Chap 19 - Anxious part 2

144 12 5
                                        


"Kau tahu sekarang pukul berapa?"

Seseorang seadang berkacak pingging dan berdiri tegap di depan Gun.

"Maaf, kak."

"Aku sudah memperingatkanmu, jika kau terlambat maka kau-"

BUG

"Auuww!!"

"Sudah kubilang, berhenti membuat orang-orang keluar dari klub kita!!"

"Ck!!"

Boat menggaruk kepalanya yang baru saja terkena pukulan dari teman satu klubnya, Plan.

"Kau bawa kameranya, Gun?" tanya Plan dan Gun mengeluarkan kamera yang sebelumnya ia simpan di dalam tas.

"Kau kenapa? kau baik-baik saja?"

"Ah, aku? Aku baik-baik saja, kak." Jawab Gun, Plan memandang juniornya dengan pandangan curiga, ia tahu juniornya itu sedang tidak baik-baik saja. "Terima kasih sudah membantuku dari kemarahan kak Boat, kak hheheh"

"Are you done?" tangan besar Boat ia letakkan diatas kepala Gun, mengarahkannya untuk mengikuti kemana Boat berjalan, "Follow, me, newbie!"

"Hati-hati, Gun!" Plan berteriak dengan mengangkat kedua tangannya untuk Gun.

"Dia pikir aku akan memakanmu apa!!" mendengar gumaman seniornya yang terkenal galak itu membuat Gun terkekeh.

"Hei, kau menertawakanku?"

"Aw! Aw! Aw! Tangan kakak!! Lepasin!" erang Gun memukul lengan kekar Boat yang kini melingkar di lehernya.

Kruyuukk~

"........."

"........"

"Maaf, kak" Boat hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat wajah memelas juniornya, "Kita makan dulu"

.

Acara fakultas Sains hari ini banyak memperlihatkan barang ciptaan dari para mahasiswa. Namun bukan hanya itu, banyak stan makanan yang tentu saja membuat perut Gun terus memberontak.

"Heh, badan sekurus ini ternyata makanmu banyak banget, Gun." Ejek Boat yang sama sekali tidak ditanggapi Gun yang masih sibuk dengan makanan di mejanya.

Tanpa sadar Boat tersenyum kecil melihat tingkah juniornya.

"Hak, hoat? Hau mahu ini?" tanya Gun dengan mulut penuh makanan.

"Habiskan-habiskan, aku udah kenyang liat kamu makan."

"Hokey."

.

"Sekarang perutmu sudah kenyang, sekarang ikuti aku."

"...."

Hening tidak ada jawaban dari Gun, pemuda berbadan kekar itu melihat kesegala arah dan akhirnya menemui juniornya sedang mencoba membeli beberapa makanan lagi.

"Kau!!!! Sudah kubilang selesai untuk makannya!!!"

"Auww! Auww!! Kak, Sakit!!" Boat memiting leher Gun, dan menariknya pergi dari tempat itu.

Mereka berhenti di depan sebuah panggung yang kini penuh dengan orang-orang.

"Kita mau ngapain, kak?"

"Lihat keatas panggung, sebentar lagi akan diumumkan penemuan siapa yang akan menang tahun ini."

"Lalu?" kerutan nadi keluar dari dahi kiri Boat, "Lalu kau lempar kameranya ke panggung!!! Memang apa lagi? Protret pemenangnya, BEGO!!!" lanjut Boat memiting leher Gun lagi, "Auww!! Baik, kak!! Aku paham!!"

(S)he's Mine! Really?Stories to obsess over. Discover now