Flashback
Yunji dan Johnny sedang berbincang santai sebelum tidur di tempat kos Yunji.
"Joo"
"Hmm?"
"Aku boleh tanya sesuatu ga sama kamu?"
"Apa?" Johnny menatap Yunji bingung.
"Kamu nanti bakal nikahin aku nggak?"
Johnny diam beberapa saat, tidak tau harus menjawab apa.
Yunji tersenyum hambar melihat reaksi Johnny. "Kalau ga mau nikahin aku, aku ga maksa kok. Tapi tolong bantu aku jagain bayi yaa bantuin aja kok"
Johnny masih diam tidak menjawab Yunji sama sekali.
"kamu keberatan ga?" tanya Yunji pelan.
Johnny hanya tersenyum dan menggeleng.
Yunji tersenyum lega melihat respon Johnny "nanti aku mau kerja keras supaya bisa biayain bayi tanpa ngerepotin kamu sama keluarga kamu, kan kita nggak ada ikatan pernikahan yaa jadi kamu ga wajib buat nafkahin aku sama bayi kan? Nanti bayi nangis ga ya Jo kalau aku bawa dia kerja. Kamu kan juga ada jadwal kuliah jadi ga mungkin bisa jaga bayi seharian kan?"
"Iyaa. Nanti aku usahain jaga bayi kalau udah pulang kuliah"
"Tapi Joo. Kayaknya ga usah deh"
"Hee kenapa?"
"Nanti kalau temen-temen kamu ngajak main gimana?"
Johnny kembali terdiam.
"Kasihan kamu nanti ga bisa main bebas sama temen-temen kamu. Ya udah ga jadi aja deh ya, biar aku bawa bayi kerja aja semoga Eomma Taeyong ga marah ya kalau aku kerja bawa bayi"
Johnny memeluk Yunji erat lalu mengusap punggungnya lembut "kita pikirin nanti aja Ya, sekarang kita tidur oke"
Yunji hanya mengangguk di pelukan Johnny.
Seminggu kemudian.
Johnny kembali menghilang dari kehidupan Yunji. Sama sekali tidak ada kabar dari laki-laki itu.
Yunji duduk bersandar di dalam kamar kos nya, setelah percakapan mereka waktu itu. Johnny langsung menghilang begitu saja keesokan pagi nya tanpa berpamitan pada Yunji.
Yunji berfikir apa mungkin karena perkataan Yunji salah malam itu jadi Johnny marah dan tidak mau menemuinya lagi. Kalau memang iya maka Yunji berjanji tidak akan mengatakan hal-hal seperti itu lagi kepada Johnny dan Yunji akan meminta maaf secepatnya.
Lagi-lagi Yunji merasa kosong. Meskipun Yunji terlihat baik-baik saja dan kuat didepan banyak orang tapi kalau sudah sendiri pikirannya bisa kemana-kemana.
Johnny adalah cinta pertama untuk Yunji. Yunji yang selama ini hidup sebatang kara meskipun memiliki orang tua lengkap tapi seperti tidak memiliki siapapun. Sang Mami yang juga hanya fokus dengan pekerjaan dan keluarga barunya jarang sekali berinteraksi dengan Yunji. Memang Maminya selalu memenuhi semua kebutuhannya tapi Yunji juga butuh perhatian dari sang Mami.
Maka dari itu setelah Johnny datang dan memberikan apa yang Yunji butuhkan. Yunji begitu senang dan rela melakukan apapun asalkan Johnny terus menemani dan berada disampingnya.
Yunji akan pergi menemui Johnny dirumahnya besok. Ia akan meminta maaf kepada Johnny dan berjanji tidak akan mengatakan soal pernikahan dan bayi mereka.
Keesokan paginya Yunji datang kerumah Johnny karena kebetulan hari ini libur.
Yunji berjalan dari halte Bus ke rumah Johnny dengan perlahan. Dan sesampainya didepan rumah Johnny pandangan Yunji langsung disuguhkan dengan area teras rumah Johnny yang cukup ramai. Ternyata ada bebrapa teman Johnny yang datang berkunjung.
Yunji berdiri disebrang jalan karena tidak berani mendekat takut menganggu.
