"Chaa.. lihatlah, ini tidak seburuk yang kau pikirkan." Ucap Lay meyakinkan bahwa hasil tes pemeriksaan yang Kyungsoo berikan beberapa saat lalu memang tak ada masalah apapun sama sekali yang tak seharusnya pria itu khawatirkan sejak tadi.
Kyungsoo hanya bisa mendesah kasar sambil menyandarkan punggungnya pada sofa belakang guna menyamankan duduknya lalu menatap Lay kemudian.
"Arra." Jawabnya.
"Lalu? Kenapa kau justru terlihat tidak senang?" Tanya Lay merasa aneh.
"Karena aku seperti mengalami dejavu sekarang."
Lay pun seketika mengernyitkan keningnya tak mengerti. Dejavu? Dejavu apa yang Kyungsoo maksud?
"Maksudmu?"
Kyungsoo ingin mengatakan dan menjelaskannya pada Lay jika ia teringat Yena tapi entah mengapa bibirnya justru kelu dan kini memilih untuk bungkam tak ingin mengatakan apapun saat ini.
"Sudahlah lupakan. Kau ada waktu tidak malam ini?" Tanya Kyungsoo mengalihkan topik pembicaraan.
"Ani.. wae?"
"Kau mau menemaniku bertemu Hana?"
"Joha!" Jawab Lay cepat merasa senang.
~~~~~
"OPPA!!!" Teriak Eun hi sambil berlari menuju kamar kakaknya itu yang tertutup rapat lalu membukanya kasar kemudian menjadikan sang empu pemilik kamar jelas dibuat terlonjak terkejut saat itu juga.
BRAK!!!
"Kkamchagiya!!" Ucap Junhee yang langsung mengusap dadanya guna meredakan detak jantungnya yang seketika bekerja cepat karena ulah adiknya itu barusan, namun kemudian memaksa tersenyum mengembang guna menyambut sang adik tercinta seraya merentangkan tangannya.
Eun hi pun segera naik ke atas ranjang lalu memeluk kakaknya itu yang mana kini berakhir dalam pangkuannya kemudian.
"Apa Eun hi lupa pesan appa?" Tanya Junhee menatap adiknya itu gemas.
Gadis berambut ikal itu pun terkekeh lantaran merasa malu karena tahu benar apa yang kakaknya itu maksudkan. Memang ayahnya itu selalu mengatakan untuk tidak berlari-larian saat di lorong ataupun saat naik turun tangga, tapi lihatlah kenyataannya justru gadis imut itu mengabaikan pesan sang ayah dan memilih segera berlari ke arah kamar kakaknya guna menunjukkan sesuatu hingga melupakan fakta bahwa bisa saja ia terjatuh mungkin saat berlarian tadi jika tak berhati-hati.
"Mianhe oppa. Jangan beritahu appa, nde?" Mohon Eun hi seraya menatap Junhee, kakaknya itu dengan wajahnya yang imut berusaha untuk membuat Junhee luluh.
"Arraso." Jawab Junhee kemudian lantaran tak tega juga pada adiknya yang tengah menampakkan raut wajah sedihnya saat ini.
"Aa!! Gomawo oppa!!"
"Chaa.. sekarang katakan apa yang membuat Eun hi sampai berlari kemari, hem?" Tanya Junhee kembali membahas topik utama.
Eun hi pun membuka mulutnya kemudian dihadapan kakaknya itu yang mana Junhee sendiri seketika mengernyit tak paham, "kenapa? Apa ada sesuatu di dalam mulut Eun hi?"
"Ani!! Lihat baik-baik oppa." ucap Eun hi kesal.
Junhee pun kembali memfokuskan lagi kedua matanya guna mencari tahu apa yang sebenarnya adiknya itu maksud sampai pada akhirnya ia pun menemukannya dan benar saja saat itu juga kedua mata Junhee pun langsung terbelalak tak percaya dengan apa yang kini dilihatnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Romantic Spring (Sequel 'YOU') [ TAMAT ]
FanfictionLet's meet in the next life for my meaningful love.
![Romantic Spring (Sequel 'YOU') [ TAMAT ]](https://img.wattpad.com/cover/293259206-64-k259317.jpg)