Jangan lupa untuk share cerita Vivian ke teman-teman kalian atau sosmed ya 💓
Saya akan berterimakasih banget jika kalian mau mengembangkan cerita Vivian agar dikenal banyak orang.
Dilarang salah lapak/ menyebutkan karakter tokoh cerita lain di cerita Vivian!!!
Akun sosmed :
IG : @icha_a.a
Tiktok : ichasthetic
Happy Reading 💕
___________________
Vivian kini berada disebuah aula. Mereka, peserta MPLS tengah mendengarkan sang ketua OSIS berbicara di depan.
Dia, Morgan---ketua OSIS sekaligus murid paling disegani di SMA GRAHAM setelah Gray, anak dari pemilik sekolah.
Tampaknya ada beberapa murid yang sesekali mencuri-curi pandang kearah Vivian, begitu juga para anggota OSIS, karena kecantikan gadis itu. Apalagi kulit Vivian yang memiliki warna kulit seputih susu.
Dimana putihnya itu beda dari putih pada umumnya bagi orang Indonesia.
Vivian memiliki visual yang unreal. Seperti tak nyata. Itu sebabnya, orang-orang akan takjub melihatnya. Bahkan mungkin jatuh cinta pada pandangan pertama.
Bahkan sekelas Marco langsung terpikat oleh Vivian.
Belum lagi saat mendengar suara Vivian. Gadis itu memiliki daya pikat yang begitu kuat. Cantiknya tak bosan-bosan dilihat. Dikategorikan hampir mendekati sempurna. Namun tentunya Vivian memiliki kekurangan.
Tak pernah merasakan kasih sayang dari seorang Ibu sejak bayi.
Dan Vivian menderita gangguan makan, dimana gangguan makan ini ditandai dengan kecenderungan untuk memuntahkan kembali makanan yang telah dimakannya. Sehingga berbahaya dan berpotensi mengancam nyawa.
Penyakit ini berbahaya karena efeknya memicu kelelahan dan kelemahan pada gerak pencernaan. Kebiasaan muntah secara terus-terusan membuat mulut terkena cairan asam dari lambung, yang kemudian menyebabkan masalah gigi dan mulut. Selanjutnya kondisi ini akan menimbulkan gigi rusak, gigi sensitif, dan penyakit gusi.
Itu sebabnya Vivian sangat menjaga pola makannya dan cara berpikirnya tentang makanan. Ia juga secara perlahan meningkatkan berat badannya.
"Jadi, kalian harus meminta tanda tangan dari Kakak kelas sebanyak dua puluh dalam waktu tiga puluh menit. Jika gagal, maka akan mendapat hukuman," titah Morgan. Ia menjeda sejenak, memperhatikan sekitarnya yang tampak berbisik-bisik. Fokusnya kerap kali tertuju kearah Vivian, namun berusaha bersikap biasa. Bahkan ia mendengar para anggotanya yang tengah membicarakan gadis itu.
Ya, Vivian menjadi trending topic di SMA GRAHAM. Apalagi tadi pagi, Vivian sempat berinteraksi dengan Gray.
"Mungkin kalau ada yang kurang jelas, bisa ditanyakan."
Merasa semuanya sudah paham, Morgan kembali menyerukan pada peserta MPLS untuk segera meminta tanda tangan para Kakak kelas.
Kini para murid yang masih mengenakan seragam putih biru itu berhamburan keluar, memencar untuk memenuhi perintah Morgan.
KAMU SEDANG MEMBACA
VIVIAN (END)
Roman pour AdolescentsVivian Maureen Bakhtiar atau kerap dipanggil Vivian, gadis cantik jelita berusia 15 tahun. Vivian adalah seorang dancer yang berkecimpung dalam genre contemporary dance, dimana tariannya dapat menghipnotis siapa saja yang melihatnya. Tariannya, keca...
