Perjanjian Setengah Tahun. Permainan untuk satu nyawa
Ketika Shen Qingqiu hendak tidur, dia terkejut dengan kedatangan Luo Binghe. Dia baru saja keluar dari kamar mandi, hanya untuk muntah beberapa kali. Tubuhnya seperti dipaku, tidak bisa bergerak, tetapi tangannya mengepal erat, meremas kuat Jubah luarnya.
"Kemarilah, Shizun." Luo Binghe mengulurkan tangan kirinya menunggu Shen Qingqiu menaruh tangannya di atas tangannya sendiri. Terdiam cukup lama, dan berfikir dua kali Shen Qingqiu akhirnya meraih tangan Luo Binghe. Jika dia menolak, maka dia bisa dalam keadaan bahaya. Jika dia tidak hamil maka itu akan masih baik-baik saja, tetapi saat ini, dia sedang membawa nyawa yang hidup dalam dirinya. Meski enggan untuk mengandung bayi iblis, bayi itu tak melakukan dosa dan kesalahan apapun. Bayi itu masih suci, dan dia harus merawatnya karena bayi itu darah dagingnya sendiri.
Tangan Shen Qingqiu terasa hangat saat berada dalam genggaman Luo Binghe. Laki-laki itu memegang tangannya dengan lemah lembut tanpa kekerasan. Luo Binghe menarik Shen Qingqiu untuk duduk di sampingnya, dia kemudian berdiri, melepas jubah luar Shen Qingqiu dan menggantungnya. Awalnya, Shen Qingqiu berfikir bahwa mereka akan melakukan seks lagi kali ini, tapi siapa sangka kalau Luo Binghe akan menuntunnya untuk berbaring, tangan kiri Luo Binghe sebagai bantal sementara tangan kanannya memegang erat pinggulnya.
Shen Qingqiu membeku. Tubuhnya seperti balok es yang padat, dan kaku. Luo Binghe menepuk pinggang Shen Qingqiu dua kali, sebagai isyrat agar dia sedikit rileks.
"Jangan tegang, aku tidak akan menyakitimu." Ucapan Luo Binghe sedikit tidak membuatnya melemaskan badannya kaku. Ketika tangan Luo Binghe berada tepat di depan perutnya, ada rasa hangat yang mengalir hingga ke dalam. Itu adalah aliran energi.
Shen Qingqiu tidak berani untuk tidak mematuhi perintah Luo Binghe. Karena saat itu, Luo Binghe memerintahkan dirinya jika dia ada di kamar, maka tidak boleh pergi ke mana-mana.
"Apakah nyaman?" Luo Binghe bertanya.
"En."
"Apa dia nakal?"
".... tidak, hanya menginginkan beberapa hal saja."
"Apa ada yang kau inginkan?"
Mulanya, Shen Qingqiu merasa aneh dengan sikap Luo Binghe hari ini, jika dirasakan dari dekat, bahkan lebih aneh lagi. Ada apa dengan anak ini?
"Apa ada yang kau inginkan?" Luo Binghe kembali mengulangi pertanyaannya karena tak kunjung mendapat jawaban setelah satu menit.
Shen Qingqiu merajut alis, berfikir, "eeee... hanya ingin memakan beberapa buah yang asam-asam," Katanya.
"Mengidam, huh?"
"Uh? Apa?"
"Tidak ada. Kau sedang mengidam. Sekarang, tidurlah nanti aku belikan buah yang asam."
Shen Qingqiu mendongak untuk menatap wajah Luo Binghe, "kau yakin?"
"Ada masalah?"
Shen Qingqiu segera menggeleng, kemudian kembali menempelkan wajahnya di dada Luo Binghe.
"Tidurlah."
KAMU SEDANG MEMBACA
Bamboo Forest | Hiatus
FanficShen Qingqiu. Tokoh antagonis yang dipaksa menikah dan dijadikan selir yang ke 3001 oleh Luo Binghe, pemimpin klan iblis sekaligus protagonis terkuat. Shen Qingqiu masih bisa bertahan kala penyiksaan yang dilakukannya pada BingHe di masa lalu terul...
