29

13.2K 1.3K 35
                                        

Setelah Filip pergi, Dave bisa merasakan perubahan dari sikap Rei. Dia kadang melamun dan beberapa kali mengabaikan Dave.

Dave mencoba bertanya apa ada hal yang mengganjal di benak Rei tapi Rei selalu menjawab dia baik-baik saja.

Dave sempat berpikir untuk menyerah saja tapi dia teringat janjinya pada Filip terlebih Filip sudah mundur dari perjuangannya selama ini untuk mendapatkan hati Rei.

Pria alpha ini mencoba berpikir apa yang bisa membuat Rei senang hingga akhirnya sebuah ide terlintas di pikiran Dave tapi untuk mewujudkan itu semua Dave perlu uang dan lagi dia tidak mungkin meminta uang pada ayahnya jadi lah Dave mencari kerja sampingan.

Beberapa toko menolak untuk memperkerjakan Dave karena Dave masih di bawah umur dan berstatus siswa SMA tapi Dave tau mereka hanya takut Dave belum cukup dewasa untuk menjaga toko.

Dave berhenti di depan toko, dia menghela nafasnya berat.
"Ku mohon, ini toko terakhir .. ijinkan aku menyenangkan Rei" gumam Dave sebelum dia memutuskan masuk ke dalam toko tersebut.

Saat dia masuk, pemilik toko menyambutnya dengan senyuman. Dave meremas jaketnya lalu berdiri di hadapan pemilik toko.

"Maaf ibu, apakah toko ini memerlukan pegawai ?" Tanya Dave.

Wanita yang kira-kira berusia 50 tahunan ini mengelengkan kepalanya.
"Maaf dek, aku tidak terlalu memerlukan pegawai"

Dave terlihat kecewa.
"Ah, begitu.. terima kasih" Dave menunduk singkat.

Saat dia berniat pergi, wanita tua ini memanggil Dave.
"Hei nak, kemari" Dave segera melangkah kembali menemui wanita tua ini.

"Iya bu ?"

Wanita tua ini tersenyum ramah.
"Apa kamu seputus asa itu ? Tidak kah kamu mencoba bertanya ke toko lain ?"

Dave mengelengkan kepalanya.
"Semua menolak, alasannya aku masih SMA dan mereka takut mempercayakan toko pada anak muda" Jawab Dave.

Wanita tua ini menghela nafasnya berat.
"Aku pun berpikir demikian tapi kalau memang kamu benar-benar ingin bekerja maka tidak ada alasan untuk ku menolak"

"Benarkah ?!" Raut wajah Dave terlihat senang.

"Jujur saja aku sedikit kewalahan untuk menata barang dan menjadi kasir dari pagi hingga malam tapi ku pikir kamu pria yang kuat.. jadi mulai besok datang lah untuk shift malam setelah kamu pulang sekolah"

"Terima kasih banyak Bu! Terima kasih !" Dave terlihat sangat senang.

"Hm, tidak jadi masalah"

Besoknya Dave benar-benar datang, selama 5 bulan penuh Dave bekerja dan pulang tengah malam.

Ayah Dave bertanya kenapa Dave melakukan semua ini di saat keperluannya terpenuhi, Dave menjawab dia ingin mandiri tanpa meminta uang dari ayahnya untuk hal yang seharusnya tidak melibatkan orang tuanya.

Saat Rei berpapasan dengan Dave di sekolah, Dave hanya sesekali bicara dengan Rei dan selebihnya mereka hanya berkirim pesan singkat itu pun jarang di balas oleh Dave.

Rei mempertanyakan apa hubungan mereka, tapi Rei segera sadar dia dan Dave tidak pernah memperjelas ikatan di antara mereka terlebih Rei tidak pernah mengatakan dia menaruh rasa pada Dave.

Setelah Filip pergi pun Dave tidak pernah mengajak Rei pergi berdua bahkan selama 5 bulan Dave hanya pernah dua kali mencium Rei.

Sembari berbaring, Rei menatap langit-langit kamarnya.
"Apa karena Filip pergi jadi dia merasa tidak perlu memperjuangkan ku lagi ? Apa Dave merasa bosan tidak punya saingan ?" Gumam Rei dengan tatapan sedih.

.
.

Bersambung ...

Touch (TAMAT, Remake) (Omegaverse)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang