lalu mengusap air matanya, membuat dirinya tampak tegar. "Itu berarti kau akan kembali lagi ke sini. Bolehkah aku menunggumu?"

Yu mengerutkan kening. Beruntung, Yu cepat sadar dengan apa yang ditanyakan oleh Chio. "Tidak boleh!" jawabnya tegas.

Chio menyentuh pipi Yu membuat Yu tersihir seakan sedang disentuh oleh Sam. Perlahan Chio menyatukan dahinya pada dahi Yu. Bukannya menghindari, Yu membiarkan moment itu terukir sesuai keinginan Chio.

Chio mengelus lembut pipi Yu. "Berikan aku satu kesempatan untuk bisa mengenalmu lebih jauh! Aku mohon!" pinta Chio sangat tulus.

Yu terdiam untuk sesaat.

"Yu ...," panggil Chio pelan nyaris tak mengeluarkan suara.

Yu ingin menghindari Chio, tetapi Chio malah menarik pinggang Yu merapat pada tubuhnya. Tentu saja hal itu membuat Yu terkejut.

"Apa yang sedang kau lakukan?" tanya Yu tidak menyangka Chio berani memeluknya seperti itu. Ia ingin menghindar lagi, tetapi wajah dan tatapan Chio mampu membuat Yu luluh.

Chio kembali menyentuh pipi Yu. "Aku sudah jatuh hati padamu, Yu. Aku jujur mengatakan ini. Aku memang bukanlah Sam yang sangat kau cintai. Aku tau kau tidak akan pernah bisa melupakannya. Namun, berikan aku kesempatan agar bisa membuatmu mencintaiku bukan karena wajahku, melainkan karena hatiku!"

2 Hearts (TAMAT)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang