"Hahh?" Yume terkejut begitu melihat pria tampan yg datang ke ruangannya.
"Apakah ak bermimpi? Kau adalah bos mafia Dazai Osamu." Yume tak percaya bahwa seorang sekelas bos datang ke bar murahan, Dazai bisa dengan mudah membeli bar dan semua wanita di sini jika ia mau.
Dazai duduk di sofa dan memerintahkan bawahannya untuk membuka dua koper yg ia bawa, tentu Yume sudah degdegan ia takut kalau tempat ini di beli dan dia hrs merelakan bar miliknya.
"A-anoo...."
"Seorang pria berambut jingga, apa kau menjualnya ?" Tanya Dazai.
Ekspresi hawatir Yume langsung hilang, ia kemudian meminum tehnya dan duduk di sofa tepat di hadapan Dazai.
"Maksud anda pria ini?" Yume menunjukan foto Chuuya dan mendapat anggukan darinya.
"Namanya adalah Nakahara Chuuya, dia tdk ku jual itu karena-"
"BERANI KA-"
Dazai menggunakan tangan sebagai isyarat agar bawahannya diam.
"Karena dia yg memintanya, ku rasa dia punya trauma tersendiri. Lagi pula tuan, dia omega beranak dua tdk ada laki laki yg mau dg dia." Ucap Yume.
"Ak akan memberikan uang ini untuk mu jika kau membiarkan ak mendekatinya dan merubahnya." Tawar Dazai.
Siapa yg tdk mau dengan uang sebanyak itu, semua akan tergila gila apalagi orang yg memberi adalah orang terhandsome seyokohama dan pemilik gedung tertinggi di kota ini.
"Ba-baiklah jika itu mau mu tuan, saya dengan senang hati menerima penawaran anda dan akan membantu anda. " Jawab Yume.
💮💮💮
Saat Chuuya pulang setelah bekerja pada awalnya ia tak menyadari apa apa namun lama kelamaan dia menyadari bahwa ada orang yg membuntutinya.
Ia hawatir bukan untuk dirinya namun ia hawatir pada kedua putrinya, takut takut jika orang itu bermaksud jahat.
Chuuya segera memacu langkahnya menuju keramaian dan segera masuk ke kereta. Tapi tanpa Chuuya tau pria lain sudah berada di hadapannya dan mengawasinya.
(Name) yg gelisah karena ibunya juga gelisah mulai menangis.
"Shh... Shhh.... Tdk apa apa sayang." Ucap Chuuya sembari menepuk pelan punggung putrinya.
Begitu kereta berhenti Chuuya segera memacu langkahmya menuju rumah, ia yakin masih ada yg membuntutinya karena itu ia segera bergegas pergi.
"Jika saja ak tdk membawa mereka, ak sudah lari sekarang." Batin Chuuya.
Setibanya di rumah Chuuya segera mengunci pintu dan menutup jendela. Ia kemudian menuju ke kamar menaruh (name) dan Nana ke atas ranjang, lalu ia mengintip keluar jendela kamar.
"Ada orang di sana." Batin Chuuya.
Ia segera menutup hordeng kamarnya rapat rapat, ia takut dengan teror tiba tiba yg ia dapatkan.
Ia kembali melihat kedua putrinya berharap mereka masih tdr sampai keadaan dirasa aman.
Karena ketakutan Chuuya sampai tak bisa tdr walau matanya sudah terasa perih, ia hanya tak mau lengah dan membahayakan kedua malaikat kecilnya.
Kemudian Chuuya teringat pada teman temannya dan segera menghubungi mereka agar ia diijinkan menginap di rumah mereka.
Dalam Panggilan .....
"Hallo Chuuya, ada apa?"
"Misae apa ak boleh menginap di rumah mu? Ak tak tahu ada apa tp ak merasa ada yg mengawasi ku sejak ak pulang kerja td."
"Gomen Chuuya, tp ak tak bs ak sedang ada praktek lapangan jadi ak menginap di rumah teman."
"...."
Panggilan Berakhir.....
Chuuya memutus sepihak sambungan teleponnya, ia mendengar jelas bahwa Misae sedang melakukan hal senonoh dengan seorang pria. Chuuya tdk kaget dengan tingkah gadis itu, ia bahkan pernah ingin berpacaran dengannya hanya krn ingin mendapat jatah bermain Mobile Legend. (istilah dari author untuk permainan sepeda yg akan memberimu sensasi dan hamil :v)
Dalam Panggilan .....
"Ada apa Chuuya Kun?"
"Tomoe apa ak boleh menginap di rumah mu? Ak tdk tahu tp ak merasa seperti ada yg mengawasi ku sejak pulang kerja, ak tkt kedua putriku ikut celaka atau bahkan mereka mengincar kedua putriku."
"Boleh kok, datang saja. Atau mau ak jemput?"
"Terima kasih, ak yg akan datang ke rumah mu."
Panggilan Berakhir .....
Chuuya lega ada temannya yg masih peduli dengannya selain Hoshi, ia segera mengemasi baju ke dalam koper dengan ukuran sedang dan memasukan perlengkapan bayi kedalam tas.
Lalu ia menelpon.taxi untuk menjemputnya.
Sembari itu ia menelphone bosnya untuk diijinkan cuti selama 3hr.
💮💮💮
"Chuuya! Sudah lama kita tdk bertemu." Ucap Tomoe saat melihat temannya datang. Wanita itu segera menyuruh Chuuya masuk dan menutup pintu rumah.
Nana terbangun dan menangis begitu Chuuya menidurkannya di ranjang.
Chuuya segera menghampiri dan menenangkannya.
"Tidak apa apa Nana, kita ada di rumah teman ku." Ucap Chuuya sembari mengusap punggung Nana.
"Apa semua baik baik saja Chuuya ?" Tanya Tomoe.
"Ya jika ak msh sendiri ak bs lari sejak td, tp karena ak membawa mereka ak harus memikirkan keselamatan mereka." Jawab Chuuya.
💮💮💮
"Kenapa dia meminta cuti?" Tanya Dazai.
"Saya tdk tau tuan." Jawab Yume.
Dazai melirik ke arah tiga bawahannya dan mereka langsung bergidik ngeri.
"Ak tahu kalian menakutinya iya kan." Tebak Dazai.
3 bawahan Dazai langsung membungkuk mengharap ampunan dari bosnya.
"Maafkan kami Dazai Sama." Kompak mereka.
"Tuan jika anda ingin orang tertarik maka anda sendirilah yg harus melakukannya." Ucap Yume.
"Kau benar."
.
.
.
.
TBC
KAMU SEDANG MEMBACA
Let me be with you | DaChu
Fanfiction⚠️BOYLOVE⚠️ Seorang singel mom (:v) yg tak percaya cinta meski sudah diyakinkan. Full sweet family scene Start: 17/05/22 Up: 21/05/22 End: 29/05/22 No ability DaChuu (Dazai X Chuuya) Child: Nana, (name) dan (?)
