Eps. 41 Kebenaran terungkap dan Pengasingan

139 16 0
                                        

***

Situasi Istana saat ini masih sama. Suram dan agak sedikit Menyeramkan. Semua orang terpaksa dipulangkan dikarenakan Kondisi Para Pangeran dan juga Putri sedang tak lagi Baik.

Bahkan Para Pejabat tinggi tidak berani meninggalkan Ruang sidang sebelum Kaisar Never berpindah dari tempat duduknya. Termasuk Raja Thunder dan Ratu Justin.

Semenjak kedatangan mereka. Para Keturunan Kaisar Never secara tiba-tiba saja bersikap Kasar kepada Tamu. Padahal sejak dahulu, Hampir mereka tidak pernah melakukan hal seperti itu. Kecuali Pangeran Alex yang sudah dikenal selalu bersikap kasar.

Namun yang anehnya adalah Putri Kwangya dan juga Putri Villain yang seringkali menyambut kedatangan tamu dengan meriah kini berubah menjadi Kasar. Dan Pangeran Alex malah kebingungan melihat hal itu terjadi.

Apalagi secara Mendadak Jantung mereka berhenti berdetak saat Putri Villain atau Yeji tiba-tiba menarik Pedang dan akan mengakhiri hidupnya. Beruntunglah, Pangeran Agra atau Yeonjun segera menolongnya sekaligus memberinya Peringatan Keras. Walaupun tidak suka, tapi mereka tetap Memakluminya karena itu adalah Tugas seorang Penerus Pertama dari Keturunan Kaisar Never.

Saat ini Keadaan Ruangan Sidang sedang dalam mencekam. Semua orang tak berani berbicara lagi. Raja Thunder hanya bisa menundukkan kepalanya dan begitu juga dengan Ratu Justin.

Sebuah Kebenaran yang baru diketahui oleh Kaisar Never membuat keenam anaknya tak mampu berkata-kata lagi. Bahkan Putri Kwangya sudah tak sanggup untuk mengatakan apa pun sekarang. Ia hanya bisa berdiri diujung sana. Agak jauh dari mereka semua sambil melipat satu tangannya ke depan dada dan tangan lainnya memegang Kepalanya yang tiba-tiba pusing.

Yeji yang sudah tenang kembali pun langsung Menyandarkan kepalanya dipundak Yeonjun dan Yeonjun membelai Kepalanya untuk memberikan Kenyamanan untuknya.

Wooyoung yang sedang berdiri sambil melipat kedua tangannya ke depan dan bersandar di tiang istana serta Sorot matanya yang tajam. Seakan-akan ia saat ini tengah mengintimidasi seseorang. Wajahnya yang biasanya menampilkan senyuman kini tak muncul lagi.

Heeseung yang sedang duduk bersama Hyunjin. Keduanya nampak diam seribu bahasa. Tak ada satu pun diantara mereka yang memulai pembicaraan.

Sampai Pagi Hari tak terasa telah tiba. Semua orang kecuali Kaisar Never menyadari bahwa Matahari telah bersinar di sana. Namun Kaisar Never tak kunjung berdiri dari tempat duduknya.

Bahkan rencana yang sudah dibuat oleh yeji untuk berpatroli terpaksa gagal dikarenakan kebenaran yang barusan didengar Atau diketahui oleh Kaisar Never.

Awalnya mereka mengira bahwa Kaisar Never sangat mengetahui segalanya. Termasuk rahasia-rahasia yang ditampung oleh anak-anaknya. Tapi ternyata, mereka sudah salah besar. Justru Kaisar Never tak mendengar ataupun mengetahui hal itu.

Jadi, siapa yang salah di sini? Anak-anaknya? Atau Saudaranya? Atau Mendiang Istrinya?

Entahlah.

Sampai saat Kaisar Never tiba-tiba menatap ke arah Raja Thunder. Mereka semua langsung ikutan menatapnya dan Kaisar Never pun berucap.

"Apa kau bisa jelaskan? Maksud dan tujuanmu memperlakukan Anak-anakku seperti itu, Raja Thunder?" Tanya Kaisar Never.

"Aku ingin. Raja Thunder saja yang bicara, jika ada yang berani memotongnya. Jangan salahkan aku kalau aku menyakiti kalian semua!!" Ancamnya.

Lantad mereka semua terdiam kembali. Raja Thunder pun langsung berdiri dan menundukkan kepalanya dengan segera ke arah Kaisar Never.

"Maafkan aku, Kakak. Maafkan atas kesalahan yang telah aku perbuat ini. Maafkan Aku!!" Ucap Raja Thunder penuh rasa bersalah.

DUNIA NEVERLAND Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang