Jangan lupa like vote dan koment ya every all🥰🥰🥰
.
.
.
.
.
Keluarga Stanford pun menunggu papih nya datang bersama ayah maudy dan juga justin untuk segera memakamkan kia dan juga pak reno,clara dan juga maudy yang terus menangis ternyata kabar meninggal pak reno dan kia terdengar hingga di kuping irene dan alvin mereka pun datang berbela sungkawa namun dibalik itu mereka bahagia bahwa keuntungan berpihak di tangan mereka.
"Hai semua"ujar irene datang dengan wajah tersenyum berseri
Clara pun menoleh dan menghampiri irene dengan amarah di wajahnya
"Mau ngapain kamu kesini"tanya clara dengan emosi dan air mata yang tercampur
"Eits,aku kesini dengan niat baik loh aku kesini untuk bela sungkawa "ujar irene dengan senyum sinisnya
"Puas kamu,puas kamu lihat keluarga saya hancur"teriak clara emosi memukul irene
Irene pun menghindar dan kevin segera membawa clara menjauh ,maudy pun merasakan sakit dibagian bawah perutnya bukan ingin melahirkan namun ia merasakan sakit karena sakit yang dia deritanya
"Aku dengar maudy juga sakit,aduh kasian ya sabar ya maudy"ujar irene dengan nada mengejek menatap maudy yang hanya menatapnya,mark pun berjalan menghampiri irene
"Lo ga ngaca,lo juga sakit cuma bedanya lo sakit jiwa"sarkas mark membuat semua tertawa
"Mark kan maudy sakit dan sebentar lagi akan mati jadi sebaiknya kamu sama aku sama anak kita"ujar irene mengelus perut buncitnya
Mark pun tersenyum sinis,saat irene ingin memeluk mark maudy pun menghampiri mereka dengan langkah yang ia paksa
"Jangan pernah kau sentuh suamiku"sarkas maudy
"Ups wanita penyakitan sedang berbicara"ujar irene tertawa
"Jaga ucapan mu"ujar clara berteriak
"Udah deh kalian cewe cewe sakit ga ush banyak om..."ujar irene terpotong
PLAK....(suara temparan)
"Mulut laknat lo emang bener bener ga bisa di jaga ya, j*l*ng kaya lo ga cocok di rumah ini ,lagian buat apa lo ngelayat klo lo pakaian lo kaya gini "teriak desti yang tiba tiba datang dengan amarah yang memuncak
Bukan keluarga standford tidak ingin membela diri pada saat di hina mereka hanya malas meladeni wanita seperti itu bahkan untuk menoleh saja pun sudah sangat malas dikarenakan mereka tidak ingin ada keributan disini sedang dalam keadaan berduka
"Beraninya"ujar irene kembali terpotong
PLAK.... ( suara tamparan)
"Sebagai balasan dari semua penghinaan lo untuk keluarga stanford"teriak desti
PLAK....(suara tamparan)
"Sebagai balasan dari perbuatan lo yang berusaha ngehancurin rumah tangga orang" teriak desti kembali
PLAK...(suara tamparan yang lebih nyaring)
"Dan ini balasan dari penghinaan lo terhadap sahabat gue maudy,gue bilangin sama lo ya jangan karena lo merasa diri lo hebat lo bisa semena menanya disini"teriak desti
"Oh jadi maudy ada bodyguardnya ceritanya gitu"ujar irene tertawa
"Klo punya kaca dipake buat ngaca bukan buat pajangan pas lagi goyang di kasur"ujar maudy menohok membuat irene diam
"Lo nyari musuh itu salah orang"ujar maudy kembali menghampiri irene
"Dengan lo gini lo udh bgasih tau ke semua orang hati busuk lo,ternyata bener kata ka clara lo bukan cuma busuk di luar tapi di dalam juga udh busuk "sarkas maudy membuat semua orang diam karena ini bentuk pertama kali maudy berkata sekasar itu
Maudy yang emosi pun mencengkram dagu irene dengan sangat keras dan berbicara di hadapannya
"Lonte kaya lo ga cocok di rumah ini,sekarang juga lo pergi atau gue yang akan tarik lo sendiri buat keluar dari sini"ujar maudy berteriak di akhir kalimat dan mendorong dengan sangat keras dagu irene sehingga membuat irene sempat kaget
"PERGI"teriak maudy menggema diseluruh ruangan
Irene pun dengan cepat bangkit dan meninggaljan rumah tersebut,maudy yang tak kuasa menahan tangisnya kembali pun segera menitikkan air mata di pelukan mark
.
