22. Will not marry again

117 14 3
                                        

"Aku dan Somi sepakat untuk menyetujuinya." Ucap Sehun pada akhirnya dan Somi yang berada di sampingnya pun menganggukkan kepalanya mengiyakan apa yang suaminya itu katakan.

Baekhyun terdiam sesaat memandang arah sepasang suami istri di hadapannya ini bergantian tanpa ekspresi yang kemudian bangkit berdiri berjalan menuju meja kerjanya dan membungkuk sebentar guna membuka berkas miliknya yang mana mengambil sebuah map di sana lalu meletakkannya di hadapan Sehun dan Somi setelahnya.

"Kalian bisa membacanya dulu sebelum menandatanganinya." Ucap Baekhyun dengan tenang memberi waktu untuk keduanya.

"Kau tak menanyakan alasannya?" Tanya Somi yg mulai membuka suara.

Baekhyun memiringkan kepalanya tak mengerti, "tanya alasan tentang?"

"Ekhem! Maksudku kau tak ingin tahu mengapa kami pada akhirnya sepakat menyetujuinya setelah---"

"Ah---aku tidak tertarik. Lagipula itu urusan pribadi kalian bukan urusanku. Sejak awal aku sudah mengatakan, jika aku tidak memaksa. Aku melakukan tugasku karena memang Yena yang memintanya sebagai wasiat terakhirnya, terlepas apa kalian mau menerimanya atau tidak dan alasan lainnya, aku pikir itu urusan kalian---dan mungkin Yena memang sudah tahu alasannya." Kekeh Baekhyun menatap Sehun dan Somi dalam senyum bahagianya.





🍁🍁🍁🍁




Penerbangan Jeju menuju Seoul cukup lancar untuk seorang Byun Baekhyun yang memiliki jadwal pekerjaan yang teramat padat, terlebih di hari-hari sibuknya bekerja seperti sekarang.

Melakukan perjalanan cukup panjang dan tiba-tiba membuat Baekhyun memutar otak guna mengurus segalanya sebelum benar-benar pergi untuk meninggalkan jeju sejenak.

Flashback

"Kalian akan langsung pulang?" Tanya Baekhyun.

'"Aku harus kembali ke kantor setelah ini tapi aku mengantar Somi dulu pulang ke rumah.---waeyo?" Jawab Sehun.

Untuk sesaat Baekhyun mengulum bibirnya sejenak sebelum kembali berucap, "bisakah aku meminta bantuan pada kalian?"

"Bantuan apa" Tanya Somi.

"Bisakah kalian menjemput Eun ha dan Eun hi di sekolah? Junhee sedang ada acara di sekolahnya, jadi--"

"Astaga hyung. Kenapa kau meminta bantuan seperti kepada orang lain?--- katakan saja terus terang tak perlu berbelit-belit." Ucap Sehun menyela.

"Mian." Kekeh Baekhyun merasa tak enak.

"Kami akan menjemputnya, kau tak perlu khawatir." Jawab Somi seraya mengulas senyum mengembang.

Flashback off

Pemandangan kota Seoul adalah pemandangan yang selalu membuat Baekhyun terdiam sesaat untuk sekedar menata hati sebelum benar-benar menguatkan diri. Bukan tidak mau atau tidak suka tapi rasa kesedihannya selalu menjadi hal tersulit baginya setiap kali dirinya menginjakkan kaki di Seoul.

"Kenapa kau tidak mengatakan padaku jika kau mau datang kemari?" Tanya Chanyeol seraya meletakkan secangkir kopi hangat pada kawannya itu kemudian.

Baekhyun tersenyum, "aku hanya sebentar Chan. Lagipula Eun ha dan Eun hi sedang ku titipkan dengan Sehun dan Somi." Jawabnya.

Chanyeol yang mengerti pun hanya memilih mengangguk-anggukkan kepalanya dan menyeruput kopi miliknya pelan.

Butuh beberapa menit untuk keduanya saling bicara atau mungkin Chanyeol lah yang memilih menunggu Baekhyun untuk bicara. Karena pria Park itu sudah sangat menghafal akan kebiasaan Baekhyun sekalipun hanya menghela nafasnya yang pria itu lakukan.

Romantic Spring (Sequel 'YOU') [ TAMAT ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang