bulan citra maharani mempunyai impian menikah dengan orang kaya tapi malah mendapatkan duda kaya raya beranak satu
dengan anaknya yang tbtb memanggil nya bunda?
kalian penasaran?
telusuri kisahnya dan enjoyy!!
sehabis dari mall, bulan memutuskan untuk menginap di rumah rangga. ia juga sudah izin dengan ibu nya, tapi kali ini ia tidak bohong
ia jujur akan menginap di rumah Rey,ibu nya juga sudah tau. Selagi masih hal wajar ibu nya mengizinkan
" yeeyyy bunda nda pelgi " seru Rey senang
" yeyy " seru Bulan juga
" Rey bobo yu,udah malem " ucap Bulan
" nda mauu "
" kenapa?,rey harus bobo "
"Temenin bunda cama daddy ya,pwiss " ucap Rey dengan tangan yang di taruh depan dada sambil memperlihatkan puppy eyes nya
tentu Rangga dan Bulan kaget,mereka saling menengok
" mawu yaa,pwiss " ucap Rey kali ini matanya seperti menahan butiran air
" iya " seru mereka berdua barengan,tentu karna terpaksa. Sebenarnya Bulan sih yang terpaksa karna ia tak mau jika Rey menangis, kalo Rangga mah kesenangan
" uyeyyyy, ayo boboo " seru Rey, ia memilih untuk tidur di kamar daddy nya saja jika kamar dia pasti tidak muat
Bulan baru pertama ini memasuki kamar Rangga. Lumayan bagus
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Bulan mengganti pakaian nya dengan baju tidur nya, bukan baju dia namun baju dari mendiang ibu Rangga. Baju nya sungguh pas di tubuh Bulan
Rey tak kuasa menahan rasa senang nya itu,ia dari tadi hanya senyam senyum padahal mah Bulan yang sangat ingin menangis
gw belom nikah tapi kenapa gini amat ya?.batin Bulan
Bulan dan Rangga berada di pinggir sedangkan Rey berada di tengah tengah,saat semua nya sudah tidur Rey memelekan matanya tak lama pengasuh nya itu pun datang dengan kaki yang dijinjit
Rey di gendong lalu di bawa ke kamar nya,misi mereka berhasil!
Flash back
" bi,ley mawu banet tau bial daddy cama bunda bica deket hmm " ucap Rey kepada pengasuh nya
" Rey suruh aja mereka buat nemenin rey "
" ggimana calanya? " tanya Rey
lalu pengasuh nya itu membisikan kepada Rey, rey pun setuju dengan ide nya itu
Flash back off
________________
Pagi sudah tiba, matahari memancarkan cahaya lewat sela sela jendela milik Rangga, memancarkan ke mereka berdua yang sedang nyaman dengan mimpi nya masing masing
Bulan merasa terganggu dengan cahaya nya,ia membuka matanya perlahan tapi badan nya sangat berat, seperti ada yang menindih nya
Bulan sadar jika tangan besar sedang memeluk badan nya, tentu Bulan ingin melepaskan itu namun
" jangan dulu " ucap Rangga dengan suara khas bangun tidur nya
Bulan diam, ia mendongak menatap wajah Rangga yang berada di atas kepalanya, ia terpaku melihat ketampanan milik lelaki itu
deg deg
jantung nya berdetak dengan cepat, semoga saja Rangga tidak mendengar detak jantungnya
______________
Rey diem diem jadi anak yang suka comblangin nih ya