Happy Reading 💕
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
Eughhhh
Tiba-tiba saja Yeji tersadar saat semua orang masih fokus melihat ke Pertarungan Antara Para Iblis melawan Vivian. Mereka sampai tak menyadari bahwa Yeji telah sadar.
Sampai tiba-tiba saja ia mengangkat tangannya ke depan dan Keluarlah Satu Cahaya Biru yang menyilaukan. Kemudian Cahaya Biru itu langsung Pergi ke arah Vivian dan Langsung Menghancurkannya.
Duarrrrrr
Semua Mahkluk tersebut langsung berhenti menyerang dan terkejut melihat meledaknya Bayangan itu. Yeji tiba-tiba saja Memegang tangan Karina dan Memanggilnya.
"Kakak!!" Panggilnya.
Sontak mereka menatap ke arahnya dan tersenyum lebar melihat Yeji akhirnya sadar. Yeonjun pun segera membangunkannya dan Membiarkan dirinya duduk disana.
"Apakah Kamu sudah lama terbangun, Adikku?" Tanya Karina merasa sangat senang.
"Yah. Tepat saat kalian semua memerhatikan Bayangan Palsu itu!" Ucap Yeji melemah.
"Apa!! Apa kau juga sudah tahu kalau Bayangan itu palsu?" Tanya Hyunjin lagi.
"Yah. Aku bisa melihat Dari Diamnya Mujin, Kakak. Apa kalian lupa? Apa yang akan terjadi apabila Mujin bertemu dengan Vivian?! Berperang, bukan. Tapi, Melihat dirinya Berdiri diam dan membiarkan para sahabatnya melawan Vivian. Aku seketika teringat Fakta satu ini!!" Ucap Yeji lagi sambil melirik Mujin.
"Maafkan aku. Maaf, karena aku sekali lagi tidak bisa melindungimu!" Ucap Karina sambil memeluk Yeji dan menangis.
Yeji hanya bisa mengerti dengan perasaan Karina. Ia tak tahu kalau perbuatannya itu bisa membuat Karina bersedih. Dan ia pun melepas pelukannya dan berkata.
"Kakak. Ingat, Dalam diri kita ada Batu Jiwa. Yang dimana Batu itu adalah Jiwa asli kita yang berasal dari Bumi dan dibawa ke sini untuk menjalakan Tugas Penting. Oleh sebab itulah, Jangan Pernah Merasa Bahwa Kamu paling banyak melakukan kesalahan disini!!" Ucap Yeji lagi.
"Yeonjun, Wooyoung, Hyunjin, dan juga Heeseung. Mereka juga mengalami hal yang serupa denganmu. Oleh sebab itulah, Jangan Pernah Membiarkan Kelemahanmu Mengalahkan tekadmu, Kakak!" Tambahnya.
"Jadi, Kelemahan Terbesarnya Karina. Apakah Perasaannya?" Tanya Heeseung terkejut.
"Yah. Dari awal, aku memerhatikan setiap dirinya bereaksi dan dia selalu kalah dalam hal Perasaan. Oleh sebab itulah, saat Pertarungan Diantara Kami. Dia sangat cepat Menjatuhkan Senjatanya karena disitulah Kelemahannya!" Ucap Yeji Lagi.
"Aku Mulai Mengerti sekarang. Dengan begini Seluruh Masalah Akan semakin bertambah apabila Karina terfokus pada Perasaannya. Benar, bukan?" Tebak Hyunjin.
"Yah. Selain itu juga, Jika Suatu saat nanti aku berhasil diculik oleh Vivian, Lagi. Karina akan sangat Mudah Menemukan Keberadaan Vivian, tapi dia butuh waktu yang sangat lama. Karena jika ia tidak Mendepankan Perasaan, maka itu akan sulit. Begitu juga dengan sebaliknya, Karina akan Berhasil apabila ia Melupakan Kelemahannya!!" Jelas Yeji lagi.
KAMU SEDANG MEMBACA
DUNIA NEVERLAND
FantasíaHyunjin, Yeonjun, Yeji, Heeseung, Wooyoung, dan juga Karina. Mereka tak pernah menyangka bahwa mereka akan terdampar ke dalam dunia Yang Penuh Misterius seperti mereka tengah alami itu. Apalagi mereka tak tahu bahwa hanya mereka saja yang dibawa ke...
