Book nya aku jadiin satu aja ya disini.
Ini versi Yunji sama Haerin hidup lebih lama meskipun sad ending menghantui.
Ini part setelah Yunji dan Johnny pisah di taman dan seminggu kemudian Yunji lahiran.
~~~~~~
Yunji mengambil tas ransel miliknya. Lalu memakainya dan perlahan berjalan keluar dari kamar kos nya untuk pergi ke bidan terdekat. Perutnya sudah mulai terasa sakit dan ada sedikit bercak darah yang keluar.
Yunji berjalan perlahan dan sesekali berhenti saat kontraksinya datang. Yunji berpegang pada dinding atau apapun disana sambil mengusap perutnya. "sabar yaa. Ga sabar ketemu Mama yaa" ucap Yunji berusaha menenangkan bayinya.
Setelah hampir satu jam berjalan akhirnya Yunji sampai ke tempat bidan tersebut. Yunji memasuki tempat itu dan langsung berjalan ke tempat pendaftaran.
"Permisi" ucap nya pelan.
Suster yang sedang berjaga tersenyum melihat Yunji "iya. Ada yang bisa dibantu?"
"Suster. Perut aku sakit dari tadi pagi"
Suster itu berdiri lalu berjalan mendekati Yunji. Suster cantik itu sedikit terkejut melihat perut besar Yunji dibalik jaketnya "kamu kesini sendiri?"
Yunji mengangguk.
"Ayo-ayo masuk dulu ya. Kita periksa dulu" Suster itu menuntun Yunji dan membawanya masuk ke ruangan periksa.
Suster menyuruh Yunji untuk duduk dan membantu Yunji melepaskan tas dan jaket miliknya lalu membantu Yunji menggantikan pakaiannya dengan pakaian yang lebih nyaman untuk melahirkan. Setelah itu menyuruh Yunji untuk berbabring.
Yunji berbaring perlahan sambil mengusap perut besarnya dan mengambil nafas panjang lalu menghembuskannya lagi.
Suster membuka paha Yunji dan memeriksa jalur lahir Yunji "masih bukaan ke lima. Tunggu ya jangan ngejan dulu, tunggu bukaannya sempurna sama ketubannya pecah"
Yunji hanya mengangguk "iya suster"
Setelah itu Suster meninggalkan Yunji untuk berjaga di depan kembali.
Yunji kembali mengatur nafasnya dan menahan sakit yang teramat sangat menurutnya. "Sabar ya sayang. Bentar lagi kita ketemu ya nak"
Yunji pun mulai memejamkan matanya dan mencoba untuk tidur.
.
Sementara itu di tempat Ten dirawat. Johnny menemani Ten diruangannya karena Ibu Ten sedang repot mengurus kepindahan Ten lagi ke Thailand. Ibu Ten memutuskan untuk membawa Ten kembali karena kecelakaan yang dialami Ten cukup parah dan butuh penanganan ekstra.
"Nanti kalau udah ada disana sering kabar-kabarin"
Ten tersenyum dan mengangguk "Pasti. Kamu juga jaga diri disini, jangan aneh-aneh"
Johnny hanya tertawa pelan mendengar ucapan Ten. "iyaa"
.
Yunji memilih untuk berjalan-jalan di sekitar lorong rumah sakit yang sudah sepi. Waktu sudah menunjukan tengah malam, sudah hampir 24 jam Yunji merasakan sakit tapi belum juga ada tanda-tanda melahirkan.
Setelah berjalan mondar-mandir hampir 10 menit. Gelombang cinta dari bayinya datang kembali, Yunji pun duduk di bangku panjang yang ada disana lalu mengusap perut besarnya dan mengatur nafas "Susteeer" panggil Yunji.
Mendengar panggilan Yunji. Suster yang berdiri tidak jauh dari tempat Yunji langsung menghampiri Yunji "Kenapa Yunji? Udah sakit banget?"
Yunji hanya mengangguk dan menggigit bibir bawahnya menahan sakit.
KAMU SEDANG MEMBACA
BOYRIEND || BEFORE HUSBAND
FanfictionCerita Johnny sebelum memulai kisah bahagianya bersama Ten dan keluarga kecil mereka. Ini cerita GS!
