"Kok malem-malam nggak ada pelangi ya?" tanya Raesham sambil menatap keluar tenda yang disediakan Cafe berkonsep panoramic coffee place ini.
Kala tersenyum. "Kenapa? Kamu ketagihan liat pelangi bareng aku?" goda Kala.
Raesham langsung terkekeh kemudian fokus pada Kala.
"Jadi tiga tahun kemarin ngapain aja?"
Kala menatap Raesham dengan matanya yang menyipit lalu menyeringai. "Bukannya kebalik ya? Kamu yang ngapain aja tiga tahun kemarin?"
"Aku? Rinduin kamu," sahut Raesham sambil tersenyum sementara Kala berdecih.
"Ternyata setelah tiga tahun Raesham kita jadi tipe orang yang suka menggombal ya?" cibir Kala.
"Jadi apa itu sebuah pujian atau bukan?"
"Tergantung untuk siapa aja perubahannya?"
"Kalau cuma untuk kamu?" balas Raesham sambil tersenyum menatap Kala yang ikut tersenyum.
"Kalau cuma untuk aku ya boleh lah aku bayarin makanan kita malam ini," sahut Kala yang langsung di jawab dengusan Raesham.
"Ya iyalah kan perjanjiannya kamu yang traktir aku Kal..."
Kala langsung tertawa kecil karena berhasil menggoda Raesham.
"Jadi tiga tahun ini... Kamu udah pacaran sama siapa aja?" tanya Raesham mendadak membuat Kala sedikit terkejut.
Kala lalu tersenyum jahil. "Kemarin sore sih aku baru putus sama Jo In Sung oppa," sahut Kala menyebut nama aktor favorit nya.
Raesham berdecak. "Oh Sepertinya aku menjadi pelampiasan gadis yang baru putus cinta," kata Raesham dan berhasil membuat Kala terkekeh karena Raesham mendukung kehaluan Kala.
***
"Ini kali kedua kamu ke Apartemenku jadi anggap aja rumah sendiri," kata Raesham begitu mereka masuk ke dalam Apartemen mewah milik Raesham itu.
"Kalau anggap rumah sendiri kamu siniin dong surat kepemilikan Apartemen ini," kata Kala jahil.
"Ya nggak gitu juga kali Kal..." sanggah Raesham.
Kala tersenyum sambil mencebik Raesham.
"Mau minum apa?"
"Amer boleh nggak sih?" goda Kala lagi.
"Istighfar Kalaaa," kata Raesham yang heran sendiri dengan jawaban random Kala sejak tadi. "Stok amerku lagi kosong, nanti kalau ada kamu kesini lagi aja," kata Raesham yang justru balas menggoda Kala.
"Astaghfirullah Raesham..."
"Kok kamu istighfar? Katanya kamu mau amer? Giliran aku tawarin balik kamu malah gitu?"
"Kan tadi kamu yang suruh 'istighfar Kalaaaa' gitu," kata Kala menjelaskan sementara Raesham hanya bisa terkekeh dibuatnya.
Raesham yang tadi terkekeh kini menatap Kala.
"Kal?"
"Hmm?" sahut Kala yang berusaha menenangkan debaran jantungnya karena tatapan dalam Raesham kali ini.
"Nikah sama aku aja yuk?"
"Hah?"
Kala terkejut mendengar ajakan Raesham.
"Aku ketawa terus kalau sama kamu. Jadi kalau kamu jadi istriku nanti aku awet muda karena ketawa terus," kata Raesham yang berhasil membuat Kala sedikit kesal.
"Iki kitiwi tiris kiliw simi kimi. Jidi kiliw kimo jidi istriki ninti iki iwit midi," cibir Kala. "Dih ngajak nikah sama pelawak aja sana Pak Esam."
KAMU SEDANG MEMBACA
Belofte
Ficção AdolescenteBelofte itu janji. Kita mungkin janji untuk tidak saling jatuh cinta, tapi kalau Tuhan janjinya ngasih kamu untuk aku gimana? _Jungri Lokal Version_