.
.
.
Tak lama papih pun datang dengan derai air mata saat melihat cucu pertamanya meninggal
"Kia,ini grandpa ayo bangun sayang,kita jalan ayo ke pantai yang sesuai dengan kemauan kia"uhar papih memeluk tubuh kaku kia
"Kia sayang ini grandpa"ujar papih
Maudy yang melihat peti berisi ayahnya pun segera menghampiri nya dan mark mengikutinya ,sesampai didepan jasadnya maudy pun terduduk dengan lemas di dampingi oleh mark dan juga desti
"Ayah"teriak maudy
"Ayah kenapa secepat ini,kenapa ayah ga tunggu maudy yah,ayah kenapa pergi duluan ga bareng maudy ga nungguin maudy"isak maudy
"Jangan bicara seperti itu sayang"ujar mark
"Kita banyak berdoa untuk ayah"ujar desti menangis
"Ayah lihatlah cucu mu sudah tumbuh besar di perutku apa kau tidak ingin melihatnya"ujar maudy menangis
"Sayang maafin papih"ujar paoih menghampiri maudy dan memeluk maudy
"Papih"ujar maudy menangis di pelukan mertua lelakinya
"Kita perbanyak berdoa sayang"ujar mamih menahan isak tangis nya
.
.
.
.
.
.
.
.
"Ikhlaskan jalan terbaik anak anak mamih"ujar mamih membelai rambut maudy dan juga clara
Maudy pun menangis sejadi jadinya melihat jasad ayahnya yang begitu sangat kurus dan pucat
"Ayah tunggu maudy ya"ujar maudy tanpa sadar
"Ayah tunggu maudy disana ,kita akan bareng bareng disana sama ibu,maudy sayang ayah"ujar maudy menangis
"Sayang jangan bicara seperti itu"ujar mark yang mendengarnya mark takut bahwa itu menjadi kenyataan maudy akan meninggaljan mark untuk selama lamanya
.
.
.
Clara yang juga terus menangis melihat jasad putrinya yang begitu ia cintai
"Nak,anak mamah cantik banget sayang,sayang kenapa kamu begitu cepat meninggalkan mamah nak,mamah belum puas memeluk kamu,mamah belum puas melihat senyum indah kamu,mendengar suara kamu mendengar tangis kamu,nak mamah belum melihat kamu tumbuh besar ,bukankah kamu bilang kamu ingin tunbuh dewasa menajdi wanita cantik seperti aunty maudy kenapa kamu malah pergi sayang"tutur clara begitu tersak
"Nak bahagia disana papah akan terus mendoakan kamu sayang"ujar kevin menitikkan air mata
"Cucu grandma,tenang disana ya maafin grandma belum bisa menjadi grandma yang baik untuk kia"ujar mamih menangis
"Sayang grandpa minta maaf belum bisa mengabulkan permintaan kia yang meminta grandpa untuk ajak kia melihat pantai ya sayang maafin grand pa"ujar papih
"Kia ,maafin uncle sering buat kia kesal,bahagia disana ya sayang uncle sayang kia"ujar mark
"Kia,kianya aunty bahagia disana ya maafin aunty ya sayang selama ini aunty belum jadi aunty yang baik,kia harus tenang disana ya ,nanti kita ketemu kembali kia kamu tenang ya sayang"ujar maudy menangis
Semua pun tak fokus dengan apa yang di bicarakan maudy dan hanya desti yang sadar ia pun menangis dan tak sanggup jika maudy benar benar akan meninggalkannya,desti terus menangis di pelukan justin membuat Justin ikut merasakan kesedihannya.
"Kasian mereka sebaiknya segera kita kubur saja ya sayang"ujar papih
Maudy pun berjalan dengan tatapan yang begitu kosong dan hanya memikirkan ayah dan juga keponakan nya
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung....
Huh gimana hari ini???
Jangan lupa vote koment and share ya guys ke semua Orang supaya semakin banyak yang baca😊
Jangan lupa follow ig ku heheh😍🥰
KAMU SEDANG MEMBACA
falling in love with devil CEO
RomanceMaudy celine carolitta merupakan gadis berusia 21 tahun yang memiliki sifat baik,ceria,pendiam,pekerja keras,dan penyayang.ia merupakan putri satu satunya dari keluarga yang miskin,ibunya yang merupakan hanya seorang pembantu dan ayahnya yang hanya...
