"Udah datang"ujar mark tiba tiba dengan pakaian casualnya dan segera duduk di tengah tengah meja makan antara maudy dan justin
"Iyaa,nih tuan putri ngajak buru buru"ujar justin
"Ih kan aku mau liat oppa oppa korea terutama oppa taehyung bts"ujar desti antusias
"Iya benar,aku dengar mereka akan konser lusa kita harus nonton"ujar maudy dengan semangat
"Apa gantengnya si mereka"tanya justin kesal
"Gantengan juga gue"ujar justin kembali so cool
"Dia keren,dia ganteng,dia mapan,dia cool,dia putih pokonya sempurna deh"ujar desti memebayangkan sosok BTS
"Dan satu lagi dia itu multitalenta banget "ujar maudy menimpali ucapan desti
"Apa kurangnya aku,semua itu ada di diri aku"ujar mark mengpoutkan bibirnya
"Iya tuh bener laki lu udah sempurna begitu"ujar justin
"Beda,kalo BTS kan cuma sekedar menganggumi dan kalo mark ya di cintai"ujar maudy menggombal mencium pipi mark sekilas.
Mark pun membalas ciuman maudy tapi bukan di pipi melainkan di bibir,.membuat desti dan justin terperangah melihat aksi kedua insan di hadapannya itu
"Tolong ini sedang makan bukan nonton acara bioskop scane ciuman"sindir desti membuat mark dan maudy menghentikan aksi ciuman tersebut
"Sorry"uhar maudy malu malu
Saat tengah makan bersama tiba tiba maudy merasakan mual dan pusing ,dengan cepat ia pun segera pergi menuju toilet dan memuntahkan semua isi dalam perutnya
Mark yang melihatnya pun panik begitupun desti dan justin yang ikut panik,mark Pun segera menghampiri maudy dan membantu menepuk leher belakang maudy
"Kamu kenapa "tanya mark dengan panik
"Gatau sejak bangun tadi kepala aku Pusing perut juga mual banget"ujar maudy dengan wajah yang pucat
"Udah?"tanya mark
"Maudy are you okey"tanya desti menghampiri maudy
"I'm okey"ujar maudy dengan lesu
"Sepertinya maudy masuk angin,kita kedokter aja"ujar justin
"Iya,ayo sayang kita kedokter"ujar mark memegang pundak maudy karena melihat maudy yang begitu lemas
Tiba tiba maudy pun ambruk ke dalam pelukan mark dan tak sadarkan diri,dengan cepat mark memapahnya dan membawanya menuju rumah sakit dan diikuti oleh justin dan desti tidak lupa desti membantu membawa tas milik maudy
"Des,tolong bawa tas maudy semua uang gue ada disana"teriak mark dengan panik berlarian
"Iya udah ko"ujar desti mengejar mark dan juga justin
"Atau jangan jangan maudy hamil?"batin desti saat berada di dalam mobil
"Sayang bangun hey maudy jangan bikin aku panik sayang"ujar mark menepuk pelan pipi maudy dengan lembut
.
.
.
.
.
.
Tak lama kemudian mereka pun sampai di rumah sakit yang tak jauh dari hotel penginapan mereka.mark pun segera membawa maudy menuju brankar yang tersedia untuk pasien.
"joh-a, neohuideul-eun uliga geugeos-eul hwag-inhal su issdolog ap-eseo gidalisibsio"ujar salah satu perawat di rumah sakit tersebut.
(Baiklah,kalian tunggu di depan biar kami yang memeriksanya)
"Arraseo"ujar desti mengangguk
Mark pun terus mundar Mandir panik karena sejak tadi dokter tidak kunjung keluar,begitupun desti yang begitu panik dengan terus menatao pintu ruangan tersebut
KAMU SEDANG MEMBACA
falling in love with devil CEO
Roman d'amourMaudy celine carolitta merupakan gadis berusia 21 tahun yang memiliki sifat baik,ceria,pendiam,pekerja keras,dan penyayang.ia merupakan putri satu satunya dari keluarga yang miskin,ibunya yang merupakan hanya seorang pembantu dan ayahnya yang hanya...
