Satu jam sebelum terpidana kaburㅡPenjara bawah laut istana negara pagi ini sangat rusuh. Di sepanjang lorong yang gelap, para tahanan itu menjerit dan memberontak. Tubuh mereka dikeluarkan secara paksa dari sel oleh para petugas dan hendak digiring menuju ke suatu tempat.
Kericuhan yang terjadi membuat salah satu tahanan yang tengah tertidur pulas di sel-nyaㅡBrianㅡterbangun. Setelah matanya terbuka sempurna, Brian mendekat ke arah pintu sel, mengintip kondisi di balik pintu melalui ventilasi. Brian tentu tidak tahu apa yang sedang terjadi.
Setiap rasa penasaran Brian biasanya selalu terjawab oleh penjelasan dari seorang gadis yang tinggal di sel sebelah, Arre. Jadi, Brian hendak menemuinya di sel sebelah yang kini sekat pembatasnya sudah dihancurkan.
Brian memanggil, "Arre?"
Namun, sosok yang dipanggil itu tidak ada wujudnya. Arre menghilang. Rasa bingung Brian pun terbayarkan setelah ia mendapat sebuah pesan singkat yang dikirim oleh Arreta Cyberion melalui smart device.
"Brian, aku dengar bahwa para tahanan akan dipindahkan ke penjara lain dan menyisakan dirimu seorang di sini. Jadi jaga dirimu baik-baik. Keempat rekanmu pasti akan segera menyelamatkanmu.
Ingat! Dua puluh lima hari lagi fenomena bulan merah akan tiba. Kau akan dieksekusi pada hari itu, jadi aku sangat berharap bahwa kau bisa keluar dari sini secepatnya.
Dari : Arreta Freepascal."
***
"Lalu di mana dia sekarang?" pertanyaan yang keluar dari mulut Silver barusan mengawali perbincangan panas yang memicu munculnya berbagai macam argumen terkait hilangnya Ehren.
"Smart device-nya mati total. Aku tak bisa menghubunginya. Aku sudah mencoba berkali-kali, namun tak bisa tersambung," jelas Tyler yang terus menerus membuat panggilan pada Ehren melalui smart device-nya.
Kayel menyeletuk, "Jadi dia sudah mati dalam bencana itu?"
Silver memelototi Kayel dan menggeleng. "Aku yakin bahwa Ehren masih hidup. Dia pasti berada di suatu tempat sekarang."
"Oh!? Menyambungkan! Panggilannya tersambung, tapi ... Ehren tak kunjung mengangkatnya," seru Tyler.
"Teruslah buat panggilan," ujar Silver.
Di tengah-tengah diskusi dadakan yang membahas hilangnya Ehren, sebuah pengumuman diberitahukan ke seluruh penjuru istana negara. Ketiga pemuda di dalam ruangan menoleh ke arah pengeras suara.
Berita ramalan cuaca dan alam. Fenomena bulan merah akan berlangsung pada tanggal 12 Maret 2800. Kehadiran fenomena langka ini biasa ditandai dengan fenomena gerhana bulan selama 25 hari berturut-turut. Wilayah Galactika Serikat dan Galactika Selatan diketahui akan menjadi saksi fenomena ini.
Malam ini, tanggal 16 Februari 2800 diprediksi sebagai hari pertama gerhana bulan. Penduduk Galactika dimohon untuk mempersiapkan diri atas fenomena ini selama 25 hari ke depan.
"Fenomena apa itu?" tanya Kayel.
"Aku sempat dengar informasi ini dari Lucy. Katanya, fenomena bulan merah adalah fenomena alam langka yang terjadi empat tahun sekali," jawab Silver.
"Everard tidak pernah menyaksikannya, tuh?"
"Ya. Karena itu hanya bisa disaksikan di Galactika Serikat dan Galactika Selatan."
"Tapi ... fenomena itu tidak terlalu berpengaruh dalam misi kita, 'kan?" tanya Tyler.
"Kita masih belum tahu. Ingat bahwa misi selanjutnya adalah misi hijau? Misi pemusnahan, ravage? Jika harus menuruti aturan, misi itu akan berlangsung di Hutan Highwood, di negara bagian Galactika Selatan. Kita juga masih belum tahu apakah misinya akan berlangsung di siang hari atau malam hari."
KAMU SEDANG MEMBACA
EVERARD MISSION
FantasiPada tahun 2800, wilayah kekuasaan terakhir manusia terbagi menjadi lima klan utama untuk mempertahankan bumi mereka yang terjajah.
