Chapter 57 : Kekacauan 2

14 7 0
                                        

Empat hari berlalu dan kini Zulian datang ke rumah besar ayah angkat nya untuk meminta maaf.

Yuji pun demikian merasa menjadi ayah dan suami yang tidak baik untuk istri dan anaknya.

"Ayah mulai hari ini jaga bunda di rumah aja karena di luar masih belum aman, aku harus beri pelajaran satu orang soal nya." ucap Zulian.

"Nak, maafin ayah sekali lagi ya udah bilang yang enggak-enggak sama kamu."

Zulian tersenyum lalu bersama Yuji menuju kamar Mina yang masih beristirahat karena kondisi nya yang belum sepenuhnya sembuh.

"Bunda maaf aku gak ada pas waktu itu, maaf." ujar Zulian yang bergelinang air mata.

"Gakpapa kok bukan salah Ijul atau salah ayah kok yang penting dedek nya selamat ya dek ya." ucap lembut Mina sambil mengusap perut nya.

Membuat tangis Zulian pecah lalu memeluk sang bunda lalu tertidur pulas."wah anak bunda tidur ya, ayah tolong pindahin Zulian di samping bunda dong bunda mau kelonin dia."

Yuji menuruti kemauan istri nya lalu Mina yang sekarang mengelus Zulian sambil mencium kening nya menatap suaminya."ayah jangan merasa bersalah lagi ya, bunda udah maafin ayah kok."

Yuji akhirnya menangis lalu memeluk sang istri namun tidak tertidur karena dia masih harus bekerja.

"Hmm hmmm anak bunda yang ganteng Ijul, anak baik ya~~~~" senandung Mina yang membuat Zulian memeluk nya.

Tiga jam berlalu dan Zulian bangun dari tidur nya mendapati dirinya di keloni Mina, pesan dari Marian masuk ke ponsel Zulian dan dia harus pergi untuk misi dia bersama Marian.

Sekarang hari dimana mereka menjalankan rencana bombardir Permata di mulai dengan banyak pasukan aliansi gengster ditambah pasukan SMA Gagak Hitam.

Mereka membawa bom molotov dan beberapa senjata tumpul."kita berpencar sekarang lalu hancurkan semua nya." perintah Sanca.

Mereka kemudian berpencar ke titik yang telah di tentukan, di lain tempat Fathan bersama teman-teman nya juga ada SMA Bunga dan SMA Singa Putih.

SMA Garuda dan SMA Putri Malu mereka sedang merayakan pesta bergabung nya dua SMA ke dalam aliansi mereka.

Saat seru-serunya terdengar suara ledakan dari berbagai arah dan teriakan orang-orang membuat mereka keluar dari sebuah cafe.

Melihat para berandalan yang mengacau mereka segera melawan dan nampak beberapa bangunan dan properti yang hancur.

"Bangsat, mereka semua siapa main ngerusuh di sini." ucap Santo.

Dengan cepat mereka semua menghajar para berandalan lalu terdengar juga ledakan di berbagai daerah lantas masing-masing SMA memanggil pasukan masing-masing.

Mereka berpencar SMA Permata di titik mereka pertama melihat Kekacauan SMA Singa Putih ke Utara, SMA Bunga ke timur, SMA Garuda ke selatan dan SMA Putri Malu ke barat.

"Hei mereka ini bukan dari SMA Gagak Hitam kan." ucap Ridwan.

"Gue gak tau apa yang terjadi tapi kalo segila ini bukan Aiden yang merintah." seru Tiano.

Mereka lalu menyerang para berandalan yang sangat gila menggunakan segala benda yang ada untuk melawan mereka.

Rangga yang berada di atas gedung melihat daerah Permata yang perlahan hancur dan Kekacauan dimana-mana.

"Hahahahahahahahahhahahaha Zulian lihat lah gue bakal bikin lu serius sama gue." seringai Rangga.

WEAK SCHOOL II (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang