Jangan lupa vote dan komen!
Bantu promosiin cerita ini di tiktok, ig sama twitter kalian ya!
pake hastag #perfect girla
Selamat membaca
*****
"ngeliat lo terluka bikin gue hampir gila rasanya, rasa khawatir dan takut kehilangan bikin gue mau hancurin apa yang ada!"
-Ryan alfino
*****
Xiela akan pergi ke sekolah karna sudah merasa sehat.
Xiela menuruni anak tangga, sampai di meja makan, xiela tak melihat mama nya, padahal xiela punya harapan akan sarapan bersama.
"Non cari nyonya ya?" tanya bi mirna yang datang menghampiri xiela.
Xiela mengangguk, "udah pergi kerja ya bi?"
Bi mirna tersenyum, "nyonya di dapur lagi masakin makanan kesukaan non xiela. Bibi disuruh nyonya nyuruh Non duduk dan nunggu masakan nyonya selesai"
Xiela tersenyum senang, matanya berbinar, "beneran bi?"
"Iya Non duduk aja dulu"
Xiela menurut, langsung mendudukkan dirinya di kursi.
Tak lama, diana datang dengan membawa nasi goreng cumi kesukaan xiela.
"Dimakan sayang, ini nasi goreng cumi kesukaan kamu" diana meletakkan nasi goreng dimeja.
"Makasih maa"
Dengan tak sabaran xiela langsung menuangkan nasi goreng masakan diana ke piringnya, lalu melahap nya dengan rakus.
Bi mirna dan diana yang melihat itu tertawa kecil, "pelan pelan makan nya sayang"
"Enwakk banett ma" ujar xiela sembari mengunyah.
"Telan dulu makanan nya baru bicara sayang" peringat diana.
Xiela menelan nasi goreng yang ada di mulut nya, lalu menyengir. "Enak banget ma, xiela suka masakan mama"
Diana tersenyum senang melihat putrinya juga senang, "makan yang banyak kalo enak"
Xiela mengangguk dan memakan nasi goreng buatan diana dengan lahap.
Ini pertama kali xiela di masakan oleh mama nya, apa salah jika dia excited? xiela tidak menyangka kebahagiaan luar biasa seperti ini hadir untuk nya.
"Semoga mama akan terus bersikap hangat seperti ini"
******
"Teman xiela kan?" tanya gabriel yang menghadang langkah kaki ara.
"Iya, kenapa?"
"Xiela masuk hari ini?"
"Iya, tapi dia belum datang mungkin bentar lagi"
"Oke, kalo gitu gue ke kelas dulu, bye ra" gabriel pergi dengan melambaikan tangan.
Ara ingin membalas lambaian gabriel, tapi tangan nya malah ditahan dan langsung di genggam seseorang.
"Eh" ara terkejut mendapati aldi yang menggenggam tangannya.
"Ga boleh lambai lambai tangan sama cowo lain! Sama gue aja bolehnya" aldi melotot dengan bibir manyun.
"Sudbjwneudj gemesin banget" batin ara berteriak.
"Posesif" cibir ara berusaha tetap stay cool, walaupun tangannya tak tahan ingin mencubit pipi aldi karena tingkah gemas pria itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Perfect Girls
Teen Fictionini bercerita tentang cewe bernama Xiela Xananta Gabriella, cewe yang terlihat sempurna dan selalu bahagia, keluarga harmonis, banyak yang suka, pintar, kaya dan cantik. itu pandangan orang tentang dia, tapi siapa sangka gadis yang katanya bahagia...
