Hari ini tepat jam sembilan pagi Zulian bersama Yuna sampai terlambat karena Zulian yang ketiduran sampai telat bangun subuh.
Segera mereka berdua menuju restoran laut yang telah di kasih tau lokasi nya oleh Aluna.
Sampai di sana Zulian merasa kecewa dan marah setelah mendengar Yuji yang lagi-lagi sibuk dengan kerjaan yang sebenarnya tidak perlu.
"Bunda telpon ayah aku mau ngomong." tegas Zulian.
Mina yang tahu anak nya sedang marah menuruti mau nya lalu Zulian meminta sang ayah untuk datang tidak peduli apapun yang terjadi.
Yuji yang tahu Zulian adalah anak yang menyeramkan segera mengiyakan permintaan nya dan tak lama dia sampai lalu ikut makan bersama.
"Ayah, jangan banyak kerja mulu ayah harus jaga bunda bentar lagi mau lahir loh dedek nya." tegur Aluna.
"Hehehe maaf nak, ayah kira kerjaan nya berat eh malah enteng yaudah ayah terusin aja." jawab Yuji.
"Ayah kalo yah ringan-ringan kasih ke sekretaris kita aja, ayah temenin bunda ok?" sahut Mina.
Keharmonisan mereka terlihat oleh seluruh pengunjung disana dan salah satu pengunjung yang daritadi mengintai mereka tertawa kecil.
Karena sebentar lagi bunda mereka akan melahirkan adik yang imut Zulian dan Yuna bersama Aluna pergi mencari hadiah untuk Mina.
Saat berduaan dengan suami nya Yuji sekali lagi ke perusahaan nya karena ada klien yang sebenarnya bisa di urus oleh sekretaris nya.
Mina awal nya tidak mengizinkan dia untuk pergi, karena Yuji yang memohon dan Mina yang kelewat baik Yuji akhirnya bisa pergi.
Dan menjadi kesalahan baginya karena di saat sekarang Rangga yang dari tadi menunggu Mina sendirian untuk menjalan kan rencananya.
"Hehehe halo ibu, wah ada dedek bayi nya ya." ucap Rangga ramah sambil mendekati Mina.
Mina yang memang sangat baik tersenyum dan membalas sapaan Rangga dan mengira dia adalah teman anak angkat nya.
Sampai pasukan dari SMA yang tidak terurus oleh murid dan guru yang hanya menjadi bahan bullyan murid disana.
SMA yang benar-benar berisikan para berandalan gila SMA Gagak Hitam.
Datang membuat kekacauan disana dan Rangga membakar restoran tersebut tapi dia tidak langsung menyakiti Mina, membiarkan dia kesakitan secara perlahan.
"Hihihihi ahahahahha selamat tinggal ibu."
Mina yang panik berusaha keluar namun ada anak kecil yang tertinggal di dalan restoran yang terbakar dengan jiwa keibuan dia melindungi anak tersebut.
Sampai Zulian bersama dua cewek kembali namun terkejut melihat restoran yang hangus terbakar.
Dengan cepat dia mencari ibu nya yang ternyata telah di larikan kerumah sakit, segeralah mereka menuju rumah sakit yang di maksud.
Melihat kondisi Mina yang cukup memprihatinkan untung saja kandungan nya masih bisa selamat dari musibah tadi.
Tangisan Zulian terdengar sangat menyedihkan dan itu adalah tangisan paling menyedihkan untuk nya, sosok ibu yang sangat di idamkan Zulian saat dia kecil dulu.
Yuji yang baru sampai segera bertanya apa yang terjadi, Zulian yang marah memaki ayah nya.
Namun Yuji juga memarahi anak angkat nya dan mengeluarkan kata yang seharusnya tidak dia ucapkan.
"Kamu cuma anak angkat jangan bertingkah layak nya anak kandung ku!"
Zulian yang kecewa dengan wajah datar meninggalkan mereka di ikuti dengan Yuna, Aluna yang melihat ayah nya merasa kecewa.
Yuji tersadar apa yang telah dia perbuat lalu merenung sambil memegang tangan istri nya.
"Rangga?!, ya pasti dia yang berani melukai bunda gua bunuh lu anak sialan" gumam Zulian.
Rangga yang mendengar berita kebakaran di sebuah restoran tertawa jahat karena rencana nya berjalan dengan baik.
"Nah Eden mari jalankan rencana bombardir Permata lu itu." perintah Rangga pada lima aliansi gengster.
KAMU SEDANG MEMBACA
WEAK SCHOOL II (END)
Actionmelanjutkan kisah awal kini Zulian dkk harus berhadapan dengan Si Gila yang berada di peringkat ke empat aliansi Red Eclipse Namun di sisi lain dia juga harus menyelesaikan misi nya bersama seorang rekan baru untuk membentuk sekutu.
