Ia meletakkan ponselnya sembarangan di kasur, sedari tadi ia membicarakan suprise party alana dengan natalie. Mereka akan merayakannya di tempat semacam carnival.
Murid-murid SMA Enha diberi libur selama seminggu, karna baru saja menyelesaikan PAT semester satu, Untung saja. Nyawanya sudah hampir keluar saat mengerjakan matematika dan kimia.
Tidak seperti Vivi, teman sebangkunya itu yang mengaku tidak belajar keras malah bisa mengerjakan semuanya dengan mudah. Ia tidak mengerti isi otak orang-oranh pintar.
Ia beranjak dari tempat tidurnya dan meregangkan badan. Ia duduk di meja belajar dan menyalakan laptopnya, mencari resep kue.
Sesampainya di dapur ia mengambil bahan-bahan dari kabinet dan menjejerkannya di meja dan mengikat rambutnya.
Matanya fokus pada ponsel dan mangkuk didepannya, ia sengaja bangun sepagi ini karna ingin memberi hadiah hasil kerja kerasnya sendiri.
*ting tong*
Ia mengangkat kepalanya, siapa yang datang sepagi imi. Ia mencuci tangannya dan berjalan ke pintu, diluar sudah ada dua orang yang menunggunya. Memang semua temannya paling suka datang terlalu pagi ya.
"Kenapa pagi banget"
"Gua bosen, terus ni kak Ricky gatau kenapa kesini"
Keduanya datang disaat yang bersamaan, Vivi menyuruh mereka masuk "Masuk dulu cepet, dingin diluar"