Mark POV
.
Kubuka akun social media yang sebelumnya hampir tidak pernah kusentuh, karena hanya dengan ini aku bisa melihat aktivitas Gun saat aku tidak ada di sekitarnya. "Kita lagi ujian dan kamu makin sering main IG aja, Mark?"
Ucap Boun, si wakil ketua BEM kami dan dia juga orang yang menyarankanku untuk tidak terlalu mengekang Gun karena menurutnya sikap posesifkulah sumber masalahnya. Aku tidak menjawab pertanyaan darinya dan masih sibuk membuka postingan story dari kekasihku. Akhir-akhir ini kekasihku semakin sering memposting kegiatan klubnya, dia semakin dekat dengan teman-temannya dan tidak lagi bergantung pada sepupunya Title.
"Sialan! aku lebih suka ia bergantung dengan sepupunya daripada dengan banyak orang!" umpatku.
"Lagi! Mulai lagi! Biarin dia bersosialisasi kenapa?" ucapnya meletakkan berkas yang harus aku cek sore ini, "Wow, Gun akhir-akhir ini makin cakep, ya...?" lanjutnya sambil memperhatikan layar ponselku. Mendengar ucapannya ingin sekali kugantungkan tubuh kurusnya itu di ruangan ini.
"Ups! Aku cuma muji doang, gak perlu melotot kayak gitu juga kali, Mark!"
"Aku udah ngasih dia waktu buat temen-teman sama kegiatan klubnya dan sekarang dia malah gak ada waktu buatku!!"
"Ingat tujuan kamu, Mark!" Boun meyakinkanku lagi tentang tujuanku setelah ini. Aku harus memberikan dia waktu untuk kehidupan pribadinya, mengurangi kadar keposesifanku, dan setelah ujian selesai aku akan mengurungnya di rumahku.
.
"Akh...haa...haa...Mark..." Aku melihat tubuh kekasihku yang menegang.
"Mark...tung-tungguu...haaa...berhenti sebentar...!"
"Hmm? Kenapa sayang?"
"Ughh...ngghhh..ahh...Markhaa..."
"Kau suka?"
Gun menganggukkan kepalanya pelan, f*ck! Dia terlihat sangat imut!!!
Pip!
Kumatikan video yang kurekam diam-diam saat kami bercinta. Sialan! aku ingin menyentuh Gun sekarang juga!!!
Segera kucari nama kekasihku di layar ponselku dan tidak membutuhkan waktu lama Gun segera mengangkat panggilan dariku.
"Halo, Mark?"
"Gun, kamu lagi apa?"
"Aku lagi belajar, ugh! Ujian besok mata kuliah yang paling susah, Mark! Gimana nih?" suara Gun terdengar sangat frustasi di saat adikku ingin sekali mendengar dia mendesah.
"Besok ujian apa? Aku bisa membantumu."
"Linguistik, Mark..."
Bagus, aku akan mengajarinya dan kami akan bercinta setelah itu!
"Oke! Aku ke rumah-"
"Tle, yang ini maksudnya apa?"
Sh*t! sepupunya ada disana!
"Ada Title disana?"
"Iya, Mark. Si Item ngajarin aku pake kisi-kisi yang udah dia buat. Besok kamu ujian apa? Udah selesai belajarnya?"
"Udah, aku udah selesai ngeliatin tubuh kamu.."
"Hah?"
"Aku udah selesai belajar dari buku kamu semester kemarin."
"Ohh..."
"Gun?"
"Hmm?"
"Bisa kita--"
YOU ARE READING
(S)he's Mine! Really?
RomanceGun, mahasiswa tingkat dua yang sedang dimabuk cinta. Tittle, sepupu sekaligus sahabat Gun. Seorang yang sangat bertolak belakang dengan Gun. Jane, mahasiswa tingkat tiga. Hanya dengan senyuman sanggup membuat hati seseorang berbunga-bunga. Earth, m...