Beberapa menit Yunji terdiam akhirnya ia memutuskan untuk pergi dan kembali pulang ke tempat kos. Sambil berjalan diusap perut buncitnya dan berkata didalam hati "Maaf bayi. Mama belum bisa minta maaf ke papa kamu. Sabar dulu ya nanti kita ketemu lagi sama Papa"
.
Flashback another part
Yunji sedang menunggu Johnny pulang dari kampusnya. Mama Suh menjemput Yunji setelah tadi sekalian belanja bulanan.
Johnny memakirkan mobilnya dan melihat sepatu lusuh yang Johnny yakini itu milik Yunji. Johnny melihat wanita disampingnya "kamu tunggu dulu disini sebentar yaa. Aku mau mastiin sesuatu dulu"
Wanita disamping Johnny hanya mengangguk mengiyakan.
Johnny buru-buru masuk dan memasuki ruang tengah.
Yunji tersenyum melihat Johnny masuk "Jo" panggilnya pelan.
Johnny tersenyum melihat Yunji dan mendekatinya "udah lama?"
"Enggak terlalu lama kok" jawab Yunji sambil tersenyum.
"Ikut aku bentar" tanpa menunggu jawaban Yunji. Johnny langsung menarik Yunji untuk pergi dari ruang tamu menuju belakang.
"kenapa Jo?" tanya Yunji bingung.
"Kamu pergi ya. Sekali ini aja aku mohon sama kamu, cepet pergi darisini" ucap Johnny masih mencoba tenang.
Yunji yang mulai paham dengan situasi ini hanya mengangguk dan segera memakai jaketnya.
Johnny mendorong Yunji untuk segera keluar lalu segera menutup pintu belakang dan buru-buru berlari kedepan untuk membawa wanita tadi yang tidak lain adalah Ten untuk segera masuk ke dalam rumah. Tak lupa Johnny membuang sepatu Yunji lebih dahulu.
Yunji berjalan dari area belakang rumah Johnny dan pergi ke pintu pagar depan dengan bertelanjang kaki untuk segera pergi. Dilihatnya sepatu miliknya yang ada didekat tong sampah lalu mengambil dan mengenakannya.
Mama Suh yang baru saja selesai memasak keluar dari arah dapur. "Ayo kita makan" ucapnya
"Siang Tante" sapa Ten ramah.
"Eehh ada Ten?" tanya Mama Suh bingung. Dilihatnya sekeliling mencari keberadaan Yunji tapi tidak ada tanda-tanda kehidupan dari Yunji.
"Iya tante"
"udah lama?" tanya Mama Suh lagi.
"Baru aja kok tante"
"Ohh iyaa iyaa. Johnny mana?"
"Jo lagi ke kamar ganti baju katanya"
"Ohh ya udah kalau gitu. Kita makan siang sama-sama yuk" akhirnya Mama Suh mengajak Ten untuk makan siang bersama-sama. Padahal Mama Suh sudah memasak makanan yang Yunji inginkan ini tadi.
Yunji terdiam di dalam Bus melihat pemandangan diluar jendela. Yunji masih bertanya-tanya didalam hati siapa yang Johnny bawa pulang sampai ia harus menyuruh Yunji untuk segera pergi dari rumahnya.
Setelah turun dari Bus Yunji pergi ke supermarket untuk membeli roti dan makanan untuk ia makan. Kebetulan ada makanan-makanan diskon yang dijual dengan harga murah karena tidak laku. Yunji mengambil salah satunya lalu membayar dan segera pergi ke tempat kos.
Sesampainya di tempat kos. Yunji segera beberes dan berganti pakaian lalu ke dapur dan mulai makan yang ia beli tadi. Aroma kurang sedap langasung keluar setelah Yunji membukanya, namanya juga makanan kemarin meskioun sedikit bau tapi masih bisa dikomsumi.
T. B. C
Beberapa part bakalan nyeritain flashback yaa, jadi jangan bingung. 🙏💚💚
KAMU SEDANG MEMBACA
BOYRIEND || BEFORE HUSBAND
FanfictionCerita Johnny sebelum memulai kisah bahagianya bersama Ten dan keluarga kecil mereka. Ini cerita GS!
