HAII IM BACK
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR YA
AKU AKAN SELESAIKAN CERITA INI KARENA DALAM MOOD NULIS YANG BAGUS
SELAMAT MEMBACA!!
******
Cemburu itu bagian dari rasa, ada yang pintar menyembunyikan dan ada yang pintar menunjukan.
******
Xiela berlari ke kelas dengan tergesa-gesa karena terlambat selama 15 menit, pelukan dengan Ryan tadi bener bener nyaman sehingga membuatnya lupa waktu.
Saat sampai di depan kelas xiela mengatur nafas nya, lalu mengetuk pintu, membuat perhatian guru dan siswa di kelas tertuju kepadanya
"Izin buk, saya telat tadi sakit perut di toilet" xiela berujar dengan tenang
"Silahkan duduk di tempat kamu xiela" ujar buk santi seraya tersenyum
"terimakasih buk" setelah mengucapkan terimakasih xiela jalan ke bangku nya dan duduk, ternyata ada ara, xiela kira ara masih di uks.
"lo udah sembuh ra" ujar xiela pelan
"Seperti yang lo liat" jawab ara singkat
Xiela memperhatikan ara yang terlihat sudah jauh lebih baik lalu tersenyum, "gue kangen deh main sama lo, lo ga kangen gitu? minimal dengarin penjelasan gue ra"
ara hanya diam tidak menjawab, sibuk menulis, pura pura tindak mendengarkan.
xiela menghela nafas pelan, dan kembali fokus ke papan tulis
******
Prittttt
Bola dilemparkan tinggi, dan kedua pemuda tampan lompat memperebutkan bola.
Salah satu berhasil mengambil bola dan mendrible nya, satu nya menghalangi lawan nya untuk mengoper.
"Lo ga bakal menang lawan gue" Ujar Gabriel sambil mendrible bola basket
"Oh ya? sayang nya kalah ga pernah ada di kamus gue" ujar Ryan sombong, lalu dengan cepat merebut bola di tangan Gabriel. mendrible bola melempar ke aldi, lalu aldi lemparkan lagi ke Ryan, dan dari jarak lumayan jauh, Ryan menshoot bola basket ke ring dan
Prittttt
Masuk! Threpoint untuk tim Ryan.
Pertandingan berlanjut sengit, hingga point tim Ryan 47- dan Gabriel 46 di sisa waktu 2 menit siapapun yang akan memasukkan bola tentu akan menjadi pemenangnya.
Bola ada di tangan Gabriel dan dari jarak lumayan jauh Gabriel menshoot bola ke ring
"Plis jangan masuk yaallah" Ryan berdoa dalam hati
Dan Yap! bola nya hampir masuk tapi ga masuk, sehingga itu membuat pendukung gabriel bersorak kecewa, dan pendukung Ryan bersorak senang.
Melihat kesempatan itu, aldi segera mengambil bola dari tim lawan, mengoper ke teman nya yang bernama banu.
"Yan menangin! " teriak banu sambil melempar bola ke arah Ryan
Ryan langsung menerima bola dan mendrible nya sambil menghindari lawan, dari arah kanan lumayan jauh Ryan menshoot bola.
Gabriel harap harap cemas, berharap bola itu ga masuk.
Bola tersebut berputar di ring, dan masuk! Sorakan heboh dari pendukung bergema!
tim Gabriel mendesah kecewa dan tim Ryan tertawa bahagia dan mengangkat angkat Ryan sebagai kapten dan pencetak skor terbanyak pada pertandingan kali ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
Perfect Girls
Ficção Adolescenteini bercerita tentang cewe bernama Xiela Xananta Gabriella, cewe yang terlihat sempurna dan selalu bahagia, keluarga harmonis, banyak yang suka, pintar, kaya dan cantik. itu pandangan orang tentang dia, tapi siapa sangka gadis yang katanya bahagia...
