"Ah.. tunggu! Kita tidak bisa! Ah..!" Rei berusaha mendorong seseorang yang memiliki tubuh lebih besar darinya.
"Rei.." tapi alpha tersebut tak sedikit pun bergerak dari posisinya.
"Aah.. jangan menyentuh ku disitu!" Rei tidak bisa berkutik saat alpha yang ternyata Dave mengendong Rei masuk ke dalam gudang.
Bahkan ruangan yang Dave sebut gudang lebih tepat di sebut mini kamar karena ada cadangan kasur UKS disana yang masih terbungkus plastik juga ada kursi juga meja yang masih bagus dan ada beberapa pernak pernik sekolah yang tersusun rapi.
Di mata Rei, tempat ini lebih tepat di sebut kamar dari pada gudang. Dave mendorong Rei hingga dia tersungkur di atas kasur.
"Jangan!! Mm... !" Rei tidak bisa menahan feromon Dave yang terus menusuk penciumannya, bau yang hanya bisa mengugah hasrat seorang omega.
"Tunggu Dave.. kita tidak bisa.." Rei mencoba bangun dari posisi berbaringnya tapi Dave terus menahan Rei.
"Kenapa?" Dave berbisik pelan di telinga Rei. Tubuh Rei terasa semakin lemah, deru nafas Dave menyapu perpotongan lehernya.
"Ugh! Hentikan.." Rei terus mencoba mendorong Dave. Rei berusaha sadar karena feromon alpha seolah menjadi minuman beralkohol bagi seorang omega.
"Mmm... " Dave mengecup pelan leher Rei, tangannya terus bermain di bawah sana tanpa membuka celana Rei.
"Aahh..!! Tunggu! Jangan! Seragam ku bisa kotor!!" Rei menahan tangan Dave yang tak hentinya menekan daerah sensitifnya.
"Kamu tidak mau keluar ? Aku akan membantu mu" Dave tersenyum aneh yang membuat Rei bergidik takut.
"A-a-apa maksudnya dengan keluar ?!" Wajah Rei bersemu merah.
.
.
Bersambung...
KAMU SEDANG MEMBACA
Touch (TAMAT, Remake) (Omegaverse)
RandomKehidupan normal Rei berubah saat hasil tesnya mengatakan bahwa dirinya seorang omega. Kehidupan normal yang sudah musnah di perparah dengan Rei yang harus menghadapi 2 alpha yang sedang birahi padanya.
