Eps. 54 Suara Aneh Yang Menyakitkan

121 14 13
                                        

***

Malam Pun Tiba.

Para pelayan mulai berdatangan disetiap Kediaman Siswa-siswi Disekolah Bangsawan. Membawa segala macam makanan hingga pakaian baru untuk mereka gunakan.

Mendorong troli makanan yang berukuran tinggi hingga melebihi Ukuran badannya. Wajah Yang senyum ramah kepada setiap orang yang mereka lewati.

Tak hanya itu. Para pelayan juga ikut menyiapkan kursi disetiap kelas untuk para Siswa-siswi. Jika mereka semua telah selesai makan malam.

Lima Pelayan telah berdatangan ke kediaman para Pangeran dan juga Putri. Mengetuk Pintu dan Heeseung pun segera membukanya.

Membiarkan mereka masuk dan menyediakan Seluruh alat makannya serta Pakaian baru untuk mereka. Setelah itu mereka langsung pergi dan menutup pintu. Kemudian menunggu diluar.

Setiap kediaman ada pelayan yang sedang menunggu mereka menyelesaikan makan malamnya dan juga akan pergi apabila mereka telah membawa alat makan Para Siswa-siswi termasuk Keturunan Kaisar itu.

Yeji dan Karina tak segera mengambil makanan. Justru keduanya langsung mengambil pakaian mereka dan segera masuk ke dalam kamar mandi.

Sedangkan para Pangeran lebih dulu memakan makanan mereka hingga habis tak bersisa. Kemudian bergantian dengan Para Putri makan pula.

20 Menit berlalu dengan cepat.

Para Pangeran mulai bersiap-siap disana. Sambil menunggu para Putri menyelesaikan makannya. Tiba saat Yeji maupun Karina meminum Air untuk menutupi acara makannya.

Secara tidak sengaja Yeji malah mendengar suara aneh yang tengah meminta tolong kepadanya. Yeji pun terdiam. Tangannya seketika gemetaran saat suara aneh itu berubah menjadi Teriakan.

"Akhhh,, tidak. Akhhhh,,,!!!".

Sontak yeji berteriak dengan histeris saat teriakan kian meninggi dalam telinganya. Karina maupun ketiga pangeran itu langsung menghampirinya dan mencoba menenangkannya.

"Putri. Putri. Ada apa? Ada apa? Apa yang terjadi?" Panik Karina.

"Kakak. Akhhh,,, Suara itu!!" Lirih Yeji.

"Suara apa, adikku? Kenapa kami tidak mendengarnya?" Ucap Heeseung yang ikutan Panik.

"Tolong. Tolong Putri. TOLONG!!!"

"Akhhhh,,,!!"

"Putri Villain!!! Tetap Tenang!! Tatap Mataku. Cepat!!!" Ucap Yeonjun sambil memegang Wajah Yeji.

"Adikku. Buka matamu, buka matamu. Agar suara aneh itu bisa jadi akan menghilang apabila kamu membukanya!!" Ucap Wooyoung yang ikut panik.

Andai saja mereka bisa membangunkan Iblis-iblis mereka, maka hal ini akan ditangani dengan mudah. Namun apabila mereka melakukannya, maka saja mereka melanggar peraturan dengan secara sengaja.

Dan ditempat ini, Sangat dilarang membawa iblis ataupun berteman dengan Mahkluk itu. Sebab itulah mereka memutuskan untuk tidak memanggilnya dan mengatasi masalah mereka dengan seorang diri.

Yeji yang masih dalam kondisi panik pun mulai membuka matanya secara perlahan-lahan. Namun suara aneh itu semakin menganggunya.

Lantas Yeonjun Langsung menutup kedua telinganya dengan menggunakan kedua tangannya yang besar. Yeji pun kembali menutup matanya. Wooyoung pun berbicara lagi disana.

"Adikku. Tolong, buka Matamu. Apabila kamu membukanya, aku yakin suara aneh itu akan hilang dengan sendirinya apabila kamu melakukannya. Cobalah untuk segera membukanya!!" Ucap Wooyoung sekali lagi.

DUNIA NEVERLAND Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang