Chapter 2 : Bertemu Kedua Kalinya

823 97 22
                                        

"Dih ... gua mau kenalan juga kali," balas Akbar.

"Akbar, gila lu ya, lu tuh cowo, please deh ngalah."

"Ya ampun Naya, emang apa bedanya sih cewek sama cowok?" tanya Akbar dengan heran.

"Dah ah, males gua ngomong sama lu," kesal Naya sambil menjulurkan lidahnya ke Akbar dengan wajah yang kesal.

"Kenalin nama gua ...."

"Hai ... ke kantin yuk."

Terdengar suara perempuan yang berada di depan kelas. Mereka yang di belakang pun lalu mengalihkan pandangannya ke depan.

"Eh ada anak baru, ketemu lagi kita,"

"Lu kenal Kei?" tanya Naya.

"Yaelah Nay tadi gua ketemu di lapangan," balas Keisha.

Naya dan Keisha adalah teman dari kecil. Jadi bisa dibilang mereka adalah sahabat. Hanya saja kelas mereka berbeda. Naya kelas anak MIPA 1 sedangkan Keisha anak MIPA 2.

"Yuk kantin, laper," ajak Keisha.

"Gak mau kenalan dulu nih sama anak baru?" tanya Naya.

"Oh iya, kenalin nama gua Keisha Yunia Putri. Biasa di panggil Kei atau engga ya Keisha," sambil menyodorkan tangannya ke Fiora.

"Gua Fiora Latasha Quenza, panggil aja Fiora," balas Fiora sambil membalas tangan Keisha.

"Eh gua Naya," sambil juga menyodorkan tangannya.

"Fiora," balasnya sambil membalas sodoran tangan Naya.

"Eh gua ...."

"Udah lu gausah ngomong," sela Naya. "Ayok Fiora kita ke kantin."

Fiora yang tidak ada pilihan lain hanya mengikuti langkah kaki Naya dan Keisha yang sudah duluan jalan.

"Gua pergi dulu ya," pamit Fiora sambil tersenyum tipis ke Akbar.

Akbar hanya membalasnya dengan anggukan kecil.
"Gila cantik banget anak orang, kayaknya dia deh bidadari yang gua minta tadi malem," batin Akbar sambil memperhatikan Fiora dari jauh yang perlahan-lahan menghilang.

.⋆。⋆☂˚。⋆。˚☽˚。⋆.

"Sini Fi," ajak Naya sambil meraih tangan Fiora untuk mengajaknya berjalan di posisi dengan dia di tengah-tengah antara Naya dan Keisha.

"Karna lu anak baru kita bakal temenin lu," ucap Keisha sambil tersenyum ke arah Fiora. "Yakan Nay."

"Yes you right," sambil menunjukkan jari telunjuknya dan tertawa kecil.

Fiora hanya membalasnya dengan tersenyum tipis. Ia masih bungkam dengan mereka.

"Eh jam sekarang pasti anak-anak geng pada muncul deh."

"Ya iyalah muncul kan dia masih idup, dia kan juga pasti laper."

"Oh iya Fiora lu harus kenal sama geng yang terkenal karena dia itu gila sih kece badai."

"Emang iya ada?" tanya Fiora.

"Ada dong, lu wajib tau. Di sekolah ini tuh banyak geng-gengan gitu," balas Naya.

"Iya, berbagai macam-macam kayak apa ya, intinya yah banyak lah," sambung Keisha.

Fiora hanya mengangguk-anggukkan kepalanya sambil melihat sekelilingnya.

"Beda banget sama di Bandung nih sekolah," batinnya.

"Eh kita duduk situ aja," ucap Naya sambil menunjukkan tempat duduk yang hanya tersisa satu.

FIORAVINDRATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang