Chapter 15

441 109 29
                                        

Kala masih terdiam di depan motor yang sudah terparkir sementara Raesham sudah berjalan mendahuluinya. Raesham yang menyadari Kala tidak berjalan bersamanyapun langsung menoleh ke belakang.

"Ayo masuk Kal? Ngapain masih diem disitu?" tanya Raesham heran.

"Aku mau nanya-nanya dulu sama kamu Rae!"

"Harus sekarang banget memang?" tanya Raesham yang berdiri berjarak dengan Kala karena mereka sama-sama masih ada di tempatnya.

Kala menganggukkan kepala dan berhasil membuat Raesham mendengus tapi kemudian menghampiri Kala.

"Jadi nyonya Akala Drisana ini mau bertanya apa?"

Kala terdengar menghela napasnya. "Jadi kenapa kamu bisa jemput aku sekarang? Gimana kamu kenal sama Mas Vian sama Mbak Sheiza? Waktu mereka tunangan kamu datang juga? Terus kenapa tadi kamu nggak masuk ke Cafe nya Reina? Terus kenapa kamu juga nggak penasaran aku ngapain aja sama yang lain tanpa kamu di Cafe Reina?" Kata Kala penuh dengan rentetan pertanyaan.

Raesham terkekeh. "Buset bu Kala ini calon wartawan apa ya? Banyak bener pertanyaannya Bu Kala," ledek Raesham.

"Jawab Rae dih!"

"Dua pertanyaannya, deal?" tawar Raesham.

Kala sebenarnya tidak setuju tapi mau bagaimana lagi. "Oke dua deh, yang pertama kenapa kamu bisa jemput aku tadi? Dan kenapa kamu tadi nggak masuk ke dalem Cafe?"

Raesham tersenyum. "Oke untuk pertanyaan pertama karena aku kenal Mas Vian dan Mbak Sheiza dan kebetulan aku fitting juga nah Kak Aruna minta tolong aku jemput kamu karena Kak Aruna tau aku sama kamu saling kenal," jelas Raesham.

"Lalu yang kedua?"

"Aku tau aku nggak diundang ya daripada aku masuk kalian canggung ya mending di luar nunggu kamunya lagian aku di dalem apa di luar yang penting aku jalannya sama kamu," kata Raesham yang langsung tersenyum menggoda di akhir penjelasannya.

Kala memutar bola matanya karena dia berpikir bisa-bisanya Raesham menjawab dengan ekspresi seperti itu.

"Dah yok masuk?"

Kala mau tidak mau mengangguk.

***

LAPORAN UNTUK AKALA DRISANA
HASIL RAPAT HARI INI :

Masalah :

- Abian dan Anin sudah dipastikan berpacaran karena ada foto mereka cuma berdua dengan tatapan penuh cinta waktu di Jogja.

- Oliv dan Ghina sama-sama jatuh cinta pada Raesham karena ada beberapa kejadian yang masuk akal yang bisa memperkuat statement ini.

Solusi :

Besok sepulang Sekolah akan ada pembahasan bersama. Bisa jadi revisi perjanjian Perboba.

Sekian dan terima kasih.

"Abian dan Anin sudah dipastikan berpacaran kare-"

Menyadari Raesham ikut membaca chat dari Sadewa untuk Kala membuat Kala langsung menarik ponselnya.

"Dih Rae nggak sopan dih!" protes Kala.

Raesham terkekeh. "Ya abis aku penasaran liat kamu baca chat serius amat," cibir Raesham lagi.

"Yang kedua apa tuh? Kok tadi aku lihat ada nama akunya?" tanya Raesham curiga membuat Kala kebingungan sendiri.

Sudah dipastikan Perboba besok akan berkumpul dan membahasnya termasuk Raesham juga akan ikut hadir. Jadi untuk saat ini Kala lebih memilih agar Raesham taunya besok saja.

BelofteTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang