***
Yeji akhirnya duduk kembali di tempatnya. Kemudian ia menutup kedua matanya sambil mengingat perkataan Vivianis mengenai Gerakan atau Tahap keduanya.
"Putri. Di tahap Kedua. Kamu bakal Bertemu secara Langsung dengan Dua Pemimpin dari Negeri Element Lahar dan juga Cahaya.
Keduanya Merupakan Sepasang Saudara yang terpisahkan karena takdir yang tak mengizinkan mereka untuk bersatu.
Pemimpin Lahar Bernama Saka sedangkan Pemimpin Cahaya adalah Yasan. Memang keduanya adalah Seorang Perempuan.
Namun kekuatannya tidak bisa remehkan begitu saja. Keduanya akan sangat kuat apabila mereka menggabungkan kekuatan mereka menjadi satu dan berakhir seseorang itu akan tewas seketika.
Akan tetapi. Kekuatan mereka tidak ada bedanya dengan kekuatan Kelima Ksatria Itu. Mereka hanya akan selalu menyerang dari dua sisi. Bukan empat sisi.
Tapi, Mereka akan terlihat sangat Mengerikan apabila telah melihat salah satu dari mereka terluka.
Yang perlu Putri lakukan adalah Manfaatkan Keadaan Hubungan mereka yang renggang dan juga Jangan membuat mereka saling bermusuhan. Karena itu akan bermasalah dengan dirimu.
Putri harus ingat ini. Kedua Pemimpin ini memiliki Sudut Pandang yang berbeda. Jadi, Lakukanlah sesuatu. Tapi, Putri Bisa juga menciptakan Satu Mahkluk dari Penggabungan antara Kekuatan elemen Es mu dan juga Darahmu.
Maka dari itu, Putri bisa mengalahkan mereka dengan lebih mudah. Dan juga Tidak ada yang bisa melarang dirimu melakukan itu, karena Tahap kedua ini diharuskan ada satu orang yang bisa mengembalikan keadaan. Yaitu Putri sendiri!!"
Yeji pun kembali membuka matanya. Ia langsung berdiri dan berjalan ke arah Prajurit. Kemudian menarik pedang dan mereka semua pun terkejut.
Srrinhhg
"PUTRI!!!"
"Jika Aku Tidak Bisa Menemukan Cara yang Lebih Mudah Untuk menguasai Tahap Ini, Maka akan aku Korbankan Darahku untuk membuat Satu Mahkluk yang abadi!!" Ucap Yeji Datar.
Sebelum yeji melukai telapak tangannya. Yeji menyempatkan diri menatap para Sahabatnya. Setelahnya ia langsung tersenyum. Kemudian memegang Pedang yang berada dibagian tajamnya.
Setelahnya ia menarik perlahan-lahan pedang tersebut sambil tersenyum terhadap Mereka. Karina yang melihat itu sangat Marah. Tak tahu ada apa, Ia tak suka melihat Tindakan Yeji itu.
Wooyoung langsung menghentikan Pergerakan Karina dengan menekan Lengan Kanannya saat tanpa sengaja ia merasakan ada yang tidak beres padanya.
Karina pun langsung menatap Tajam pada Wooyoung. Namun Wooyoung malah menatapnya lebih mengintimidasinya. Lantas Karina terdiam di tempat sambil menatap Wooyoung.
"Gue Tau. Apa yang saat ini lo rasain setelah melihat Yeji terluka. Tapi, Bukankah Misi kita adalah Menjaganya dari Bahaya? Bukan dari Tindakan Cerobohnya itu?!!" Ucap Wooyoung Datar.
"Lagian Juga. Yeji bukan anak kecil lagi yang setiap saat kita harus melindunginya. Ingatlah. Kepunahan Kita telah akibatkan ulah kita sendiri yang tidak bisa membiarkannya Bebas. Jadi, Jangan lakukan apa pun. Sampai Yeji selesai dari latihannya!!" Tambahnya.
"Baiklah!!" Nurut Karina sambil menundukkan Kepala dengan Pasrah.
"Lo gak usah khawatir. Gue sangat Yakin. Bahwa Yeji pasti punya alasan mengapa dia melakukan itu. Sehingga dia sangat mudah melukai dirinya sendiri seperti itu. Tenanglah!!" Tambahnya dan Langsung melepas lengannya Karina.
KAMU SEDANG MEMBACA
DUNIA NEVERLAND
FantasiHyunjin, Yeonjun, Yeji, Heeseung, Wooyoung, dan juga Karina. Mereka tak pernah menyangka bahwa mereka akan terdampar ke dalam dunia Yang Penuh Misterius seperti mereka tengah alami itu. Apalagi mereka tak tahu bahwa hanya mereka saja yang dibawa ke...
